
[Loop Kekacauan] []
Rayk melangkah masuk kedalam Istana Raja Semut, ruangannya sangatlah luas dihiasi oleh interior yang bagus dan juga terdapat banya pernak-pernik. Rayk melirik kesana-kemari. "Ooh... bagus juga ya... akan tetapi aku tak memiliki niatan untuk menetap disini."
Rayk kemudian pergi meninggalkan kerajaan yang hancur itu dengan santainya, suasana ramai Kerajaan itu dalam beberapa Jam saja sudah lenyap menjadi Negeri mati. "Kemana kali ini aku akan pergi..."
Rayk terus berjalan, sesekali ia istirahat dan juga bertarung dengan Monster yang muncul di hadapannya jika Rayk sedang bosan. pertarungab demi pertarungan membuat Rayk menyadari akan tidak efektifnya jika tak memiliki sebuah senjata, "AO Skill tak efektif apabila melawan musuh tipe petarung jarak dekat."
bukan artinya AO Skill membutuhkan rapalan, tetapi AO Skill yang berbentuk serangan dengan dasar Elemen lah yang dianggap tak efektif, terkadang jika bertemu Monster berkecepatan tinggi serangannya tak dapat mengikuti gerakan Monster itu dan malah membuang buang AO Energy.
ada banyak Item yang Rayk ambil dari hasil membunuh para Monster, "Kira-Kira senjata apa yang akan kubuat ya.". Rayk menjejer seluruh barang-barang yang ia ambil dari bangkai Monster yang sekiranya bisa dibuat senjata, "Kurasa Pedang adalah senjata terbaik untuk bertarung."
Rayk mulai membuat senjatanya sendiri, kemudian setelah menghabiskan wamtu selama 4 Jam. Rayk telah berhasil membuat Pedang miliknya, "haha... Bangsat bentuknya malah aneh." Rayk membuang Pedang buatannya, kemudian kembali pergi 'seharusnya aku mencari seorang pandai besi. kuharap aku bisa menemukan kerajaan Monster lagi'
satu hal yang bagus dalam pembuatan pedangnya, hanya Blueprint nya saja. sedangkan bentuk Pedangnya malah mirip seperti tombak, "malam ini begitu dingin... ... kira-kira sudah berapa lama ya aku pergi.". Rayk duduk sambil menatap langit yang gelap.
mata Rayk mulai sayup-sayup dan perlahan mulai tertidur karena kantuk yang selama ini ia tahan, Rayk tertidur begitu lelap.
sebuah Cahaya putih meneranginya. Rayk membuka matanya, dihadapannya ada seorang perempuan yang berjalan perlahan menghampirinya. perempuan itu tersenyum kemudian mendekati Rayk lalu memeluknya seraya membisikkan sesuatu. 'Jangan menangis...' ucapnya sambil tersenyum.
"ini sudah ke 9 Kalinya kamu mendatangiku. Katakan siapa kamu?" ucap Rayk dengan nada tinggi. "setiap tahun demi tahun setelah datang memeluk diriku dan mengatakan selamat ulang tahun kamu langsung pergi. setidaknya katakan siapa kamu? sesulit itukah mengatakannya!". nada Rayk semakin tinggi, matanya juga mulai mengeluarkan air mata. Rayk merasakan Aura yang familiar dengan perempuan itu.
lalu Perempuan itu tersenyum kemudian pergi menghilang. Rayk membuka matanya kemudian bangun dari tidurnya 'Mimpi itu lagi... setiap tahun ia pasti mendatangiku, kemudian pergi begitu saja'. kemudian Rayk berdiri dan memulai perjalanannya lagi.
"Sudah 9 Tahun waktu berlalu, dan sampai saat ini aku belum menemukan kerajaan Monster lagi." Rayk mendengus kesal. namun tiba-tiba 5 Ekor Monster menyerangnya.
GROAR!, mereka adalah Manusia Serigala. mereka ber lima langsung menyergap Rayk ~Srash!~ Rayk menghindari serangan cakaran serigala itu. dan Rayk menyerang balik Duagk ! .
Rayk melayangkan tendangannya ke perut serigala itu tetapi ditangkis. "Apa?!" tanpa membuang waktu kawanan serigala lainnya menyerang Rayk yang tak dapat bergerak. Rayk menggunakan AO Skillnya kemudian kaki Rayk yang dipegang serigala itu mulai mengeluarkan api.
"Tendangan penggores!" Rayk menggerakkan kaki kirinya yang ditahan secara horizontal dan membuat perut Manusia Serigala itu robek. serangan kawan Seigala itu datang dari kiri kanan belakang, Rayk langsung menghentakkan kakinya ke tanah. Brakk !!
tanah yang bergetar membuat lara serigala itu terjatuh karena kehilangan keseimbangan. Rayk menggerakkan kaki kanannya kembali "Tendangan menyilang." ~Swuzhhh!~ tanah yang ada di area tendangan Rayk terangkat karena efek tendangan Rayk.
para Kawanan Manusia Serigala itu juga ikut terpental, Rayk kemudian membunuh 4 Manusia serigala dan menyisakan satu ekor untuk dijadikan informan, dan ketika serigala itu telah sadar Rayk mulai menanyakan banyak hal padanya. "Katakan padaku dimana aku bisa menemukan Negara Monster?" dengan nada yang mengintimidasi.
Serigala itu ketakutan dan mulai beebicara dan memberitahu Rayk hal-hal yang ia ketahui "Negara Monster itu tidak ada... bahkan tidak diperbolehkan Tuan... jika kamu mencari penguasa Lantai ini kamu bisa menemukannya jika pergi terus ke arah Utara. ia adalah Pemimpin Para Monster di Lantai ini namanya Tuan Borezo... hiks... hikss... ampuni saya Tuan..."
Rayk mengernyitkan dahinya, "Lantai? memangnya ada Loop Kekacauan yang lain?"
Manusia Serigala itu menggelengkan kepalanya, "Ini adalah apa yang disebut Loop Kekacauan dan di dalamnya ada 3 Lantai yang masing-masing memiliki Penguasanya sendiri." jelasnya. Rayk kembali bertanya "Bagaimana cara keluar dari Loop Kekacauan? dan bagaimana cara pergi ke Lantai selanjutnya?"
Manusia Serigala itu kembali menjawab. "untuk keluar dari sini anda butuh sebuah Portal dan Portal itu ada di tempat Penguasa lantai berada, begitu pula cara pergi ke Lantai selanjutnya."
Rayk mengangguk, "begitu ya..." . Mata Manusia Serigala itu seketika berbinar-binar. Rayk menggerakkan jarinya mengisyaratkan Manusia Serigala itu untuk pergi, dan ketika ia sudah lari sebuah batu panjang dan tajam langsung menancap hingga menembus dada depannya dan membuatnya tewas.
Rayk menuju arah yang diberitahukan, dan akhirnya sampai.
[Ruangan Penguasa Lantai 1.] [Lord Borezo]
Aura mencekam dan mengerikan terasa begitu pekat, 'Penguasa Lantai pertama... nampaknya ia sangat kuat, Auranya sungguh jahat dan mengerikan.' , Rayk masuk menuju Ruangan Penguasa.
Rayk menyisingkan baju di lengannya kemudian melamgkah maju dengan santai sambil memasukkan kedua tangannya ke kantung Bajunya, "HEY!" teriak Rayk dengan lantang. teriakan itu membuat seluruh Makhluk yang ada di sana mentap ke arah Rayk.
Lord Borezo menatap Rayk dengan saksama kemudian menyeringai. "Kalian semua keluarlah sebentar. nampaknya ada seorang tamu disini." ucap Lord Borezo, kemudian seluruh Makhluk yang tadi sedang bersujud padanya keluar dari ruangan meninggalkan mereka berdua.
dengan tatapan meremehkan, Lord Borezo berkata "adalah hal aneh manusia berada di Loop Kekacauan. apa yang sedang kamu lakukan ditempat ini Manusia?"
Rayk mengacungkan jari tengahnya, "Buka Portalnya! aku harus pergi ke Bumi Peako."
mendengar hal itu, Lord Borezo menggelengkan kepalanya sambil tertawa terbahak-bahak, "HAHAHAHAHAHAHA!!. seperti itu kah caramu meminta tolong?"
"tetap saja tidak boleh. jika kamu ingin menggunakannya untuk pergi ke Dunia Manusia itu dilarang, karena nantinya dapat memicu perang besar yang terjadi 10.000 Tahun yang lalu." jelas Lord Borezo, akan tetapi Rayk tak menghiraukannya.
Rayk menggertakkan giginya, "CK! PERANG INILAH, PERANG ITULAH MEMANGNYA AKU PEDULI? aku hanya ingin mencari Informasi tentang Elin. kenapa selalu dipersulit sialan! asal kau tau saja aku terlempar ke Dimensi ini karena Portal ku rusak. padahal tujuanku itu Bumi Peako."
mata Lord Borezo terbelalak secar spontan, "tunggu. apa yang barusan kamu bilang? Elin? maksudmu Dewi Elin?" , "hah? kamu tahu Informasi tentang Elin?" tanya Rayk sambil mendengus. "hahaha... tentu saja. siapa yang tak mengenalnya."
akan tetapi Rayk menghentikan pembicaraan tentang Elin sejenak, "Tunggu dulu. jika aku tak diperbolehkan melawati Portal ini... bagaimana aku akan kembali ke Dunia Manusia?" , Lord Borezo terkekeh "kekekeke... tentu saja tak ada jalan, jika ada sinyal bahwa Monster melakukan penyebrangan ke Dunia Manusia maka seorang penjaga akan mencegatmu dan langsung membunuhmu saat itu juga.
lagipula apakah kamu tahu Dunia Manusia disebut apa? Dunia Manusia disebut Alam Semesta Refkel sedangkan Dunia Monster disebut Alam Semesta Qyuzeq. dan Loop Kekacauan ini termasuk dalam Alam Semesta Qyuzeq karena koordinatnya ada di dalamnya." Jelas Lord Borezo. namun ketika ia ingin melanjutkan penjelasannya Rayk langsung memotong pembicaraan.
"Hey sialan! paling tidak beri aku Kursi untuk duduk brengsek!" teriak Rayk, Lord Borezo menjentikkan jarinya, dan muncullah sebuah Kursi kosong. Rayk pun duduk berhadapan dengan Lord Borezo, "asal kau tau hanya kamu lah Manusia pertama yang berbicara saling berhadapan dan duduk dengan diriku."
Rayk memutar matanya, "menjijikan. lanjutkan saja Kisahnya."
"Hmm... Baiklah, biar kumulai dari Penjaga. Penjaga pada setiap Alam Semesta dengan Dewi Elin saling berkaitan karena Dewi Elin adalah seorang Penjaga juga. akan tetapi kasusnya sedikit berbeda, Dewi Elin hanya menjaga sebuah Planet yaitu Bumi Sarvest.
sebenarnya seorang Dewi tidak memiliki tugas untuk menjaga Planet bahkan Alam Semesta sekalipun karna Dewa dan Dewi tinggal di Alam Dewa yang disebut Luginous Realm, dan sejauh yang ku ketahui kasus Dewi Elin yang secara Khusus menjaga Bumi Sarvest ini membuat sebuah kericuhan antar Bumi. para Makhluk dari berbagai Bumi lainnya merasa iri pada Bumi Sarvest.
akan tetapi, karena mereka semua menyayangi Dewi Elin mereka tidak memprotes apapun sampai ada sebuah insiden terjadi. Bumi Sarvest menyatakan pertempuran dengan Bumi Creoz dan diam-diam melakukan invasi pada Bumi Frufen." ucap Lord Borezo. Lord Borezo kemudian menggunakan kekuatannya untuk memunculkan hal yang mirip seperti sebuah Hologram.
"lihat sendiri. peperangan antar Makhluk Bumi ini, Orang-Orang Bumi Sarvest menggunakan nama Dewi Elin sebagai tameng mereka dan dalam 15 Tahun sudah berhasil menguasai 7 Bumi lain.
kemudian hal ini akhirnya diketahui oleh Dewi Elin, entah apa yang terjadi invasi ini baru diketahui setelah 500 Tahun peperangan berlangsung. disana ada petarung paling kuat yaitu Pahlawan Leon, ia seorang Panglima Besar yang memimpin banyak pertempuran
kemampuannya mungkin bisa menghancurkan 7000 Bataliyon pasukan." ucap Lord Borezo menerka-nerka.
"peperangan ini menyebabkan murka para Dewa dan Dewi lainnya pada Bumi Sarvest. Dewi Elin sekuat tenaga mencoba menenangkan keadaan. dan pada saat itulah ditengah pertempuran yang semakin memanas seorang Manusia terkuat muncul. ia adalah Kepala Keluarga Edgard pertama.
ia menantang para Dewa dan Dewi, perbuatannya membuat Dewa dan Dewi murka dan mendatangkan bencana serta pasukan Alam Dewa untuk menyerang Bumi Sarvest.
dan kala itu ia memunculkan sebuah kekuatan yang sangat dahsyat yang sekarang ini bahkan digunakan diseluruh penjuru Alam Semesta yaitu Ultimate AO Skill.
Ultimate Skill itu menghancurkan seluruh Pasukan Alam Dewa yang sedang menuju ke Bumi Sarvest. dan kejadian itu makin membuat Bumi Sarvest menjadi semakin superior.
kejadian ini juga membuat retakan Alam Semesta Refkel dan Alam Semesta Qyuzeq. dan pada saat itulah para Monster seperti kami datang ke berbagai penjuru Dunia dan membuat pertempuran semakin parah."
^^^Bersambung....^^^