Our Love Is Different

Our Love Is Different
Aku sangat merindukanmu.



“ Tuan, apa Anda akan benar berangkat ke Cambridge hari ini?” tanya asisten nya


“Tentu saja, aku akan mengejar cintaku, Laurence ku” gumamnya dengan tersenyum tipis


“Kau urus semua pekerjaan ku disini oke. Aku akan kembali saat Laurence ku kembali denganku ” seringai nya licik


“Bagaimana kalau dia tidak akan kesini lagi. Tuan?” tanya nya polos


“Kau bego atau bloon ya! Tentu saja Laurence akan kesini, kan Abang nya disini! ” gumam nya dengan sedikit membentak


“Baiklah, Saya permisi Tuan” gumam nya lalu membungkuk hormat dan keluar


'Laurence... I'm coming...' batinnya tersenyum puas akan menyusul Laurence, sang tambatan hatinya.


Ya, pria itu adalah Raka, orang yang selalu tak berhasil mendapatkan hati seorang Laurence Angelina.


______________________


guk guk guk


Pria itu meneguk susu yang ada di nakas.


“Sayang, kau kenapa minum lagi ya sampai sakit seperti ini?” tanya sang Mommy lembut seraya mengusap bahu Aldebaron


Sebenarnya, Mommy Aldebaron sangatlah baik jika mengenal lebih jauh. Hanya saja, Mommy Aldebaron sangat mengutamakan status kebangsawanan jika menyangkut keluarganya, terutama untuk harga dirinya Dimata publik dan teman-teman nya. Jika tidak, maka akan seperti itu, akan menghalalkan segala cara agar ambisi nya terpenuhi. Seperti saat Eloise meninggal, ia hanya menggunakan cara itu agar memisahkan Eloise dari Aldebaron. Karena menyuruh Eloise pergi dengan menyogoknya menggunakan uang itu tidak mempan.


Dan sekarang, kesempatan yang sangat bagus untuk mempengaruhi Aldebaron yang sedang bermasalah dengan Laurence. Namun ia harus mencari akar masalah dari permasalahan mereka.


tenonet tenonet..


“Kau harus mencari tahu apa permasalahan hubungan Tuan muda mu” ucapnya di seberang telepon kepada Jack.


“ Siap nyonya, saya akan mencari tahu” gumamnya


“Mommy tadi nelfon siapa?” tanya Aldebaron lirih


“Itu Son, Mommy nelfon Daddy karena dia jangan pulang telat lagi loh gtu” ucap sang Mommy seraya melebarkan senyumnya


“Oh ya?Kirain nelfon siapa gitu” gumam nya


“Son, besok ada kedatangan putri dari teman Mommy, mereka ingin mengenalkan putri mereka pada Mommy” seru nya


“Oke” ucap nya datar


“Apa kau tidak mau sayang?” tanya Mommy seraya berpura pura sedih


“Kalau tidak mau biar Mommy batalkan saja ya ” gumam nya dengan masih berekspresi berpura pura sedih.


“Mom, aku mau Mommy boleh kenalkan putri teman Mommy padaku. Kalau cocok aku mau menikah dengannya” gumam Aldebaron merendahkan sedikit suaranya dan melembut


Karena terpaksa dan tidak mau durhaka pada sang Ibunda, ia takut dosa seperti dalam ajaran Islam. Namun Aldebaron juga masih tetap kukuh ingin Laurence kembali dan mempertahankan cinta mereka.


'Kalau saja kamu menghubungi ku ataupun datang kesini menemui ku dan menjelaskan semuanya secara jelas, pasti aku akan memaafkan mu' gumamnya dalam hati seraya berharap


“Kamu kenapa Son, ko mukanya keliatan sedih gitu. Ada yang terasa?” tanya sang Mommy khawatir


“Tidak!” gumam nya seraya tersenyum lembut


“Apa kau ada masalah?Coba cerita sama Mommy..” seru wanita paruh baya itu


“Tidak!Aku hanya rindu Indonesia Mom...”


“Kau bisa kembali lagi kesana jika kau mau. Mommy juga akan mengizinkan mu” seru nya


“Mom, anak cabang disana sudah ku tangani. Jadi tidak ada alasan lagi untuk aku menginjakkan kaki disana” gumamnya seraya menatap lurus ke depan


“Kecuali, jika aku ada tujuan disana. Dan sekarang tujuan ku sudah hilang.Jadi, aku tidak akan kesana” Gumamnya


“Tujuan?Maksudnya tujuan apa Son?” tanya nya sedikit mengerutkan dahinya


“Jadi, sekarang tujuan itu hilang dan kamu tidak ingin memajukan perusahaan disana, begitu?” tanya nya dengan sedikit aneh


“Bukan begitu juga Mom, ah sudahlah Mommy tidak akan faham karena sudah tua” sembari menggaruk kepala yang tidak gatal karena terjebak dengan ucapan sendiri


“Dasar anak kurang ajar!Ku kutuk kamu menjadi cacing!Biar tidak bisa berjalan” seru sang Mommy dengan sedikit kesal


____________________


Ditengah tengah Roof top apartment nya, wanita berparas cantik itu tengah melamunkan melakukan kenangan indah bersama kekasihnya seraya melihat lihat handphone yang digenggam nya.Wanita itu terlihat sangat bahagia sekali seolah-olah dia merasa ada di momen itu. Momen dimana kedua insan melabuhkan cinta mereka di hari hari spesial.


“Aku sangat merindukan mu sayang... ” seru wanita itu berteriak lalu terduduk lemas seraya memeluk kedua lututnya


“Apa kau tidak merindukanku!” teriak nya kembali dengan air mata yang sangat bercucuran dan lemas terutama lemas dengan hatinya.


Sudah seminggu ini ia harus menelan pil pahitnya karena Aldebaron sudah jauh dan mungkin sudah sangat kecewa terhadapnya. Apakah ia pantas dimaafkan setelah menghancurkan hati Aldebaron itu?pikirnya.


“Laurence sayang.. buka pintunya nak” ucap Mommy Laura dengan cemas nya seraya mengetuk pintu dengan keras.


“Apa kau sedang tidur?atau tidak mendengar Mommy sama sekali nak?” ucap wanita paruh baya itu dibalik pintu


Kretak..kretak..


“Ini di kunci. Bagaimana aku bisa masuk” Gumamnya pada diri sendiri lalu ia ingin mencari cara lain dan akan menghubungi handphone Laurence.


Tenonet.. tenonet


Layar handphone Laurence tiba tiba berdering dan Laurence yang sedang memandang foto nya dengan Aldebaron langsung mengangkat telfon itu dengan menghapus air matanya.


“Hallo Mom” ucapnya dengan sedikit serak


“Kamu kenapa Nak?Apa kau sedang sakit?!Kenapa suara mu terdengar serak” ucap nya dengan lembut


“Tidak apa apa Mom. Oh ya, kenapa Mommy menelfon ku padahal kita kan seatap” tanya nya polos disela sela menghentikan tangisannya


“Kau ini! Mommy sedang khawatir padamu dan sedang berada di pintu kamarmu?!Apa kau tidak mendengar teriakan cempreng Mommy?!” tanya nya dengan cemas beruntun-untun


“Ha, gimana?! Apa iya Mommy dibalik pintu? Tapi aku tidak mendengar ya?” tanya nya polos


“Memangnya kamu dimana Nak?”


“Aku sedang berada di rooftop depan kamar Mom, menikmati indahnya embun di pagi hari”


“Tentu saja kamu tidak akan mendengarkan teriakan Mommy Laurence! Kamu ini bagaimana sih Mommy teriak teriak ternyata kamu sedang berada di rooftop!”ucap nya dengan kesal menggertakan giginya


“Hehe apakah aku yang salah atau mommy yang salah?” tanya nya


“Tentu saja kamu lah! Cepat buka pintunya!” sambil menggerutu


“Baiklah, Tuan ratu yang galak ” ucap Laurence dibalik telfonnya dan tak melihat wanita paruh baya itu sedang menahan kesal jika terus terusan berhadapan dengan Laurence.


Brakk


“Mommy kenapa Mommy berada dibalik pintu jadi Weh terjengkang ” seru Laurence sambil memegang perutnya yang tidak kembung menahan tawa


“Mommy tadi ingin masuk karena kamu belum membuka pintu juga. Lalu Mommy mendengar suara krusak krusuk takutnya terjadi sesuatu dengan kamu. Eh kepala Mommy jadi terjedot gini jatuh lagi sangat sakit Laurence, ” gerutu nya panjang lebar


“Suruh siapa da berada di dekat banget. Laurence kan gatau” sahut nya tidak ingin kalah dengan melipatkan tangan diatas perutnya


“ Yasudah, ayo kita makan. Hari ini Mommy akan pulang Nak. Karena banyak pekerjaan yang menunggu Mommy. Apa kau mau ikut dengan Mommy?” tanya nya dengan penuh harap


“Mom,..” seru Laurence lirih


bersambung...


Jangan lupa like dan comment ya.✨


Alafyuuuu All🌹