
...(HAPPY READING ALL)...
☘️.
Perayaan Ulang Tahun II.
mereka berduapun berpelukan sambil menghilangkan rasa rindu dihati mereka, bahkan orang-orang yang ada disekitarnyapun merasa terharu melihat kedua orang itu.
apalagi Mu Fei nampak sangat menyayangi dan juga senang karna bisa melihat adiknya berada didepannya lagi.
"Mu Xiao Bi, bagaimana keadaan ayahanda dan juga ibunda?."
"mereka baik-baik saja kak Fei, kami semua sangat merindukan kakak. tapi kak, semenjak dirimu tidak ada, selir Yue semakin menjadi-jadi.
bahkan dia sudah mulai mengatur rencana agar permaisuri Li jatuh, aku mendengar dari kata ibuku." ujar Mu Xiao Bi yang membuat Mu Fei cemas.
dia nampak menggigit bibirnya karna kesal atas apa yang ia dengar dari Mu Xiao Bi, dia sama sekali tak menyangka bahwa selir Yue akan bermain curang.
seketika jiwanya merasa panik dan lalu berkata... "bagaimana caramu bisa ada disini?."
mendengar pertanyaan itu dia malah terdiam dan mengingat kembali apa yang sebenarnya terjadi selama beberapa saat sebelum ia malah jatuh kedunia ini.
menit demi menit telah berlalu, mereka yang tadinya berdiri kini duduk dikursi yang sudah disiapkan sejak awal. mereka berdua duduk dengan raut wajah penasaran.
namun sesaat kemudian tiba-tiba Mu Xiao Bi teringat kembali hal itu... "aku tau kak, sebelumnya aku pernah bilang bahwa aku ingin bertemu kakak.
lalu tiba-tiba angin kencang muncul, keseimbanganku sangat tidak bagus, disaat itu juga aku langsung terjatuh kejurang. namun saat bangun aku terkejut, melihat hal baru.
bahkan saat itu aku langsung kaget, kenapa didalam jurang ada sebuah gunung disampingnya. tapi sesaat aku menelusuri tiba-tiba aku berada ditempat yang salah.
aku sungguh takut selama beberapa saat, untungnya saat sore aku bertemu dengan dua orang itu." ujarnya yang lalu jelaskan sampai detail.
bahkan teman-teman Mu Fei juga ikut mendengarkan hal itu, mereka juga terkejut mendengarnya. karna hal itu sama seperti yang terjadi saat mereka bertemu dengan Mu Fei.
baru saja Mu Fei akan berbicara, tiba-tiba Huang Jia memotong dan berkata... "jadi kamu terjatuh tepat dijurang tapi saat bangun kamu malah berada disamping gunung begitu?."
"eummm...hampir mirip begitu juga." ujar Mu Xiao Bi yang membuat mereka kaget, karna kejadian itu pas sekali dengan yang dialami Mu Fei.
sesaat mereka menemukan Mu Fei, Mu Fei juga tepat berada disana, dengan segera mereka kepikiran dan malah berasumsi sendiri.
"ehhh apa jangan-jangan diantara gunung itu ada alat transportasi yang bisa mindahin kita kedunia lain."
"kayaknya bukan karna itu, coba nanti aku lihat secara detail tentang hal ini. kalian jangan langsung berasumsi apalagi sampai melakukan hal diluar nalar.
ingat takutnya ada bahaya nanti, jika salah gerak atau apapun itu mungkin bisa mengakibatkan bencana." peringatan dari Xiao Lin.
melihat wajah Xiao Lin dan juga sifatnya, Mu Xiao Bi seketika mendekatkan diri dan berkata... "kau mirip sekali dengan raja moon."
mendengar itu Mu Fei langsung terkekeh kecil dan mendorong sedikit tubuh Mu Xiao Bi, diapun lalu menjelaskan banyak hal yang ada disini.
termasuk bagaimana dia bisa bertemu dengan teman-temannya ini. bukan hanya itu saja, dia juga berkata bahwa dia sekarang sudah bersekolah.
"Mu Xiao Bi, tenangkan dirimu, awal aku bertemu juga berpikir begitu. tapi sifat mereka dan juga bahasa mereka sangat jauh dari dunia kita.
aku akan mengenalkan teman-temanku kepadamu, perkenalkan dia adalah Xiao Lin, kakak angkat baruku.
sedangkan ini Liu Yi dan juga adiknya Mengmeng, nah kalo yang ini, dia adalah Huang Jia. mereka semua nampak mirip bukan dengan orang yang ada dikerajaan.
Mu Xiao Bi yang hanya paham setengah dari bahasa Mu Fei kini hanya terdiam dan memejam mata beberapa kali. dia nampak tak mengerti dengan penjelasan itu.
mungkin karna Mu Fei menggunakan bahasa yang digunakan oleh teman-temannya. Mu Fei yang sadar itu lalu terkekeh geli dan akhirnya menjelaskan dengan benar.
menit ke menit telah berlalu, kini akhirnya Mu Xiao Bi paham maksud ucapan Mu Fei dari tadi. saat selesai membahas tentang itu, merekapun langsung saja memulai acaranya.
seketika pula kedua adik kakak itu maju ditengah-tengah para penonton, mereka berdua memegang mic dan mengucap beberapa kata...
"selamat malam untuk para undangan yang hadir disini, kami berdua sebagai MC disini akan berkata beberapa hal." ujar Mengmeng yang lalu dibalas oleh Liu Yi.
"dimalam ini juga, umur seseorang sudah bertambah satu tahun lagi. untuk yang berulang tahun, happy birthday ya.
oke tanpa perlu berlama-lama lagi, kita mulaikan saja acara ini. Mu Fei selaku pemilik acara ini, akan segera membawa kue kesini." ujar Liu Yi yang memberi kode keMu Fei.
dengan segera Mu Fei berjalan membawa kue itu ketengah lapangan yang sudah ditentukan, disitu bukan hanya kue ulang tahun saja.
tapi ada kue osmanthus yang paling disukai oleh Mu Xiao Bi, Mu Xiao Bi yang melihat itu seketika tersenyum karna merasa senang.
walau mereka berpisah sekalipun, Mu Fei selalu ingat kesukaan adik-adiknya, apalagi jika itu makanan kesukaan adiknya.
Mu Fei langsung berdiri disana dan mengambil mic... "Mu Xiao Bi, kemarilah. kakak memberikanmu kejutan besar.
bukan, bukan aku yang memberi kejutan besar, tapi dirimulah yang memberi kejutan besar untuk kakak. kakak senang melihatmu bisa hadir sungguhan dipesta ini.
kakak benar-benar bahagia melihat ini, bisakah kita selalu bersama seperti ini. walau ada dinding yang memisahkan persaudaraan kita, kakak akan selalu menjagamu dari jarak jauh sekalipun.
kakak pernah berjanji satu hal, yaitu tidak akan terpisahkan sama sekali. maaf karna kakak melanggar perjanjian itu." ujar Mu Fei dengan suara isakan.
ia menangis dari tadi, melihat hal ini. ia juga tak percaya akan hal ini, ia merasa kejutan ini sangat mendadak untuknya.
Mu Xiao Bi yang dipanggil oleh Mu Fei kini berjalan pelan maju mendekati kakaknya. dia menatap mata Mu Fei dengan begitu tulusnya.
iapun tak lupa mengelap air mata Mu Fei yang terus menerus keluar, Huang Jia yang melihat itu juga ikut sedih.
dia juga merasa jika itu berada diposisinya, sudah pasti dia akan menangis juga.
"kak Fei, aku merindukan kakak."
"kakak juga dek."
setelah beberapa menit menangis, kini Mengmeng dan Liu Yi kembali berkata... "wah...kayaknya genre udah berubah jadi sad nih.
btw untuk kalian berdua selamat karna kalian berdua kembali bersama. oke tanpa menanti lama-lama, tiba saatnya kita menyanyikan lagu ulang tahun.
dan untuk Mu Xiao Bi, silahkan berdiri didepan kuenya, setelah selesai bernyanyi kamu akan memotong kuenya." ujar Mengmeng yang diangguk oleh Mu Xiao Bi.
..."ANDA HANYA HIDUP SEKALI TETAPI JIKA ANDA MELAKUKANNYA DENGAN BENAR SEKALI SUDAH CUKUP."...
to be continued
mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.
btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'
btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^
(Phoenix Amazone**)