
Pria itu acuh tak acuh saja saat semua orang menatapnya dengan penuh tatapan kagum. Bahkan, ia baru pertama kali menemui gadis cerewet yang menurutnya pesona nya tidak bisa tertandingi oleh gadis gadis lainnya.
Mungkin, di depan wanita itu pria itu cuek seolah tidak peduli. Tapi, di dalam hatinya ia sangat menyukai gadis itu pada pandangan pertama.
"Hmm.. Aku akan mendapatkanmu gadis ku, lihat saja nanti" seringai nya licik
Pria itu menelfon seseorang kepercayaannya,
tenonet tenonet...
"Bisa kau kesini sebentar Ver" gumamnya dengan tegas
"........"
Tak lama, seorang pria yang tak kalah tampan juga dengannya, memunculkan diri.Seolah perintah tuannya itu mutlak. Langsung dilaksanakan.
"Ada apa Tuan"
"Ver, kamu selidiki gadis yang menabrakku tadi saat di kampus" ucapnya dengan tersenyum tipis
"Baik tuan, dalam waktu satu hari saya akan membawa berkasnya kesini" gumamnya
" Tidak Vero! aku ingin hari ini juga kau bawa berkasnya,.. Aku ingin mengenal gadis itu lebih jauh" ucap pria misterius itu.
"Baik tuan, akan saya usahakan"
"Hmmmm" jawabnya dengan datar
Pria misterius itu adalah anak dari pemilik Rumah Sakit Betha Medika. Mereka hanya tahu itu saja, padahal jelas jelas pria itu banyak identitas nya, dan kekayaan nya pun tak jauh dari Aldebaron. cuma beda satu langkah saja jika bersaing di dunia bisnis.
Pria itu bernama Raka Abimanyu, dibesarkan di Jerman. Ayahnya berdarah Jerman. Sedangkan ibunya berdarah asli Indonesia.
Wajar mukanya menurun dari ibunya, sedikit secuil dari ayahnya.
Rumah Sakit Betha Medika, hanyalah sebagian kekayaan nya saja. Padahal Rumah Sakit itu rumah sakit Terbesar kedua setelah Rumah Sakit Addison Hospitals Group, yakni Rumah Sakit milik Aldebaron.
Ia tinggal di Indonesia, karena mencari identitas tunangannya yang sudah lama menghilang setelah dua puluh tahun yang lalu. Ya, ia disuruh oleh orangtua tunangannya untuk membawa kembali putrinya yang sudah lama menghilang. Sejak dalam kandungan, mereka sudah dijodohkan sejak membentuk embrio. Tapi, ia malah jatuh cinta pada gadis itu, bernama Laurence.
Kekayaan nya meliputi pertambangan batu bara, minyak dan gas. Sebagian besar nya Rumah Sakit yang ada di Jerman, dan Betha Medika hanyalah anak Rumah Sakit yang ada di Jerman.
Waktu terus berjalan, sore itu ia kembali didatangi oleh Vero, asisten nya. Tidak sulit bagi Vero untuk mencari tahu identitas Laurence.
"Maaf Tuan, saya sudah menemukan berkas yang anda cari tentang Nona Laurence Angelina Tuan" gumamnya
"Owh,.. namanya Laurence Angelina. Nama yang sangat cantik Ver, lanjut bacakan!" titahnya
"Namanya Laurence Angelina Tuan, dia tinggal di kawasan sederhana perumahan Pelita. Dia ditinggalkan oleh kedua orangtua tirinya, yang ia sendiri sampai sekarang belum tahu tentang identitas aslinya. Laurence tinggal bersama sang kakak tirinya, dan mempunyai pacar bernama..." belum sampai Vero menjelaskan..
"Stop Vero, aku tidak mau mendengar tentang pacarnya, selagi dia belum menikah, aku akan tetap maju. Dan jika mereka sudah menikah pun, kalau mereka tidak bahagia aku akan terus maju Ver, gadis itu berbeda dari wanita seperti yang pernah aku temui, Lihat saja gadis itu akan menjadi milikku! tidak peduli siapa pacarnya, palingan bocah ingusan yang se fakultas dengannya" seringai nya licik
" Tidak Tuan, Anda belum mendengarkan apa yang saya bicarakan, kalau anda tahu siapa pacarnya Anda akan berulang kali untuk berfikir Tuan" bantahnya
" Tidak Ver, Aku tidak peduli. Memang siapa kekasihnya itu?" gumamnya
"Kau jangan mengulur waktu Ver, cepat katakan!"
" Nama kekasihnya, Satria Aldebaron Addison Tuan, Asal Inggris dan anak laki satu satunya dari keluarga Addison Tuan, keluarga paling..."
Vero tidak melanjutkan ucapannya saat Tuannya kembali berbicara
"Stop Ver, aku tahu sepak terjang Aldebaron, kau tenang saja Aku akan tetap pada pendirianku. Aku akan merebutnya!" sorot matanya menatap lurus ke depan
" Tapi tuan, keluarga itu sangat berbahaya, mudah saja bagi mereka menjatuhkan kita. Apalagi Aldebaron terkenal sangat kejam jika ada sesuatu yang menyentuh apalagi merebut miliknya " ucapnya menasehati
"Kau jangan terlalu banyak bicara Ver, kau sangat tahu aku. Aku akan tetap pada pendirian ku. Memang mudah saja dia mengalahkan ku dalam bisnis, semua dia merebut para investor besar ku. Aku tidak ingin kalah lagi dalam percintaan" ucapnya tajam
"Baiklah, baiklah, terserah Anda Tuan. Saya hanya tidak ingin terjadi sesuatu apapun pada diri Anda" gumamnya lalu meninggalkan Raka sendiri yang tersenyum licik sambil meneguk wine nya.
_________________
" Terima kasih, saya sangat puas bekerja sama dengan seorang Milyarder di Daratan Eropa dan Asia ini" ucap seseorang kepercayaan dari mendiang Rob Rendson, bernama Vick.
Vick, yang memegang kendali perusahaan setelah Rob Rendson meninggal. Ia dipercaya oleh istrinya, Laura. Karena Laura tidak mungkin memegang langsung bisnis suaminya,karena ia juga mempunyai bisnis sendiri yang tak kalah besarnya. Semua ini hanya sementara, jika putri semata wayangnya ia temukan, maka ia akan menyerahkan pundak tanggung jawab kedua perusahaan miliknya dan suaminya untuk dikelola oleh putrinya.
" Anda terlalu memuji saya Tuan, saya hanya melakukan tugas saya disini, karena semua itu milik orangtua saya" gumam Aldebaron
"Haha.. saya sangat beruntung bisa bekerja sama dengan PT GA ini Tuan Aldebaron, semoga kita kedepannya bisa membangun proyek yang lebih besar lagi"
"Tentu, Tuan Vick saya akan meluncurkan ide dan meninjau lokasi yang tepat untuk proyek kita nanti" gumamnya
Setelah Aldebaron sudah menguruskan proyeknya, ia akan kembali terbang ke Indonesia. Negara wanitanya yang sangat ia cintai dan rindukan.
Hari ini ia akan terbang langsung ke Indonesia.
"Hallo, siapkan tiket untuk hari ini ke Indonesia " gumam Aldebaron pada seseorang dibalik telfonnya
“......”
“Sangat lelah hari ini. Aku akan merebahkan diri dulu sebentar, sebelum berangkat ke Indonesia ” gumamnya
Lalu Aldebaron mendaratkan badannya di ranjang king size itu. Ia akan terbang ke Indonesia begitu tiketnya sudah dipesan oleh orang kepercayaan nya.
_____________
Hari ini, Indri bergegas menuju pelataran hotel. Memang ia bekerja di bar. Menjadi sewaan orang orang hidung belang yang memenuhi hasratnya pada bar tersebut.
Indri bekerja sebagai wanita malam di bar terbesar di kota J. Bar itu memang tidak bisa diketahui oleh polisi, karena memang pemiliknya menutupi bar itu diluar menjadi sebuah restoran besar, namun dibaliknya itu adalah sebuah Bar.
Indri bisa sekolah di Universitas Brawijaya itu juga berkat uang hasil jerih payahnya menjual harga dirinya. Ia tidak mempunyai cara lain, karena orangtuanya meninggal hingga ia harus menyekolahkan adiknya. Ia terpaksa, meskipun begitu hatinya begitu busuk pada seorang yang mencoba melebihi kecantikannya. Ya, dia sangat benci pada Laurence yang saat sekarang, menjadi wanita yang dipuja puja di kampus. Ia menjadi tergeserkan dengan keberadaan Laurence, makanya ia sangat membenci seorang Laurence.
Jangan lupa ya like nya. Like mu semngatku wkwk
bersambung....