Our Love Is Different

Our Love Is Different
Maafkan aku!



~ Happy Reading 💖💖💖~


Coventry, London.


Wanita paruh baya itu tengah berbincang bincang dengan wanita yang sangat cantik, seksi dan dari tampilannya memang seperti keluarga bangsawan.


“ Stef, kau sangat cantik dan baik, Tante sangat menyukai mu. Terutama sebentar lagi kau akan menikah dengan Aldebaron” Gumam wanita tua itu dengan senyum yang merekah di wajahnya.


“Hehe, tante bisa aja. Kan Stef ini wanita, ya wanita harus bisa menjadi cantik” sahut nya tak kalah ramah membalas wanita paruh baya itu.


“Anak Tante pasti sangat beruntung menikahi kamu. Oh ya? Bagaimana dengan kakak mu apakah dia sudah menemukan tunangannya yang hilang?” tanya wanita paruh baya itu dengan menaikkan sedikit alisnya.


“Belum Tan, belum ada kabar. Kakak hilang kabar setelah ia berangkat ke Indonesia, setelahnya dia tidak pernah menghubungi kami lagi” ujar nya dengan wajah yang terlihat murung.


“Tidak perlu bersedih, kakak mu pasti sedang sibuk. Berbaik sangka lah Stef, ” seru nya dengan mengelus lembut bahu Stefanie.


“Ya Tan, tapi Mami dan Ayah selalu menanyakan kakak dan bersedih, meskipun aku selalu ingin membuat mereka terhibur” gumamnya lirih.


_____☃️☃️☃️______________________


Aldebaron lupa ia hari ini telah berjanji pada sang Mommy untuk bertemu anak temannya. Aldebaron malah senang bercengkrama dengan Laurence dan melepaskan semua yang dirasakannya.


Tenonet tenonet


“Tunggu ya Baby, aku mengangkat telfon dulu” gumam Aldebaron melepaskan tangan halus Laurence.


Laurence hanya menganggukkan kepalanya pertanda ia setuju.


“Ya Hallo Mom, ” tanya Aldebaron dibalik telfonnya.


“Kamu dimana Son?” tanya balik sang Mommy pada Aldebaron.


“Aku masih di Cambridge Mom, memangnya kenapa?” tanya nya polos.


“Aduh kau ini!Mommy dari tadi nunggu sama anak teman Mommy. Mommy kira kamu sudah dijalan. Ini masih di negara orang!” gerutu nya dengan kesal dibalik telfonnya.


“Memang nya kenapa Mommy nungguin aku?” tanya Aldebaron polos.


“Tentu saja ingin mengenalkan mu pada anak teman Mommy. Kita jauh jauh hari sudah berjanji Son! Kau kenapa masih di sana?Apa kau tengah menemui kekasih mu itu?” tanya nya dengan kesal.


“Mommy ko bisa tahu memangnya Mommy peramal ya?Atau ngga Mommy nempatin anak buah Mommy disini?” tanya Aldebaron menyelidik dengan melenggak lenggok ke kanan, kiri, belakang dan depan mencari apakah ada yang memata matai nya.


“Mommy hanya menebak saja. Kau sudah mengingkari janji mu kepada Mommy demi wanita itu!Kau sangat keterlaluan Disson!” bentak nya dengan kesal sembari menutup telfonnya dengan kasar.


Ia menatap lurus kosong, kemudian sesaat langsung menghampiri kekasihnya yang tengah mendengarkan pembicaraan nya dengan sang Mommy.


“Ya, aku lupa hari ini aku sudah berjanji untuk pulang. Sumpah baby, demi apapun aku lupa.” Ujar nya dengan sedikit lirih


“Kau lupa pasti karena aku ya kak?” tanya nya dengan wajah yang murung.


“Tidak, bukan karena kau baby. Aku hanya lupa saja, tadi kan aku belum menyelesaikan pekerjaan ku disini” gumamnya dengan sedikit merendahkan suaranya.


“Kamu harus segera pulang kesana kak. Aku khawatir Mommy semakin marah padamu.” Seru Laurence dengan mengusap lembut bahu Aldebaron.


“Kau mengusirku?” tanya nya dengan menaikkan sedikit alisnya.


“Tidak. Tentu saja tidak, aku khawatir kamu berseteru lagi dengan Mommy gara gara aku kak. Kau harus mematuhi Mommy mu kali ini” seru Laurence dengan sabar.


“Kamu tidak ingin berselingkuh dari ku lagi kan dengan mengusir ku seperti ini?” tanya nya dengan menyipit.


“Kau sangat keterlaluan kak!Aku begini karena aku takut Mommy semakin tidak menyukai ku dan merestui hubungan kita!” sentaknya dengan mata yang berkaca kaca.


“Maaf, maaf baby. Aku takut kau pergi dari ku lagi dan berpikir dengan pria bloon itu, ” gumamnya dengan lirih seraya memeluk Laurence dan menenangkan nya.


“Kau harus mengintropeksi kak. Bukannya kau yang pergi dariku tanpa mendengarkan penjelasan ku dulu?” lirih nya dengan sedikit menitikkan air matanya yang telah menetes.


“Ya aku salah baby, maaf. Maaf karena sudah mengungkit nya lagi”


“Ya, kau pulanglah kak. Perbaiki hubungan dengan Mommy mu.” Seru Laurence dengan lirih.


“Baiklah, tapi aku khawatir dengan mu disini. Dan aku, aku sangat takut nanti Mommy akan menagih janji nya dengan menikah kan ku dengan wanita pilihannya” gumam nya menatap lesu ke depan.


“Kita harus mempertahankan hubungan kita. Aku tidak akan membiarkan pria ku direbut oleh orang lain” Ucap nya dengan tegas.


“Baiklah, kita pulang yu”


“Ya, apa kau sekarang akan menginap di Apartment ku?” tanya Laurence.


“Tidak. Aku akan pulang hari ini, ya walaupun sedikit lelah tapi gapapa.” Gumamnya.


“Kau beristirahat lah dulu kak, aku akan menyiapkan makanan untukmu sebelum kau berangkat ke sana.” Seru nya.


“Baiklah, jika kau memaksaku. Kau memang calon istri yang sangat perhatian baby. Aku sangat bersyukur sekali” ujar nya dengan tersenyum lebar.


bersambung...


Jangan lupa like dan comment ya. Like mu semangat ku🤗