SAY YOU LOVE ME TOO

SAY YOU LOVE ME TOO
CHAPTER 20



...(**HAPPY READING ALL)...


☘️**.



Mu Fei Dihampiri Anak Genk.



mereka semua berjalan bersama dengan tenang, tapi tanpa mereka sadari ada salah satu wanita yang mengintai mereka.


wanita itu terlihat kesal dengan perilaku mereka, bahkan ia lebih kesal dengan Mu Fei karena begitu dekat dengan Huang Jia.


mereka kesal dengan Mu Fei, wanita itu berlari menuju tempat duduk yang biasanya mereka tongkrongin. disitu sudah terdapat beberapa siswa yang nampak berandalan.


mereka semua bercampur, ada perempuan dan juga laki-laki. mereka semua adalah gerombolan Genk anak sekolah yang paling nakal.


bukan hanya itu, status mereka disini sangatlah tinggi, salah satunya anak dari kepala sekolah, ada juga yang anaknya dari pemilik sekolah ini.


mereka semua berkumpul menjadi satu, mereka semua adalah Genk elit yang tadinya diceritakan oleh Mengmeng.


setelah itu, datanglah wanita yang melihat Huang Jia dekat dengan Mu Fei, diapun memberi laporan kepadanya...


"bos...bos...anak baru itu deketan sama Huang Jia."


mendengar perkataan wanita itu dengan segera seseorang yang dipanggil bos itu kaget dan menoleh kearahnya dengan tatapan tajam.


"bullshit, Huang Jia bukan tipe cowok yang mudah didekati, btw lu selidiki siapa wanita itu sebenarnya."


"baik bos, btw kita samperin dia nggak?."


"sekalian bully dia habis-habisan."


"bener tuh, bila perlu kita h*jar dia sampe dia kapok dan nggak mau lagi deketan sama Huang Jia."


"urusan itu kalian yang atur, aku ikut aja nantinya."


"beres bos, kita lihat aja gerak-gerik dia, kita lihat disaat dia sendirian baru kita h*jar dia."


"oke."


merekapun berjalan dengan lancar menuju kantin dan melihat perilaku Mu Fei bersama dengan Huang Jia.


disisi lain lagi, Mu Fei malah bertanya kepada Mengmeng... "Mengmeng, btw maksud kamu Genk itu apa sih?."


"Genk disekolah ini itu nggak baik sama sekali, mereka adalah orang tinggi disekolah ini. selain itu mereka juga sering banget ngerendahin orang-orang.


jujur aja kami yang masih kelas bawah ini hanya berdiam saja saat dibully, kamu jangan pernah bersikap seperti itu. itu nggak baik tau!!!." ujar Mengmeng.


"kamu tenang aja, aku itu bukan kayak gitu kok. sifat aku mah santai dan sederhana. lagipun setinggi apapun orang, pasti ada masalah yang akan membuat ia jatuh."


mereka semua yang mendengarnya justru salut dan merasa kagum dengan apa yang ia bicarakan. Mu Fei sungguh berbeda dari orang lain....


menit ke menit telah berlalu, kini mereka sudah selesai makan dengan nyaman. tiba-tiba Mu Fei yang makan banyak kini merasa sakit perut.


jadinya ia meminta izin untuk ketoilet sebentar... "teman-teman aku izin dulu ya, aku ingin kekamar kecil."


setelah semuanya mengizinkan dia, dengan segera Mu Fei lari dengan sekencangnya agar ia sampai dikamar kecil.


sesampainya disana, Mu Fei langsung pergi ketoilet. diapun menutup pintu agar tidak ada yang tau ada dirinya disana.


beberapa menit kemudian, dia keluar dan sudah dipenuhi anak-anak yang sepertinya menatap tajam kearahnya.


Mu Fei yang sudah terbiasa melihat tatapan itu dengan segera mencoba pergi, namun salah satu diantaranya menghadang jalan Mu Fei hingga akhirnya dia berhenti.


dia menoleh dan lalu berkata... "ada apa?, aku sudah selesai dikamar kecil, jadi izinkan saya keluar."


diapun berjalan lagi, namun dengan segera dihadang lagi hingga akhirnya dia kesal.


"berhenti disitu, jika kalian terus menghadangku, aku tidak akan segan dengan kalian semua."


"omong kosong apaan ini?, elu siapa Cok berani-beraninya ngatain kami kayak gitu. elu siapa sok-sokan mau kuat disini.


"minggir...minggir sekarang juga!!." titah Mu Fei dengan nada dingin.


tapi mereka malah sengaja berada disitu, hingga akhirnya Mu Fei kesal dan mendorong mereka hingga keluar dari ruangan toilet itu.


salah satu diantara mereka terpental, bahkan ada yang terjatuh dibawah dinding.


mereka merasa sakit saat didorong oleh Mu Fei, teman-temannya yang lain melihat Mu Fei melukai salah satu diantara mereka kini merasa kesal.


"berani-beraninya elu, gua bakal aduin elu kekepala sekolah. biar elu langsung dikeluarkan dari sekolah ini."


"silahkan, tapi ingat satu hal, dendam harus dibayar, bayarannyapun lebih mahal, jika aku keluar dari sini, maka kalian semua akan keluar dari dunia ini.


aku tidak takut melakukan itu, bahkan jika kalian melawanku sebanyak apapun itu tidak akan mempan terhadapku.


kalian semua ini hanya anak-anak yang sungguh sombong, beraninya menghina orang rendah hanya untuk kesenangan kalian.


sungguh memalukan!!!." ujar Mu Fei yang lalu berjalan pelan keluar dari toilet.


semua orang yang mendengar ucapannya kini merasa panik dan kesal, mereka merasa panas dingin saat didekat Mu Fei.


seakan-akan Mu Fei adalah pembu*uh yang sangat menyeramkan. lewat matanya saja sudah terlihat tidak ada perasaan saat ia mengatakan itu.


disisi lain lagi, Mu Fei yang berjalan menuju kelas dengan santai. dia nampak biasa saja saat ia dikatai begitu oleh para murid.


Mu Fei sudah sadar dari tadi, dia sudah tau bahwa ada seseorang yang mengintainya dan yang sekarang terjadi sudah ada diprediksi.


"sungguh anak bodoh, bisa-bisanya melawan orang yang tidak seharusnya ia lawan. anak-anak itu harus diberi pelajaran yang bagus.


agar mereka menyerah mengganggu anak-anak lain yang ada disekolah ini." bathin Mu Fei sambil berjalan menuju kelas.


menit ke menit telah berlalu, Mu Fei yang masih berjalan bertemu dengan beberapa murid yang berpapasan dengannya.


bahkan orang yang berpapasan dengannyapun takut melihat wajahnya, bukan hanya itu, berita dirinya melawan balik Genk itu sudah tersebar.


hingga masuk ketelinga teman-temannya, Mengmeng yang mendengar itu sedikit was-was terhadap Mu Fei.


dia takut akan terjadi masalah jika Mu Fei terus bersifat seperti itu.


"Mu Fei dia baik-baik saja tidak ya, aku takut berita ini akan mengganggunya."


menit ke menit telah berlalu, Mu Fei sampai dikelas dan membaca buku.


seperti biasa dia masih membaca hingga tanpa sadar sudah ada gurunya.


guru yang melihat Mu Fei membaca dengan baik merasa senang, karna jarang sekali ada murid baru yang terus belajar seperti ini.


"Mu Fei maju kedepan!!."


"baik buk!!."


diapun berjalan kedepan, walau aslinya dia terkejut karna tidak tau bahwa gurunya ada disana.


"Mu Fei, ibu ingin memberitahumu sesuatu. ini untukmu, buku-buku ini sangat mirip dengan punya teman sekelasmu, hanya saja ada beberapa yang mungkin sedikit berbeda.


ini adalah buku pelajaran terlengkap dikelas ini, kamu pelajari dengan baik ya." ujar buk guru yang membuat Mu Fei kaget dan senang.


..."JIKA KAMU MENGINGINKAN SESUATU YANG BELUM PERNAH KAMU MILIKI, KAMU HARUS MELAKUKAN SESUATU YANG BELUM PERNAH KAMU LAKUKAN."...


to be continued


mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.


btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'


btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^


(Phoenix Amazone**)


(minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.)