
Dengan perasaan cemas, takut, khawatir, Laurence menghubungi Aldebaron hanya ingin memastikan apakah dia baik baik saja atau bahkan justru telah mengetahui kabar ini dari yang lain.Karena memang tadi ucapan Aldebaron yang tidak seperti biasanya membuatnya menjadi deg-degan.
tenonet tenonet...
Nomor telefon yang anda tuju sedang sibuk,....
Hanya terdengar operator lah yang menyahut bukan Aldebaron, berkali kali ia menelfon kekasihnya namun tidak diangkat sama sekali.Sungguh ia khawatir pada Aldebaron, takut ia tahu tentang masalah ini ataupun takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan yang terjadi pada kekasihnya.
'Ya, Jack. Aku harus menelfon nya untuk menanyakan kabar Aldebaron' batinnya
tenonet, tenonet...
Tidak diangkat,
tenonet tenonet...
tidak diangkat
tenonet tenonet....
“Hallo Asisten Jack, apa kau sedang bersama kak Disson?” tanya Laurence dibalik telfonnya
tidak menyahut, ya Jack tidak menyahut perkataan Laurence. Ia bingung harus menjawab apa, di satu sisi ia ingin memberitahukan perihal tentang Aldebaron, disisi lain ia tidak tega takutnya Laurence akan syok.
“Hallo Jack! Apa kau tidak mendengar ku?” seru Laurence dengan nada sedikit membentak karena benar benar dilanda ke khawatiran.
“I..itu Nona. Tuan sedang berada di Bar, dia menghabiskan malamnya disana, saya sedang menghandle perusahaan nya.” Jawabnya dengan tergagap
“Oke baiklah Jack, Aku akan menelfon lagi nanti. Kau jaga dia jangan sampai dia terlalu mabuk Jack.”
Entah apa yang dipikirkan oleh Laurence saat ini, yang jelas ia campur aduk merasa bersalah pada kekasihnya.
__________________
Didalam penthouse yang cukup mewah, pria itu berseringai licik, ternyata lawannya adalah musuh bebuyutan papanya, ya perusahaan GRANCH Addison. Dia sangat puas sekali akan menghancurkan hubungan Laurence dan Aldebaron.
tringg...
Pesan wahtsApp masuk dari orang tidak dikenal, pria yang setengah sadar itu telah mengganti handphone nya dengan ponsel barunya.
Ia melirik sedikit ke arah ponselnya, sedikit kemudian mematikan ponselnya karena sungguh sangat pusing menghabiskan banyak wine dan ia dituntun oleh Asistennya, Jack.
“Tuan, tuan! Seharusnya kau tidak menyusahkan ku dengan kelakuan bocahmu ini Tuan!Ada masalah sedikit saja kau mabuk. Dasar Tuan kupluk!” gerutu nya dengan kesal, lagi lagi Tuannya itu menyusahkan nya. Padahal dia masih banyak pekerjaan yang lain yang harus ia urus.
Setelah merebahkan Tuannya diatas ranjangnya tersebut, ia kemudian melenggangkan kakinya keluar. Namun sedetik kemudian ia diamuk Tuannya.
“Baby, kau sangat cantik dan baik, namun aku tidak menyangka kau akan menjadi ****** dengan pria bloon itu!Kau sangat sangat menghancurkan hatiku!” ucap Aldebaron dengan lirih, sedikit menyuatkan ucapan yang memang jika orang mendengarnya, terasa seperti ditusuk duri, Sangat sangat menyakitkan.
Jack terdiam, ia juga sangat merasakan sakit yang dirasakan tuannya. Namun ia tidak begitu bodoh, Jack akan mencari lebih detail siapa orang yang berani membuat kekacauan hubungan Tuannya dan Laurence. Dan tidak mudah percaya dengan semua kebenaran ini, karena menurutnya Laurence tidak mungkin melakukan hal tersebut pada Tuannya.
Hatinya sedikit tersentuh dengan kesakitan yang Tuannya rasakan, karena saat Eloise meninggal pun Tuannya tidak terlihat hancur seperti ini, namun hanya diam saja tidak berbicara padanya, dan hanya fokus pada pekerjaan kemudian selalu merenung.Tidak berani berlari pada minuman keras tersebut.
Jack berjanji akan membalaskan perbuatan orang tersebut yang sudah berani membuat Tuannya seperti ini.
Sedangkan pria yang bernama Kendrick itu sekarang sedang berbuat ulah lagi dan membuat cara licik dan halus, untuk menghancurkan perusahaan Aldebaron yang ada di pusatnya, GRANCH Addison.
Dia akan memasukkan mata matanya untuk mengambil data penting perusahaan dan mengadu domba orang orang yang ada di perusahaan itu agar tidak mempercayai lagi pimpinannya.
Kendrick sangat tidak puas dengan apa yang dilakukannya pada Aldebaron, ia akan semakin puas jika Aldebaron memasuki puncak kehancuran. Yang selama ini pernah dirasakan oleh Ayahnya
“Brian, kau sudah mengerjakan apa yang kusuruh?” tanyanya
“Sudah bos. Tenang saja, mata mata kita telah memasuki kantor itu dan sudah diterima menjadi Sekretaris baru, jadi kita bisa pelan pelan menghancurkan perusahaan Aldebaron.” gumamnya
“Bagus, aku tinggal akan menunggu laporannya. Kau tetap awasi wanita itu dan sandera keluarganya jika dia melawan titah kita!” seringai nya licik penuh dendam
Kini, bukan hanya hubungan percintaan nya saja yang hancur, Kendrick ingin apa semua yang dimiliki Aldebaron hancur dan menjadi miliknya. Dia bukan cinta pada Laurence, namun hanya obsesi yang terlalu tinggi membuatnya ingin memiliki Laurence.
'Lihat saja Aldebaron, Aku akan on the way menghancurkan semua yang dimiliki mu. Setelah aku merasa puas dengan semuanya, Kau yang akan mati ditangan ku!' batinnya menyeringai puas
**********
Setelah malam panjang yang hancur telah dihabiskan Aldebaron, kini ia akan bersiap siap untuk berangkat ke Bandara dan menetap di kota kelahirannya, Coventry.
Ia sudah menetapkan tujuannya untuk melupakan Laurence dan menetap disana melupakan kenangan kenangan yang penuh cinta dengan seorang terkasih, cinta pertamanya jika ia memungkiri bahwa memang Laurence lah cinta pertama yang ia rasakan.
“Jack, kau sudah menyiapkan penerbanganku pukul berapa?” tanya nya
“Pukul 15.00 Tuan. Apa harus aku mengantarmu Tuan?” tanya nya balik ia khawatir jika Aldebaron berbuat aneh aneh yang membuat citranya buruk jika memasuki pesawat.
“Oke baiklah Jack, kau tidak perlu mengantarku. Aku bukan anak kecil yang harus dijaga seperti Tuan putri. Kau urus saja asmaramu dan buktikan tantangan kita..” ucap Aldebaron.
“Jack, kenapa ya jika aku sudah mencintai wanita dengan benar benar, selalu saja orang itu merupakan orang yang salah” ucapnya dengan lirih
“Kau jangan berputus asa Son! Seharusnya kau menyelesaikan masalah mu dengan Laurence jika memang kau benar benar mencintainya, bukan dengan cara yang pengecut seperti ini dan membiarkan dia diambil pria licik itu!” gumam Jack yang menasihati Aldebaron seperti ibu ibu yang memarahi anaknya.
Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya, jika Jack berdua dengan Aldebaron ia akan memanggil Aldebaron dengan sebutan formal.
“Kau tidak tahu perasaanku Jack!Aku tidak akan Sudi mempercayai wanita itu lagi karena dia sudah berani menghianati ku! Dan kau tahu aku Jack. Aku tidak akan sudi lagi jika wanita ku disentuh pria lain selain diriku!” tegasnya
“Jika seandainya Laurence memang ada maksud lain melakukan itu dan terpaksa, apa kau akan mendengarkan penjelasannya dan memaafkannya?” tanyanya
“Entahlah, aku sudah tidak percaya lagi dengan Laurence namun Aku benar benar sangat menyayanginya. Hingga sampai kapanpun, aku tidak akan berurusan lagi dengan wanita!” ucapnya dengan lirih menatap kosong pandangan nya ke depan.
“Seharusnya kau selesaikan masalah ini baik baik dengan kepala dingin, bukan menyelesaikan hubungannya!” omelnya karena kesal dengan keras kepala Aldebaron.
bersambung....
Jangan lupa like dan comment ya. Like mu semangat ku✨
Teman teman readers jangan lupa mampir ke karya temanku ya, dijamin pasti seru deh😁