Our Love Is Different

Our Love Is Different
Bertemu Sahabat Lama



Dua orang pria berwajah putih itu saat ini sedang di cafe. Dilihat dari ekspresi wajahnya, mereka sedang serius entah membicarakan apa.


Kalian pasti tahu kan siapa yang ada di Cafe tersebut? ya dia adalah Indra Wilson, sang kakak Laurence dan sahabatnya, Aditya


Disini Adit cuma ada selewat ya makanya ga dijelaskan mendetailnya sahabat readers.


" Dit, lo gimana kabarnya bro? Udah lama banget ya kita lost contact."


"Gue baik, lo sendiri?" gumam Adit


"Gue mah, selalu baik aja selama hidupku yang lajang ini"


maaf ya pake bahasa Sunda campuran,soalnya author nya orang Sunda wkwk


"Wah, lo masih jomblo akut selama berabad abad zaman ini hahaha"


"ya gapapa lah jomblo, gue bukan gak laku! Tapi gue cuma pengen yang pas aja. Kebanyakan kan gak cocok sama gue. Lo tau kan gue gimana dari dulu" gumam Indra panjang lebar


" Oke, gue faham. Tapi lo jangan kelamaan jomblo nanti takutnya jamuran, lo tau kan jamuran?itu yang suka ibu ibu letakkan bajunya" gumam Aditya sambil tertawa sampai sampai ia memegang perutnya karena keasyikan tertawa.


"Huss!lo itu! ga takut apa lo ngehina gue nanti gue kirim lo ke kandang monkey!kaya yang sendiri nya ga jomblo aja!" sentak Indra merenggut wajahnya merajuk seperti anak kecil


"Bwuahahahaa......hu.. hu" nafas Aditya ngos-ngosan karena kelelahan tertawa


"Muka lo lucu kaya laci mau locot" gumam Aditya pipinya mengembung karena menahan tawa


"oke, kita ke intinya aja, udh berapa lama adik lo menghilang?"


"Hampir satu bulan lebih lah kalau dihitung hitung"


"Buset... lama amat adik lo?terus waktu terakhir kali dia mengunjungi tempat mana?"


Setelah Indra, menahan kesal karena Aditya terus saja menghina nya, kini wajahnya kembali murung lagi mendengar pertanyaan Aditya


"Iya, makanya gue butuh bantuan lo buat cari adik gue, gue gak punya siapa-siapa lagi selain dia Dit,"


"Gue faham gue faham." seloroh Adit menganggukkan kepalanya


"Dan gue akan bantu lo sebisa gue.Lo tenang aja, adik lo pasti ketemu ko" gumam Aditya menepuk pelan bahu Indra dan menguatkannya.


"Lo emang sahabat gue yang paling oncom"gumam Indra


"Lah ko oncom si, lo samain gue sama makanan ya Ndra!" kesal Adit lalu merenggut kan wajahnya


"Iya iya bro, maksudnya lo itu sahabat gue paling baik" ucap Indra dengan senyuman tulusnya


Aditya melebarkan senyumnya dan menganggukkan kepalanya.


"Jadi, dimana terakhir adik lo ngunjungi tempat?"


"gue gak tau Dit, yang terakhir gue tau, dia terakhir pamit sama gue ke kampusnya" gumam Indra lalu menundukkan kembali kepalanya karena menyesal


Menyesal tidak mengantarkan adik semata wayangnya karena terlalu sibuk urusan kantor dan buru buru saat itu.


"Lo jangan murung gitu lagi Ndra, muka lo tambah jelek kaya teman lo yang ada di ragunan" ejek Adit mencoba menghibur lagi Indra.


"Sialan lo! Lo nyamain gue sama monkey similikiti!" ucap Indra


"Bwuahahahaa...." tawa mereka pun pecah bersamaan dan Indra sedikit mengeluarkan air matanya karena ocehan Adit yang tak bermoral


" Lanjutin yang tadi sampai mana bos?" ejek Indra


"Gue akan cari tahu lebih lanjutnya, lo tenang aja, serahin semuanya sama gue, satu masalah hilang orang, semuanya beres Clair sama gue mah" gumam Aditya membanggakan dirinya


Obrolan tidak jelas mereka pun sudah selesai, hingga tak terasa Indra melihat jam tangannya. Dan kini sudah mulai petang.


" Dit, gue serahin semuanya sama lo ya, semoga adik gue cepet ditemuin. Dan,.. gue pamit bye"


"Ok" ucap Adit singkat mengedipkan sebelah matanya dan membulat kan


jari tangannya hingga membentuk huruf O.


Locot \= rusak/ melompat lompat keluar


bersambung...