
Aldebaron sangat cemas sekali. Memang orangtuanya sangat mengutamakan status kebangsawanan. Saat ia membawa Eloise pun, Mommy nya langsung menyeleksi Eloise, dan Mereka tidak diizinkan untuk bersama. Karena memang, Eloise meskipun seorang pemegang suatu perusahaan, bukan berarti dia bangsawan. Hanya saja, ia memang mempunyai beberapa cabang perusahaan, dan pusat nya adalah Indonesia. Ya, Eloise asli orang Indonesia.
Mereka langsung kembali pulang, karena memang hari sudah mulai memasuki siang.
“ Baby, ayo kita pulang. Atau kamu mau jalan jalan dulu” tanya Aldebaron menaikkan salah satu alisnya
“ Yeyyyy. Ayo, aku belum mau pulang, di rumah sangat membosankan.” seru nya
Aldebaron lalu memangku badan Laurence. Meskipun langsing, ya tapi berat badannya sangat besar loh. Lebih berat dari gajah wkwk
Mereka memilih untuk bermain di perbukitan yang asri, yang menentramkan hati dan pikiran.
“ Baby ayo kita turun. Apa kamu mau aku gendong?” tanyanya
“Oh tidak tidak.Aku takut kamu keberatan hehe”
“Ya oke. Tapi kamu memang berat sayang, walaupun begitu aku tetap sayang” gombal Aldebaron yang sudah kadaluarsa
“ HM.. kamu ternyata suka gombal ya? Apa kamu selalu gini ke setiap cewek?” tanyanya curiga
“ Ya nggalah. Kamu tahu sendiri kan waktu pertama kali kita ketemu? Aku gak sembarangan bicara sama wanita. Saat kamu tertabrak pun, ada rasa iba dan sedikit magnet yang mencoba ku selalu ingin mendekat” ucap nya
“ Dan ya,.. biasanya pada orang lain aku tidak segan segan meninggalkannya kalau bukan kamu. Entah kenapa sangat aneh sekali, seperti saat pertama ku menolong Eloise”
Laurence melebarkan senyumnya, saat pria itu mencurahkan seluruh isi hati nya, karena telah berbicara jujur. Namun, saat pria itu menjelaskan Kalimat terakhir, Laurence mengerutkan keningnya, penasaran dengan sosok yang bernama Eloise tersebut.
“Kenapa baby. Ada apa?”
“ Tidak. Aku hanya penasaran dengan perempuan yang bernama Eloise itu. Siapakah dia?Apa dia mantanmu?Eh dan... Apakah dia sangat cantik”
Aldebaron menatap lurus ke depan. Tatapan matanya kosong, saat kekasihnya tidak berhasil ia selamatkan. Karena tertabrak oleh mobil.
“Sayang,.. ga papa kalau kamu belum siap menceritakan nya. Jangan bersedih, aku akan tetap menemani mu apapun yang terjadi, kalau hendak terjadi sesuatu dengan kita” seru Laurence menggapai lengan Aldebaron dan merengkuhnya, menenangkan pria itu dari traumanya terhadap wanita.
Aldebaron sangat takut, ketika wanita yang memang menjadi pilihannya, menjadi wanita yang sangat dicintainya, kembali meregangkan nyawanya akibat ulahnya tetap mempertahankan hubungan tersebut.
“ Tidak apa apa baby. Aku akan menceritakan nya. Saat itu, Eloise adalah wanita satu satu nya yang mengubah hidupku, dia cantik dan baik bahkan hatinya sangat baik. Kami saling mencintai, namun sibuk dengan karir masing masing. Aku jauh di Inggris dengan Bisnisku, begitu pun dia. Dia juga mempunyai beberapa cabang perusahaan, pusat nya di Indonesia. Dia selalu bulak balik Indonesia- Inggris dan menemuiku saat kami memiliki waktu senggang. Bahkan, saat itu aku sudah mengenalkan nya pada orang tua ku. Namun mereka tidak setuju, karena memang status kebangsawanan diutamakan disana. Keluarga ku tetap memegang teguh pendiriannya, memang Eloise sangat kaya dan mempunyai perusahaan, namun ia memang bukan bangsawan. Jadi orang tua ku tidak mengizinkan nya dan tidak merestui hubungan kami. Saat itu aku tidak peduli, bahkan Eloise memaksa agar aku menjauhi nya. Ia tidak ingin aku bertengkar dengan kedua orang tua ku. Namun, aku tetap teguh pada pendirian ku dan benar benar sangat mencintai nya karena keluguannya dan kepolosan nya. Bahkan, ia memang pribadi yang sangat amat baik. Lebih baik dari sifat bidadari, ya mungkin seperti itu Eloise dimataku. Hingga, saat itu Eloise menghilang setelah orang tua ku tidak mengizinkan hubungan kami dan aku tetap kukuh pada pendirian ku untuk tetap bersamanya. Namun, firasatku benar jika orang tua ku yang telah menyewa beberapa kawanan mafia berbahaya, yang menyekap Eloise dan berniat membunuhnya. Aku kelimpungan karena sangat Sungkar sekali untuk menemukan keberadaan Eloise. Aku sangat terpukul hingga aku seperti orang gila yang mencari keberadaan kekasihnya. Waktu itu pula, mereka sangat kuat tetap menyembunyikan Eloise dari ku. Meskipun mereka melihat perubahan ku saat Eloise meninggalkan ku. Ternyata memang, Eloise disekap oleh kawanan mafia itu, dan saat itu aku mencoba mencari tahu sendiri, saat itulah aku tidak menemukannya disekap, namun yang ku temukan adalah Jack, orang yang saat ini menjadi orang kepercayaan ku. Saat itu setelah perjalanan pulang bersama Jack, aku melihat seorang perempuan tergeletak di jalan. Dan benar saja, orang orang berkata bahwa Eloise tertabrak karena ia tidak memperhatikan lalu lintas dan menggebu gebu ingin menyeberang. Aku sangat terpukul sekali saat itu, Eloise dengan banyak luka lebam di sekujur tubuhnya yang terlihat merah merah sekali. Dan juga darah yang terus mengalir di tubuhnya. Aku sangat syok sekali mengingat kejadian itu, saat membawa nya ke rumah sakit, mereka mengatakan bahwa Eloise tidak tertolong. Dan ...”
Aldebaron tertunduk lesu karena menceritakan masa lalu nya yang membuat nya kembali merasakan luka yang dirasakan oleh Eloise. Wanita yang dicintainya dulu.
“ Mungkin Eloise melarikan diri dari mereka, dan tertabrak” gumam Aldebaron lagi
Laurence merangkul tubuh Aldebaron, karena memang ia juga merasakan sakitnya, perjuangan Eloise yang di sekap. Mungkin ia disiksa habis habisan, karena mendengar cerita dari Aldebaron karena luka di sekujur tubuhnya sangat dalam sekali, merah merah ati dan hijau.
Menenangkan Aldebaron yang masih terpukul meskipun sudah lama, Laurence kemudian mengecup singkat bibir Aldebaron agar tidak bersedih lagi. Ya, kemudian ia mengusap punggung sang kekasih agar lebih tenang. Di tempat tentram seperti ini, ia dan Aldebaron merasa sangat tenang mencurahkan seluruh isi hatinya.
Laurence memang tidak pernah mempunyai seorang kekasih, karena memang ia tidak fokus pada itu, dan tidak mengenal para pria yang menurutnya buaya. Mereka hanya mengucapkan janji, dan Laurence tidak suka pada pria seperti itu.
Saat bertemu dengan Aldebaron, Laurence merasakan kedinginan pria itu, dan sangat canggung sekali untuk meminta pertolongan pada Aldebaron saat di rumah sakit. Namun, ia kini ternyata melihat sisi rapuh kekasihnya itu setelah mengenal Aldebaron lebih jauh.
Laurence juga sangat mencemaskan, apabila ia bernasib sama seperti Eloise. Ya, mungkin ia tidak akan seperti Eloise, ia berusaha untuk itu. Dan selalu terus berada disisi Aldebaron. Meskipun ia bukan seorang bangsawan, Laurence akan tetap mempertahankan hubungan nya dengan Aldebaron, karena memang pria itu sangat baik padanya, dan Laurence akan terus berusaha untuk meyakinkan Aldebaron agar berusaha untuk bertahan, apapun yang terjadi.
“ Sayang,.. jika aku seperti Eloise nanti,bahkan lebih buruk. Aku janji akan bertahan. Aku akan membuktikan pada orang tua mu bahwa memang kekuatan cinta kita berbeda. Our Love is Different, mereka tidak akan pernah bisa merasakan nya” seru Laurence dengan tegasnya
Jangan lupa like dan comment ya teman teman 🌹
bersambung....