
Rayk menyeringai, "sudah kuputuskan. tempat ini akan kujadikan wilayah kekuasaanku, dan saatnya melakukan pembantaian."
__________________.
apa yang kamu ketahui tentang kekuatan?
apakah tenaga yang kuat, sihir yang hebat, kecerdasan diatas rata-rata?
pada dasarnya hal diatas tadi itu benar, akan tetapi realitanya Kekuatan sebenarnya adalah Dominasi.
akan tetapi Dominasi juga dapat menghancurkan orangnya sendiri.
_______________.
"KYAAA!"
"LARI! KOTANYA TERBAKAR!"
para rakyat kerajaan semut itu lari tunggang langgang menyelamatkan diri.
"AAAH!"
ada yang mati tertiban puing-puing bangunan, dan ada juga yang terbakar oleh api.
"IBU!! KAMU DIMANA... huuu..."
bahkan terdengar banyak tangisan, ditengah kobaran api yang besar itu.
______________.
Rayk memiliki hal yang disebut Dominasi tetapi tidak punya rem yang mengendalikan sifat itu.
sifat dominasi itu juga muncul ketika segel ke tiga dibuka. Rayk bilang bahwa itu adalah AO dari kehidupan pertamanya. akan tetapi Rayk berkata kalau ia tak memiliki ingatan akan kehidupan pertamanya.
akan tetapi kuharap itu adalah hal besar yang akan menggemparkan seluruh Alam Semesta. dan nampakmya benang takdir juga sudah mengarahkannya.
___________________.
[Di Dalam Istana Raja Semut]
seorang Prajurit datang dengan tertatih-tatih kehadapan sang Raja semut dengan wajah yang panik dan pucat. "R-Rajaku... Kerajaan kita di... ... diserang!".
mendengar hal itu tanpa banyak tanya sang Raja Semut langsung berdiri dari tahtanya, dan pergi ke Ruang ganti untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian perang. lalu sang Raja memberikan perintah. "Buru Monster yang mengacau di Ibukota Kerajaan! bawa pasukan Khusus pengendali Monster."
Para Prajurit Semut itu serentak berkata. "Siap Rajaku!", kemudian mereka semua bergerak menuju Ibukota Kerajaan. para Prajurit Semut dan bahkan Rajanya ini tidak tahu kalau yang menyerang Ibu Kota bukanlah Monster, melainkan Rayk.
dari kejauhan sudah nampak asap tebak diatas langit Ibukota, Ibukota Kerajaan Semut telah hancur lebur, Rayk berdiri ditengah kehancuran itu dengan santai. Rayk mulai menggumam "semut ini begitu lemah..." .
dan saat itu juga sebuah serangan datang tepat dibelakang Rayk. Duar!! , Rayk untungnya sempat menghindar dengan cepat. "Siapa kamu? kamu bukan Monster ternyata." rupanya ia adalah salah satu dari Prajurit Semut, ia adalah seorang Jendral.
Rayk mendaratkan kakinya pelan ke tanah, dengan wajah menantang dan meremehkan Rayk berkata. "Aku? tentu saja aku Manusia." . Jendral Semut itu nampak terkejut dan heran, "Bagaimana mungkin ada Manusia disini?! kalaupun begitu apa Motif mu menyerang Kerajaan Kami?!"
Wajah Jendral Semut itu menjadi merah padam, "Kamu Bajingan! dasar Psikopat!". Jendral semut itu langsung menerjang Rayk dengan emosi yang membara ia mulai melayangkan serangannya.
Rayk tersenyum tipis, Rayk menggerakkan kakinya Duassh! , dan dalam satu temdangan Kepala Jendral itu langsung hilang. tendangan Rayk tadi tidaklah pelan itu adalah tendangan yang sangat keras. pipi Rayk mengeluarkan darah. "Hoo... luar biasa ia mampu menorehkan luka pada pipiku."
Para Pasukan Raja Semut akhirnya sampai di Ibukota. dan betapa terkejutnya mereka melihat Ibukota yang telah hancur lebur dan dipenuhi oleh Mayat para rakyat semut, Raja Semut amat murka, "D..Dimana...DIMANA MONSTER BAJINGAN YANG MEMBUNUH RAKYATKU!"
dan saat itulah Rayk kembali muncul, "Yo! kamu mencariku? akulah pelakunya." Rayk menyeringai. Rayk berdiri diatas bangunan tinggi yang hampir roboh, kemudian turun ke tengah kerumunan pasukan semut.
mereka semua terkejut setengah mati begitu melihat pelaku pembantaian masal tersebut rupanya adalah seorang Manusia. "K-Kamu... Manusia?" Raja Semut sangat terkejut melihat ada seorang Manusia di Loop Kekacauan. "Kelakuanmu sangatlah bengis... Kamu tidak dapat di maafkan! Pasukan serang dia!"
Rayk terkekeh "Kekeke... karena itulah semut terlihat segar ketika dibakar" Flame Roar! Barracuda! Rayk mengeluarkan AO skill nya yang ber elemen api untuk membakar Pasukan semut itu, akan tetapi para pasukan semut itu tak diam saja AO SKILL STONE WALL! , para pasukan semut itu serentak membuat dinding untuk menahan serangan Rayk.
"Tahan! jangan sampai ini melukai yang Mulia!"
"HEARRGHH!"
mereka semua berusaha sekuat tenaga, tetapi Rayk tidak berhenti disitu saja, "Kalian ini luar biasa..." Rayk melompat keatas kemudian meluruskan tangan kanannya dan mengarahkannya kearah Pasukan semut, AO Gekya! sebuah Meteor seukuran Planet datang dari atas kepala Rayk. dan akan di jatuhkan tepat diatas Kerajaan Semut.
Raja semut tercengang, merasakan sebuah kengerian yang amat sangat. "Apakah... B-Bagaimana mungkin ini ssmua kekuatan Manusia?!" teriak sang Raja semut. "Kalian semua pergilah ke tempat yang aman! aku akan menghadang Manusia ini!" teriak sang Raja memberi perintah, di tengah kegentingan.
"Ooh... tentu saja tak akan ada yang boleh pergi dari sini..." TRUE DOMAIN. Rayk mengurung seluruh Pasukan semut itu dengan membuat sebuah Penghalang yang sangat luas, suara Gemuruh makin kencang. sang Raja semut menggumam "tak akan kubiarkan rakyatku mati... tak akan kubiarkan rakyatku mati... tak akan kubiarkan rakyatku mati... TAK AKAN PERNAH KUBIARKAN RAKYATKU MATI LAGI!"
Bats! Raja semut muncul di hadapan Rayk dengan pedang terhunus ia menyerang Rayk. "Mati!!" dengan cepat Raja Semut menyerang Rayk.
~---Slash Slash! Slash! Slash!---~ , Rayk mengindari seluruh serangan itu dengan cukup mudah. "hehe... gerakan pedangmu itu, sudah ku kuasai dari tadi!". Rayk langsung menendang Raja semut dengan keras tepat di ulu hatinya. BUK!, Raja semut tak dapat menyembunyikan rasa sakitnya "Urgh!".
Raja Semut merintih dan berteriak "KHIEKKHH!" dan dengan cepat Raja semut meraih leher Rayk, Rayk terkejut ketika lehernya di genggam oleh Raja Semut. "Bajingan! Lepaskan aku!". Raja semut langsung membenturkan Rayk ke arah Meteor Besar yang datang. DUAK! BRAK! KRAK! KRAK! Meteor Besar itu hancur, Raja semut masih tidak berhenti menghajar Rayk.
"KHHIEKK!" Saat Raja semut ingin melayangkan pukulan lagi Rayk dengan kuat langsung menahannya. "Kekekeke... luar biasa, kau bahkan menghajar diriku di Angkasa. Kalau begitu...." Rayk melempar Raja semut kembali ke tanah dengan kencang. BOOM!
Raja semut tersungkur ke tanah penuh luka. "RAJAKU!" Para pasukan Raja semut langsung mengerumuni Rajanya, "Bahkan Raja sampai dibuat terluka seperti ini? Manusia itu sangat kuat." . tak berselang beberapa saat Rayk turun ke permukaan. Rayk juga dipenuhi oleh luka, meskipun Rayk terlihat sperti santai-santai saja faktanya ia juga terluka parah karena dihantamkan pada Meteor yang sebesar Planet. Raja semut kembali bangkit dengan tubuh yang terhuyung-huyung.
"manusia... tak kusangka kamu begitu sombong, apakah kamu tidak tahu tentang perjanjian Para Monster dengan Leluhur Para Manusia? tindakanmu ini akan memicu perang kembali.
kamu pikir karena apa kami di kurung dalam Loop Kekacauan? itu semua karena para Dewa tidak ingin kami tinggal berdampingan dengan Manusia, segel disini sudah ada selama 700 Ribu Tahun dan sudah melemah, dan tak kusangka pemicu perang besar ini adalah seorang Bocah kecil yang berpikir Monster disini ada untuk memperkuat dirinya."
Raja Semut kembali terjatuh karena kakinya tak mampu menopang tubuhnya lagi, Rayk meludah "Cuih!... sudah ngomongnya? kalau begitu kalian akan kumusnahkan."
Inersian Eye milik Rayk menyala, kemudian Rayk menggunakan salah satu Ultimate AO Skill miliknya ~[---King Of Domination---]~ "lihatlah mataku, masuklah menuju kedalam kehancuran, masa depan, masa lalu. kehidupan dan kematian jadilah satu dengan ketiadaan."
para Pasukan semut termasuk Raja semut sudah lenyap dari Loop Kekacauan. "haha... dipikirnya aku akan panik karena ancaman Perang Besar, jika ia mengancam aku hanya perlu melenyapkan Buktinya bukan?
lagipula saat ini Kerajaan ini Bukanlah milik para Semut lagi, karena mereka itu benar-benar sudah lenyap. tak akan ada satupun yang mengingat kalau ini Istana milik Raja semut kan."
"ah... Lelahnya" ucap Rayk sambil merengangkan tubuhnya.
^^^Bersambung....^^^