
aku mengawali hari yang cerah bersama Keluargaku. kami berempat makan bersama di ruang makan.
"Rayk... sayurnya kenapa dibuang? makanan itu sehat." ucap Ibuku.
ucapan yang selalu sama seperti Mama dahulu, dan seperti biasa aku lakukan sahutanku akan selalu sama.
"Sayur itu tidak enak."
Mama hanya tersenyum lalu duduk disampingku "ara... ayo sini mama suapin, anak pintar buka mulutnyaaaa...."
aku tak bisa menolaknya lagi, jadi aku hanya menurut dan akhirnya aku menghabisi sayuran yang ada di piring makananku.
"enak kan... nanti mama kasih hadiah mau tidak." tanya Mamaku sambil tersenyum.
cih. aku bisa-bisa kena Mother complex jika terus menerus mengikuti alur kehidupan manja seperti ini.
_____________.
setelah selesai makan, kulihat Ayahku Castro Edgard sedang berbicara dengan istrinya.
"Rayk tidak bisa tinggal dengan kita lagi, anak itu dapat dipastikan tak dapat diandalkan dimasa depan."
"Sayang... itu tidak mungkin bukan? bagaimana kamu bisa tega memisahkan darah dagingmu sendiri?" bantah Lilith.
"ugh..." , kurasa ada suatu hal yang membuat perdebatan ini terjadi.
meski begitu Castro sendiri ragu dengan keputusannya, aku juga cukup penasaran apa alasan aku ingin dibuang.
aku yakin aku menjalani hidup sebagai anak bayi yang aktif, satu hal terlintas dipikiranku. apa anak seumuranku dituntut seperti Ayahku?.
"dengarkan aku Sayang, Rayk tak bisa kita pertahankan karena seharusnya anak seumurannya sudah memiliki Inti AO.
dan umur Rayk saat ini sudah 6 Tahun, dan sampai sekarang ia belum mempunyai inti AO."
"ah... jadi itu alasannya" batinku.
mendengar itu Lilith dengan berkaca-kaca berkata "hanya alasan itukah kamu ingin membuang anak kita?".
aih... wajah Castro nampaknya jadi semakin bimbang, ia makin tersudut dan makin ragu.
akan tetapi yang membuatku penasaran mengapa masalah inti AO sampai seperti ini? alasanya tidak logis, apakah Castro mendapat tekanan dari Jendral lainnya?
dengan nada yang lemas Castro berkata "Lilith... kumohon... jangan buat ini makin sulit bagi kita semua."
Lilith tersentak dan ketika ia ingin berbicara Castro langsung memotongnya dengan berkata "5 Tahun yang lalu, 10 Jendral besar gugur karena seorang anak berusia 17 Tahun. kamu pasti juga sudah mengetahuinya kan Tragedi mengerikan itu?
kekuatan kita turun drastis sampai 85 persen, dan sampai sekarang Total kekuatan kita semua jika digabungkan hanya sekitar 17 persen. sedangkan Bumi Peako mulai melancarkan Agresinya terhadap Bumi kita yang kekuatannya sedang lemah ini!!" Castro seketika berkata dengan cukup keras.
mendengar apa yang dikatakan Castro aku sedikit terkejut dengan apa yang disebut Bumi Peako.
apakah itu seperti another earth di satu Universe? menarik menurutku akan tetapi ada lagi sesuatu yang menarik.
Castro berkata kalau Gita akan menjadi wajah muda keluarga Edgard, karena selain berbakat dalam penguasaan AO, Gita juga bisa menggunakan berbagai macam senjata dan juga parasnya yang rupawan bak bidadari.
aku tak marah ataupun emosi apabila aku disingkirkan. lagipula aku tak berniat untuk menjadi orang penting.
"lagi-lagi aku dibuang ya..." kata-kata ini seketika muncul di kepalaku, ingatan siapa? aku tak pernah dibuang siapapun tapi mengapa ini bisa terlintas di kepalaku?
kemudian aku langsung beranjak pergi dari kamar kedua orang tuaku dan. pergi ke kamarku.
di dalam kamarku, aku merenungi suatu hal dan itu adalah inti AO milikku. aku harus menyembunyikannya karena ternyata aku memiliki 3 inti AO.
AO dari aku Yuto, AO aku Rayk, AO dari aku sebagai Kuze Yuto.
dan AO yang tak bisa ku kontrol adalah AO Kuze Yuto, kekuatannya terlalu dahsyat tubuhku tak sanggup mengendalikannya
sehingga aku menyegel AO tersebut akan tetapi AO ku sebagai Rayk tak dapat digunakan karena kurang kekuatan.
________________.
dipagi harinya kami berempat sarapan bersama kembali, aku bersikap seperti anak kecil pada umumnya dan makan dengan lahap.
ketika aku sedang makan Cast- maksudku Ayahku mengajakku berbicara, "Rayk, mulai besok kamu tinggal sendiri di Mansio-"
"CASTRO!!" Lilith berteriak begitu keras, wajahnya sangat marah melihat kearah Suaminya.
aku sangat kaget kala itu, dan Kakakku Gita dengan cepat menggendongku keluar dari ruang makan.
nampaknya pembicaraan kemarin belum selesai juga batinku.
___________.
Gita membawaku kedalam kamarnya, karena kamarnya lah yang letaknya paling jauh dari Ruang makan.
lalu Gita langsung menutup pintu kamarnya rapat-rapat dan meninggalkanku di dalam.
sorot matanya terlihat sinis padaku, apa alu pernah melakukan hal yang membuatnya marah ya?
"Kakak... biarkan aku keluar... kenapa aku dikurung?" (Rayk)
Gita hanya diam saja tak menyahut, "Kakak!! buka pintunya aku takut!!", kali ini aku berteriak cukup keras sambil mendobrak pintunya.
sementara itu Lilith dan Castro masih berdebat, ini hanya perbedaan pendapat dari mereka berdua karena tujuannya sama yaitu melindungi Rayk.
Castro memilih untuk membuat Rayk menjadi lebih kuat dengan cara berlatih di tempat tersembunyi, sementara Lilith ia percaya bahwa Rayk aman apabila bersama dirinya dan keluarganya.
hal ini dikarenakan Bumi Peako sudah melakukan spionase dan beberapa serangan dan menargetkan para Jendral Besar.
"Biarkan RAYK MANDIRI LILITH !! DIA AKAN MENJADI KUAT DAN MANDIRI APA YANG KAMU KHAWATIRKAN?". (Castro)
"HAL ITU MASIH TERLALU DINI UNTUKNYA, IA MASIH KECIL! apalagi kamu sendiri bilang anak itu masih belum memiliki inti AO kan?" (Lilith)
"tch... jika kamu mau menjenguknya kapanpun kamu bisa melakukannya! tak ada yang melarang. jadi biarkan anak kita tumbuh.
aku tak menginginkan hal buruk, tapi apabila kejadian terkutuk yang kita pikirkan terjadi, setidaknya kita tak akan kehilangan siapapun." Castro terus berusaha meyakinkan Lilith.
Lilith akhirnya dengan berat hati mengiyakan hal tersebut.
sementara itu Rayk sedang melakukan suatu hal, di dalam kamar Kakaknya.
"Hah!! jadi yang dimaksud Bumi Peako itu seperti ini. bentuknya begitu mirip dengan Bumi ini."
aku cukup penasaran dengan Bumi Peako ini, untung saja Gita meninggalkan Handphonenya di dalam Kamar.
aku membaca artikel Bumi Peako di internet, begitu banyak artikelnya sampai aku mengerti di suatu hal, yaitu aku harus menjaga Bumi ini lagi.
jadi penjahat yang dimaksud oleh Elin apakah mereka? akan tetapi hal itu masih terlalu dini untuk disimpulkan.
begitu banyak alasan yang tumpang tindih dalam hal ini, hal pertama yang melancarkan Nuklir ke Bumi ini adalah para manusia baru, bukan manusia dari Bumi Peako jadi penjahatnya bukan mereka.
akan tetapi... hal ini malah akan bertolak belakang dengan tujuanku, bukankah aku sudah melupakan dendam masa lalu?
maka dari itu, aku berarti harus... ugh....
"ARRGGHHHH!! ANJING !!", teriakan ku begitu keras, hingga membuat Gita terkejut dan langsung masuk kedalam kamarnya dan mengecek keadaanku.
Gita nampak panik begitu melihat diriku "Rayk !! ada apa??".
aku meringkuk sambil memegangi kepalaku karena pusing dan begitu sakit "AAARRRRGGHHHHHH!!!"
^^^Bersambung....^^^