Our Love Is Different

Our Love Is Different
Ingin Bermain main



Sanca terus mencoba mencari tahu identitas Laurence. Benar benar sangat gila, ia bahkan menyuruh orang untuk memaksa teman terdekat Laurence agar tahu tentang identitas nya. Ya, dia memang mengkrasak krusuk terus mendesak Oktavia, namun Oktavia tidak selalu menjawabnya.


Dengan gila nya ia menyuruh seseorang kepercayaan nya untuk mencari identitas Laurence, dan mendesak Oktavia dengan orangnya. Sebegitu jahat nya ya Sanca wkwk


Gagal, itulah pikirannya saat ini. Ia selalu gagal menemukan identitas Laurence yang selama ini terus dicarinya. Dengan putus asa, Sanca kemudian mencari ide lain agar bisa tahu identitas Laurence dan tahu alamat rumahnya, agar leluasa mendekati Laurence yang sudah lama ia dambakan.


“ Sepertinya aku harus mengikutinya, saat pulang dari kampus nanti.” seringai nya tipis


Bodo amatlah dengan urusan perusahaan, itu bisa di handle oleh Asisten dan Sekretaris nya, pikirnya.


...........**************


Tenonet .. tenonet


“ Hallo Tuan, ada urusan mendesak di kantor. Sebaiknya anda segera kesini” ucap Jack dibalik telfon nya


“ Baiklah Jack, Aku akan segera kesana ” gumam Aldebaron


Ia penasaran, biasanya Jack bisa menghandle saat ia keluar sebentar. Namun tidak hari ini, entah apa urusan yang harus diselesaikannya.


Segera mengantarkan Laurence untuk pulang, kemudian Aldebaron melajukan kendaraan nya menuju Addison TBK, perusahaan nya yang ada di Indonesia.


Tidak tenang, Aldebaron cepat cepat melajukan kendaraannya. Mendengar Jack seperti tertekan, ia buru buru sekali.


“ Ada apa Jack”


“ Maaf Tuan, perusahaan misterius yang tidak dikenali siapa pemiliknya, menyerang perusahaan kita dengan virus dan hampir membocorkan data kita kepada musuh, hingga penurunan saham drastis jika tidak cepat cepat kita tangani”


Aldebaron mengerutkan keningnya, sedetik kemudian menatap tajam lurus ke depan


“ Siapa yang berani bermain main denganku, aku tidak akan segan segan membunuhnya dan menghabisi seluruh bisnisnya” gumam nya dengan dingin


“ Baiklah Tuan ”


Sang Cyber itu, diam diam memang sudah ditempatkan di ruang rahasia perusahaan, jika ada hal yang mungkin tidak mengenakan bagi perusahaan.Seperti saat ini, sangat dibutuhkan. Hal itu memang sudah di duganya, karena memang dia juga bekerja dari dalam agar keamanan perusahaan bisa terjaga.


“ Ayo, kau dipanggil Tuan Muda”


Sang Cyber itu menganggukkan kepalanya, dan langsung mengikuti arah langkah kaki Jack memasuki ruangan Aldebaron


“Cepat bereskan apa yang dilakukan orang orang bagendit itu” gumam Aldebaron dingin


“ Baik Tuan, tadi pun hampir mereka sebarkan data penting perusahaan kita, untung saya bisa mencegah nya dan kembali menyerang mereka dengan virus virus buatan saya yang menyebabkan komputer mereka rusak”


“ Kerja yang bagus, kau akan mendapatkan hakmu jika kau menyelamatkan perusahaan ku dan membuat perusahaan mereka hancur,”


“ Itu hal mudah Tuan, sudah kewajiban saya sebagai hacker perusahaan ini untuk melindungi nya, dan jika Tuan mau, kita bisa menghancurkan perusahaan kecil itu dalam satu menit mereka akan hancur bahkan butiran debu kehancuran nya pun tidak akan terlihat” ucapnya


“ Baiklah terserah kau saja. Lakukan apa yang harus dilakukan, Mereka mencoba ingin bermain main dengan rupanya” seringai nya licik


Benar saja, dalam satu menit perusahaan itu sudah hancur di tangan PT Buana TBK Addison, perusahaan kecil yang berani mencari gara gara dengan anak perusahaan raksasa di Asia dan Eropa. Hal itu tidak memungkinkan bagi perusahaan kecil yang mencoba mencari masalah dengannya.


Aldebaron mencurigainya, mana mungkin perusahaan kecil seperti itu ingin menghancurkan nya, atau mungkin seseorang memperingati nya dan ingin menancapkan api permusuhan dengan Aldebaron, pikirnya


Maaf ya readers, author jarang up


jangan lupa ya like dan comment nya hehe. Tanpa kalian pembaca setia, Author masih remahan rengginang mungkin wkwk✨


bersambung...