
...(HAPPY READING ALL)...
☘️.
Kedekatan (Dyon Kecelakaan).
jam demi jam telah berlalu, kini Mu Fei dan yang lainnya sudah pulang sekolah. Li Ming yang ikut dengan mereka hanya terdiam duduk.
dia bingung harus berekspresi bagaimana, ia merasa dunia ini jauh lebih baik daripada dunia kuno. karna hal itu ia terus melihat pemandangan kota.
Mu Fei yang sadar itu langsung saja menoleh kebelakang dan berkata..."ada apa Li Ming?, kau merasa kota ini jauh lebih baiklah?." tanya Mu Fei.
"kau tau saja, aku benar-benar merasa kota ini jauh lebih indah. lihat cahaya dimenara tinggi itu, sangat indah dan terang, sangat jauh berbeda dari tempatku."
"tentu saja, ini adalah dunia dengan kemajuan yang luar biasa. kau beruntung bisa datang kesini, untungnya ada aku dan adikku.
jika tidak kau akan merasa kesepian." ujar Mu Fei yang nampak lebih tau sifat Li Ming. namun sebenarnya Mu Fei bisa tau sebab Li Huang pernah membicarakannya.
jadinya ia tau bagaimana sifat Li Ming yang asli, bahkan saat perang itu Li Ming selalu mengelak untuk melawan Mu Fei.....
Mu Fei yang tentu sudah sadar bahwa Li Ming selalu menjauh kini mulai merasa ada yang aneh dan akhirnya memilih untuk menjauh juga.
"aku tidak mudah kesepian."
"benarkah?, tapi aku merasa kau bisa jatuh kesini bukan karna hal lainkan. aku sudah tau tentang kabarmu, kau harus tetap percaya dan lewati semua masalah itu.
kau kira aku tidak begitu, walau aku adalah anak kesayangan tetap saja aku juga orang yang paling tak disukai dikerajaan mystic.
kau pikir dunia ini mudah dilalui, walau kau berada disini, kau akan merasakan hal yang serupa nantinya. ada yang jahat ada yang baik dimanapun sifat itu akan selalu ada.
saranku kau lebih baik bergaul denganku saja, aku ini baik dan juga periang." ujar Mu Fei yang diakhir katanya dipenuhi oleh candaan.
dia tak ingin pembicaraan itu akan dibawa serius oleh mereka, apalagi Huang Jia. ia nampak lebih tak tenang dari biasanya saat melihat Li Ming.
ia merasa bahwa Li Ming akan menggantikan posisinya sebagai orang yang dekat dengan Mu Fei...."kedekatan itu membuatku sedikit merasa tak tenang.
apa masalahku, aku cemburu?." bathin Huang Jia yang lalu mengeluarkan tatapan mata yang sedikit aneh hingga membuat Mu Fei sadar.
karna hal itu ia merasa khawatir dan akhirnya bertanya..."ada apa Huang Jia?." tanya Mu Fei sambil memegang bahu Huang Jia.
Huang Jia yang mendengar pertanyaan itu hanya menoleh kehadapan Mu Fei dan menghela nafas panjang sebentar.
"ha...tidak apa." jawab singkat namun membuat Mu Fei semakin khawatir. setelah beberapa saat diperjalanan pulang, tiba-tiba kendaraan banyak berhenti.
membuat Huang Jia harus berhenti secara paksa. disaat semua orang berkerumunan, disitu Huang Jia langsung bertanya kepada orang lewat.
"permisi...didepan ada apa ya?."
"dengar-dengar katanya ada yang kecelakaan, ntah siapa itu saya juga nggak tau. kalo begitu saya permisi ya, mau lihat orangnya."
setelah mendengar itu Huang Jia lalu mengangguk pelan dan akhirnya berkata kepada teman-temannya untuk meminta izin keluar.
"aku keluar sebentar untuk melihat." ujar Huang Jia yang lalu disambung oleh Mu Fei secara langsung..."aku ikut." jawabnya yang lalu disetujui oleh Huang Jia.
setelahnya kedua orang itupun keluar dari mobil dan melihat korbannya. saat ia melihat semakin dekat, disitu sudah nampak mobil dan juga orangnya.
Mu Fei yang melihat mobilnya langsung terbayang akan mobil yang sering dibawa oleh Dyon..."jangan bilang.." bathin Mu Fei yang lalu terpotong.
ia kembali sadar dan memukul wajahnya agar tidak berkata hal aneh. setelah mereka maju perlahan, disitu sudah terlihat seragam korbannya.
saat itu juga Mu Fei dan Huang Jia terkejut melihat seragam tersebut. dengan segera ia maju dan menerobos orang-orang yang melihat.
saat mereka melihat, orang pertama yang terkejut adalah Mu Fei..."Dyon..." ujar Mu Fei yang lalu berlari maju dan melihat keadaannya.
setelahnya iapun langsung memegang tangan Dyon dan memeriksa nadinya. saat itu juga ia langsung menyuruh Huang Jia untuk segera menelpon ambulans.
"Huang Jia, telpon ambulans segera!!!." ujar Mu Fei yang lalu membuat Huang Jia mengeluarkan telponnya.
"Dyon, lu kenapa bisa gini?."
setelahnya iapun kembali mengecek nadi Dyon hingga lalu dipertanyakan oleh salah satu warga yang melihat cara Mu Fei itu.
"nak kau paham tentang hal beginian?."
"tentu tau, saat masih kecil aku sudah diajarkan oleh orang tuaku."
"lalu bagaimana keadaannya?."
"untungnya nadi dia kuat, ia masih dalam keadaan baik-baik saja sekarang. paling sekarang dia hanya mengalami pendarahan."
setelah beberapa saat mereka berbicara, tiba-tiba ambulans datang dan langsung membawa Dyon kedalam.
disitu Mu Fei dan Huang Jia langsung berlari kembali kemobil dan mengikuti ambulans itu. teman-temannya yang melihat itu hanya penasaran...
"ada apa kak Fei?."
"Dyon kecelakaan, jadinya kita harus lihat keadaan dia. owh iya lupa, disini siapa aja yang punya nomor teman-temannya?."
"aku punya satu." jawab Liu Yi yang lalu dibalas oleh Mu Fei..."telpon segera, kabari kepada mereka untuk memberitahu orang tua Dyon."
"oke."
menit ke menit telah berlalu, kini 30 menit diperjalanan, akhirnya mereka tiba dirumah sakit. dengan segera Mu Fei dan yang lainnya ikut masuk.
setelah sampai disana, Dyon langsung dibawa keruangan UGD, diapun diperiksa oleh dokter. disitu Mu Fei dan teman-temannya saling penasaran.
beberapa saat kemudian, tiba-tiba muncul dokter dan memberi kabar..."siapa keluarga dari pasien bernama Dyon Angkasa?."
"keluarganya belum datang dok, kami semua temen sekolah dia."
"bagaimana keadaan dia?."
"keadaan dia sudah baik-baik saja, untungnya dia dengan cepat dibawa kerumah sakit. jika tidak, mungkin akan sulit untuk ditangani."
"aku hanya ingin bertanya, apakah Dyon ini pernah mengalami masalah seperti jatuh dan sebagainya?."
"ada apa kenapa kau bertanya begitu?."
"iya Mu Fei, sebenarnya ada apa?."
"saat aku memeriksa tubuhnya, aku tak sengaja melihat lengan kirinya, disitu terdapat luka memar yang lumayan cukup menyakitkan jika dirasa.
sepertinya luka itu disebabkan oleh jatuh ataupun pukulan kuat hingga mengakibatkan terjadinya luka. fisik dia lemah sejak awal, jika luka itu masih baru mungkin itu adalah akibat pertama dari kecelakaan.
jika ingin tau sebenarnya hanya tanya kepada dia sendiri atau bahwa kekeluarganya." jelas Mu Fei yang membuat dokter terkesan.
"bagaimana kau tau tentang hal itu?."
"aku pernah belajar tentang pengobatan dulunya. ngomong-ngomong tentang pengobatan, apakah kau punya obat efektif untuk luka?."
"siapa yang luka Mu Fei?."
"daritadi dia mengikuti kita, apakah kalian tak sadar dengannya."
..."DIMANA ADA KEHIDUPAN, DISITU ADA HARAPAN."...
to be continued
mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.
btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'
btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^
(Phoenix Amazone**)