
Rhea berkata "lanjutkan saja meditasimu, tapi tetap dengarkan arahanku." ucap Rhea.
Rhea berkata untuk membuka aliran darah yang tertutup harus menggunakan AO yang telah tersaring.
aku tak begitu paham dengan maksud Rhea, melihat bagaimana Gita sendiri menggunakan AO Energy dari sekitarnya.
"dengarkan aku !, untuk membuka aliran darah yang tertutup tak boleh dengan AO Energy yang kotor, karena AO Energy yang kotor itu partikelnya padat stabil.
dan karena bentuk partikelnya yang padat AO Energy kotor ini lebih mudah dimanipulasi bentuknya.
akan tetapi jika kamu gunakan untuk membuka aliran darahmu yang sempit yang ada malah aliran darahmu tersumbat, AO Energy yang ada di sekitar ini dibilang kotor bukan karena menyangkut kesehatan."
Rhea menjelaskan panjang lebar, tetapi ia belum memberiku solusi untuk membuka beberapa aliran darahku yang tersumbat.
"tak perlu buru-buru. ini baru latihan hari pertamamu. rasakan saja aliran AO yang mengalir bebas dan tetaplah bermeditasi.
selama aku disini kamu akan tetap aman dari para Monster-Monster ganas." ucap Rhea.
pelatihan hari pertamaku berakhir, "Rhea. kenapa ada AO kotor dan AO bersih? setauku tak pernah ada sebutan seperti itu di Bumi."
Rhea tersenyum tipis lalu menjawab pertanyaan Rayk, "itu mudah saja. disini adalah tempat peperangan, pembunuhan, dan banyak partikel Monster yang hancur bercampur dengan Udara disini."
aku mengangguk paham, lalu melanjutkan meditasiku.
hari berlalu dan terus berlalu. aku melatih tubuhku, bertarung dengan beberapa Monster yang kekeuatannya setara denganku.
"dengar! ini adalah latihan pertarungan nyata. aku telah memilihkan Monster yang setidaknya 1,2 tingkat setara denganmu." ujar Rhea.
Rhea mempersiapkan Arena untukku dan Monster itu muncul, itu adalah Monster Ogre.
Ogre tersebut melirik kearahku kemudian langsung melancarkan serangan.
aku menghindari serangan itu dengan cepat, kemudian menjatuhkan Ogre tersebut dengan menendang Kaki Ogre itu.
"Bam!"
Ogre itu terbanting ke Tanah. dan tanpa lama aku melompat keatasnya kemudian menginjaknya dengan Kaki milikku hingga menghancurkannya.
Ogre lainnya datang menuju kearahku, "Heh..." aku tersenyum tipis.
aku sudah merasakan perubahan dalam diriku, tubuhku kini sudah sedikit bertambah kuat.
15 Ogre petarung menyerang kearah diriku, 10 Ogre pemanah siap memback up para Ogre petarung.
dengan AO yang ku kendalikan, aku membuat pusaran Energi ditangan kiriku. sementara di jari kanan kugunakan sebagai AO Skill bertipe Api.
________<"FIRE STORM!">____
AO Skill ku langsung membakar para Orc itu, akan tetapi mereka nampaknya memiliki resistensi tinggi pada Api.
"syuuu..."
sebuah panah menancap pada bahu kananku.
"crat!"
aku segera mencabut anak panah tersebut, kemudian dengan AO aku menciptakan sebuah AO Weapon berbentuk pedang.
"bersiaplah kalian semua."
"GROAAAARR!!"
Rayk bergerak dengan sangat cepat, ia seperti menghilang sesat kemudian muncul dan menusukkan pedangnya dari bawah mulut Orc tersebut.
"Crats!"
"berisik."
Rayk menebaskan pedangnya memenggal seluruh kepala Orc yang ada dihadapannya.
Rhea kemudian berdiri dari tempat duduknya, "bagus. latihan selama 2 Bulan ini hasilnya memuaskan, yah kamu sekarang sudah bisa bertahan dalam Loop kekacauan ini.
kalau begitu aku juga harus pergi, jaga dirimu baik-baik Rayk, kuharap kita masih bisa bertemu lagi." Rhea tersenyum tipis. kemudian pergi meninggalkan Rayk.
dan ketika Rhea sudah pergi, Rayk malah baru ingat sesuatu.
aku kembali bergerak, dan berjalan lurus terus. aku tak tahu arah mata angin di tempat ini.
maka dari itu aku membuat mata angin ku sendiri, arah depan Rayk adalah Utara dan sisanya mengikuti arah mata angin.
Rayk terus berjalan menuju Utara, dan terus menerus bertarung dengan banyak Monster yang menyerangnya.
Rayk terus menghabisi Monster yang mencoba menyerangnya tanpa ampun.
setelah berjalan cukup jauh dan menghabisi banyak Monster ia berhenti sejanak.
'sejak kapan ya Staminaku sebanyak ini? aku yakin aku membunuh banyak Monster tapi staminaku masih tetap kuat.
kira-kira apa yang terjadi jika aku terus berada disini dalam kurun waktu Ratusan tahun?'
Rayk kemudian terus berjalan sampai ia melihat sebuah kerajaan yang jaraknya cukup dekat.
itu adalah Istana Raja Semut. dari kejauhan Istana tinggi itu bisa kelihatan.
'ada sebuah kerajaan dalam Loop Kekacauan?' Rayk cukup terkejut melihat hal tersebut.
Rayk kemudian menyusup ke dalam kerajaan itu, 'istana para semut?'
di dalamnya ada banyak Prajurit Semut yang berlatih bertarung satu sama lain.
wujud mereka seperti manusia, akan tetapi berkepala semut. 'apakah ini termasuk area aman dari Monster? karena ini wilayah yang dikuasai para semut.' batinku.
kemudian aku berpikir sejenak. aku menelaah kembali setiap apa yang kulihat, 'Istana besar, para Prajurit Semut itu juga terlihat kuat. mereka juga memiliki seni Beladiri yang unik.'
Rayk tersenyum licik. "Baiklah Mari kita berpesta dengan para Semut ini."
Rayk melompat kedalam dan tepat di Tengah lapangan. kemudian secara spontan langsubg melakukan serangan dadakan.
Rayk menggunakan AO nya. ia kemudian memukulkannya kearah kepala salah satu semut disitu.
para semut yang kaget langsung berteriak satu sama lain, "ADA SERANGAN! ADA SERANGAN!"
"Serang dia!"
sebuah tebasan pedang datang dari belakang Rayk. tapi Rayk dengan cepat menghindar kemudian melayangkan serangan balasan. "BUK!"
"kekeke... di Alam Liar ini kita harus membunuh daripada terbunuh bukan?" (Rayk)
Rayk mengambil pedang yang tergeletak ditanah.
semut adalah hewan yang peka akan suatu bahaya, dan dengan antena yang ada di kepalanya mereka bisa berkomunikasi satu sama lain.
mereka juga dapat berbagi rasa, dan saat ini mereka saling berbagi rasa takut. takut akan sebuah kematian yang sangat mengerikan.
"Hmmm... kalau tidak salah aku masih Ingat bagaimana cara Kakak Ku memainkan pedangnya. ayunannya benar-benar cepat, bagaimana kalau kalian kugunakan sebagai uji coba?"
para semut itu seketika merinding, "Siapa kamu? mengapa kamu menyerang kami."
wajah Rayk seketika menjadi aneh. "Hah? serius kalian menanyakan hal seperti itu. bukankah Predator seharusnya memangsa."
Rayk langsung melesat dengan cepat dan menebaskan pedangnya. 'Ctik'
kepala para semut itu terpenggal dan jatuh ketanah secara bersamaan. kurang lebih 7.000 Pasukan semut yang ada disana mati terbunuh oleh Rayk bahkan tanpa AO Skill.
"wah wah wah... selanjutnya ke ruangan Raja yakan. akan tetapi aku akan membantai semut-semuy yang ada tengah Kota terlebih dahulu."
____________________.
Rayk... hanya dalam 2 Bulan saja ia bisa mengendalikan Double AO Core nya. belum lagi ia begitu jenius dalam pengendaliannya.
akan tetapi ada sesuatu yang mengganjal pada dirinya, benar dia adalah Psikopat dan itu adalah hal yang wajar mengingat ada sampai 3 Kepribadian dalam dirinya.
aku cukup penasaran dengan takdir setiap Edgard. ia bilang ia manusia dari Bumi tanpa nama dan bereinkarnasi, selalu ada hal menarik setiap harinya.
dan juga masih ada beberapa hal yang tidak terduga dalam Loop Kekacauan ini. meskipun anak itu Psikopat di dalam Loop ini isinya juga bukan hanya Monster Biasa, entah apa anak itu mampu hidup?
dan aku penasaran akan kehilangan berapa banyak ia nanti.
^^^Bersambung....^^^