
Seorang wanita Paruh baya, saat ini sedang mengembangkan produk yang ia ciptakan. Terkhusus nya untuk putri kesayangannya yang sudah lama menghilang selama dua puluh tahun lamanya.
Wanita itu, menciptakan gaun khusus orang orang bangsawan, tepatnya untuk para putri konglomerat. Gaun yang ia rancang, sangat berkualitas, dari dulu hingga sekarang.
Hari ini ia akan membuat gaun rancangan untuk putri semata wayangnya,
'jika suatu saat putri ku akan ku temukan, aku berjanji akan memberikannya gaun ini.Khusus untuknya, dengan ide dan tangan ku sendiri yang membuatnya. Kamu pasti akan cepat ditemukan nak. Papamu berusaha mencarimu bertahun tahun lamanya, suatu saat nanti pasti ketemu' batinnya sembari memegang gaun brukat warna ungu, yang didesain khusus nya. Dengan menggunakan berlian 150 karat. Sangat cantik memang jika dipakai oleh seorang Laurence.
Pembuatnya Adalah Laura Stefhanie Rendson.Wanita itu adalah Desainer yang paling terpopuler. Dan istri dari Rob Rendson.
Pria paling kaya nomor tiga di daratan benua Eropa.
Laura, berumur 52 tahun.Sedang kan suaminya Rob Rendson, berumur 58 tahun.
Ia mempunyai putri semata wayang nya yang sudah lama menghilang saat ia berumur 7 hari. Bayi mungil itu menjadi sasaran sang Musuh. Karena satu satunya pewaris dari Desainer terkenal dan Perusahaan Rendson Burberry Corptions.
Hingga saat ini, kedua orang tua paruh baya itu meyakini bahwa putri semata wayangnya masih hidup dan baik baik saja. Dan mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari putri semata wayangnya itu.
Selama bertahun tahun, mereka mencari putri mereka dan belum ditemukan hingga saat ini. Mempunyai ciri khas dari gelang kaki yang terbuat dari berlian warna biru, dan zamrud.Ia yakin putri semata wayang nya pasti akan ditemukannya.
"Mrs, maaf apakah model baju nya seperti ini ?" gumam asisten nya bernama First. sambil menunjukkan baju yang sudah sangat rapi. tetapi kurang rapi dalam posisi penempatan jahitan jahitannya.
" Sudah sangat baik, tetapi kurang penempatan nya dan jahitannya agak dibenerin ya First" seru nya tersenyum lembut.
"Baik Mrs,"
___________________
Hari ini ia akan meninjau proyek kerja sama pembangunan Hotel di New York, dan pusat Stasiun Kereta Api. Ia bekerja sama dengan perusahaan Rendson Burberry Corptions (RBC) yang sudah terjalin sejak lama.
Terbang ke New York tepat pukul delapan malam dan akan segera pulang kembali di setelah tiga hari.
Dulu ia sangat betah di kota kelahirannya, Coventry. Tapi saat ini ia ingin selalu bersama pujaan hatinya yang berada di Indonesia.
Perjalanan sangat cepat dan tanpa kendala, karena memakai pesawat tercepat. Jet pribadi sesekali ia kenakan saat terdesak saja diwaktu waktu tertentu.
Sedangkan sang Asisten, Jack Anderson menghandle perusahaan yang ada di Indonesia. Hari ini Aldebaron tidak didampingi Asistennya. Karena perusahaan di Indonesia sedang mengalami fluktuasi penurunan saham karena kondisi pandemi.
Ya, di Indonesia sedang terkena wabah Covid 19 yang membuat para pemegang saham luar negri tidak menginvestasikan sebagian saham disana. Karena sangat tidak memungkinkan. Mereka mencabut sebagian sahamnya karena tidak ingin rugi.
.............
Laurence terdiam, sangat aneh sekali seorang kekasihnya tidak memberi kabar sama sekali padanya selama satu hari ini. Ia dilema, kecewa seperti tidak dianggap kekasih oleh Aldebaron.
Aldebaron pun lupa ia tidak mengabari Laurence, karena ponsel nya Low bat dan tidak ada signal disana karena harus dimatikan didalam pesawat.
Laurence mondar mandir kebingungan, takut terjadi apa apa pada kekasihnya. Ia pun mencari ide agar mencari tahu kabar Aldebaron.
Ya, Asisten Jack yang selama ini selalu dekat dengan sang kekasih, pikirnya. Dan ia menelfon Asisten Jack.
tenonet... tenonet.....
Setelah sekian lama tidak diangkat, akhirnya Jack menerima panggilan tersebut.
"Hallo Asisten Jack, apa kak Aldebaron saat ini sedang bersamamu?" tanyanya
' Hari ini Tuan Aldebaron ke New York nona, dan akan segera kembali setelah tiga hari. Karena beliau disana akan membangun Hotel dan Pusat Stasiun Kereta Api.' ucap seseorang di balik telfon, siapa lagi kalau bukan Asisten Jack.
" Oh oke, makasih Jack" singkatnya lega karena sang kekasih ternyata tidak ada di Indonesia.
'Hallo baby. Kamu mau mandi ya' ujar nya dibalik call video.
" Ko kamu tahu si, kalau aku mau mandi?" tanya Laurence tidak menyadari karena ia sudah memakai Bathrobe.
'Hahaha... kamu sangat lucu baby. Ya aku tau lah kan aku peramal' canda nya terkikik mengeraskan tawanya dibalik telfon
" Hah masa iya iya? waw amazing banget kamu kak, selain pengusaha kamu juga ternyata seorang peramal bintang" seru Laurence menepuk tangan nya
Aldebaron sekarang terdiam, karena dibalik Bathrobe tersebut sedikit menonjol. Sebagai seorang laki laki, ia pasti terangsang walau dari kejauhan.
"Kak sayang, ko kamu diam sih" seru nya cemberut karena belum menyadari apa yang dikenakannya dan kenapa arah matanya itu terlihat pada dada nya.
'hm.. ngga baby. Cepetan mandi ya aku tutup telfon nya' gumamnya buru buru menutup telfonnya
Hingga,
satu detik....
Laurence mellihat ke arah bathrobe nya yang sedikit terbuka dan ada bagian yang menyembul.
"Tidakkkkkkk! Aldebaron dasar boloon!!!!!" teriaknya menggema seluruh ruangan dan bangunannya mau roboh karena teriakannya wkwk
Ia pun bergegas mandi dan setelahnya, ia mengerjakan skripsi soal ujian akhir akhir ini. Ia ingin mendapatkan nilai terbaik dan melanjutkan pendidikannya di University of Cambridge, impiannya sedari kecil yang ia cita citakan.
____________
" Boy, bawakan wanita satu kesini seperti biasa" gumamnya sambil meminum wine yang sudah hampir sepuluh botol ia habiskan.
Wanita yang ia pesankan datang, dan menuntunnya ke dalam hotel ternama di kota J. Ia dengan berjalan sempoyongan di tuntun oleh sang wanitanya, lalu memasuki hotel Tersebut.
sudah tahu kan apa yang dilakukan mereka? ya para Readers pasti tahu wkwk
...............
" Hari ini katanya ada mahasiswa baru pemilik Rumah sakit Betha Medika" ujar seorang Mahasiswi tersebut .
Biasalah, para kaum hawa selalu heboh dengan berita berita yang menyangkut mahasiswa baru.
Laurence, kebetulan saat itu sedang berjalan melewati mereka dengan Oktavia.
" Iya, katanya tampan banget anak pemilik rumah sakit ternama lagi" ucap wanita sebelahnya lagi
Tiba tiba, dari arah dekat saat Laurence hendak berbalik, tiba tiba seorang pria Tampan berkulit putih, tidak terlalu putih seperti bule. Tapi lumayanlah buat cowok Indonesia ma wkwk. Lelaki itu menabraknya
" Woyy!! kalo jalan tuh liat pake otak bukan pake kaki!" teriaknya kesakitan karena ditabrak oleh pria asing itu.
" Tidak salah lagi itu mahasiswa baru nya. Benar benar sangat tampan ya, seperti artis" bisik bisik Mahasiswi tersebut yang masih bisa didengar oleh Laurence
"Ya sudah sih, gue buru buru lo pasti ga apa apa kan?" tanyanya jutek dan langsung meninggalkan Laurence yang sedang menahan kesal
" Huh dasar laki laki berkepala domba ga ada manis manisnya, bukannya minta maaf malah lari gitu aja. Apa susah nya sih cuma minta maaf doang" gerutu nya sepanjang jalan memasuki kelas.
" Ya lo yang sabar sih Napa. Lo ga sakit kan yaudah sih , nanti kalau ketemu lagi kita guyur dia dan jeburin ke kolam bau yang ada dket halaman belakang kampus" seru nya mencoba mempengaruhi Laurence dengan ide barbarnya.
Haha, lebih tepatnya dengan ide oonnya wkwkw
bersambung....