Our Love Is Different

Our Love Is Different
Dia mengancam ku



Laurence tetap fokus pada mata kuliahnya, namun tiba tiba seseorang datang menghampirinya.


“Hello, I don’t think we’ve met before.”


(“Halo, aku pikir kita belum pernah bertemu sebelumnya.”) Ucap pria asing itu seraya mengulurkan tangannya


Laurence mengerutkan keningnya, ia merasa tidak kenal dengan pria bule tersebut dan tidak menanggapinya.


Bahasa Indonesia aja ya, author nya males gunain translate wkwk


“Apa kau tidak mendengar ku Nona?” tanya pria bule itu. Lumayan sih, wajahnya putih seputih salju. Hidungnya mancung tapi lebih mancung Aldebaron, namun terlihat sedikit ramah.


“Aku tidak mendengar mu dan tidak mengenalmu” jawab Laurence dengan jutek


Pria itu tertawa terbahak-bahak karena jawaban jutek yang diberikan Laurence.


“Nona, selain cantik dan imut kau juga sangat lucu sekali hahaha” terus terbahak bahak hingga memegang perutnya karena kelelahan tertawa


Pluk swukk


Tiba tiba Pen mendarat di wajah pria bule itu.Pria itu tercengang kaget dengan kelakuan berani Laurence


“Nona, ternyata kau sangat jahat sekali padaku! Kau memang wanita idamanku” Sontak pria itu kesakitan, namun terlihat biasa saja malah terus berceloteh kepada Laurence.


“Waw, berarti wanita idamanmu adalah wanita jahat ya seperti nenek sihir, hahaha jelek cantiknya wanita itu harus jahat ya. Berarti itu tipe wanita mu bukan Tuan Bule yang terhormat?” ejeknya dengan santai


“Ck, kau ternyata bisa tertawa juga ya. Ku kira kau sangat datar seperti jalan raya, eh jangan Tuan Bule, namaku Adalah Kendrick ya tolong diingat ingat lagi. Ohiya siapa nama kau Nona?” tanyanya balik


“Aku tidak peduli siapa kau dan aku tidak mau tahu dimana alamat rumah mu” jawabnya dengan jutek


“Aku tidak memberitahukan mu alamat rumahku, jika kau ingin tahu maka ayo ikut denganku” ujar Kendrick dengan menggaet santai lengan Laurence


“Lepaskan tidak! Sungguh aku tidak muhrim bersentuhan dengan pria asing seperti mu!Kau jangan menggaet lenganku, aku bukan jepitan baju” gumam Laurence


Tetap saja tenaga Laurence kalah kuat dengan tenaga Kendrick. Karena memang Kendrick lelaki, sedangkan Laurence perempuan.


“Kau jangan seenaknya padaku Tuan Kendrick! Aku sudah memiliki kekasih” gumam Laurence dengan cepat karena memang ia tidak ingin Aldebaron salah faham apa yang dilakukannya disini.


Kendrick membatu, niat ingin mengejar Laurence malah dihadapkan dengan kejujuran yang membuat dadanya terasa sesak.


'Aku tidak peduli, wanita ini sangat unik dan cantik, siapa yang sudah aku ikat maka tidak akan mudah aku lepaskan!' batinnya seraya tersenyum penuh arti.


“Baiklah, aku akan melepaskan mu, asal dengan satu syarat” sahutnya


“Syarat?” Laurence menaikkan sedikit alisnya karena memang pria itu sungguh menguras waktunya


“Ya. Kau harus ikut berkencan denganku malam ini, setelah itu aku tidak akan mengganggumu” seringai nya licik


“Apa kau tidak waras?Bagaimana kekasihku tau?Aku tidak bisa dan tidak ada waktu. Kau pergi saja dengan orang lain” jawab nya dengan nada kesal


“Ayolah, kau turuti permintaanku. Atau sesuatu terjadi dengan keluargamu. Aku tidak akan main main dengan ucapanku” gumamnya dengan wajah memelas


“Baiklah. Hanya satu kali ya Tuan Kendrick, dan aku ingin setelah ini kau menjauhiku” jawabnya


“Oke, aku tunggu nanti malam Nona, kau harus berdandan yang cantik ya. Nanti ku kirim lewat nomor handphone mu” gumam pria bule itu seraya mengedipkan sebelah matanya dengan genit


'Kalau dia tidak mengancam ku, mungkin aku tidak sudi berkencan dengan nya, sungguh membuatku geli saja' batin Laurence dengan bergidik


******


Pukul 18.00 tepat Kendrick menunggu Laurence di Restaurant Crown, namun Laurence tak muncul juga. Setelah lima menit kemudian, wanita memakai gaun merah maroon, melangkah dengan anggun dengan sepatu hak tinggi nya yang berwarna senada. Sungguh sangat cantik bagi seorang Laurence Angelina.


Kendrick tercengang kaget, ia ternganga kemudian mengelap air liurnya karena sedikit akan menetes melihat kecantikan wanita blasteran itu.


“Apa kau menunggu lama Tuan Bule?” tanya nya dengan santai


“Ha?A.. aku baru lima menit Nona. Eh kata ku jangan panggil ku bule. Namaku Kendrick, Nona. Mau kita perkenalan sekali lagi?” jawabnya dengan tergagap


“Ohiya silahkan duduk. Aku mau kau menjadi pacarku malam ini, dan kita layaknya seperti pasangan romantis oke. Dihadapan semua orang” gumam Kendrick dengan santainya


“Kenapa kau tidak memilih wanita lain saja Tuan Kendrick jika kau ingin berkencan selama satu malam?”


“No! Aku tidak mau dengan orang lain, hanya dengan kau Nona Laurence. Dan jika kau menolak ku kau tau kan akibatnya?”


Kendrick Bernard Kevando, dia pria berdarah asli Australia. Kendrick merupakan pewaris dari perusahaan Kevando Group, perusahaan Raksasa yang berpengaruh di benua Eropa urutan keempat.


Kevando Group dulunya merupakan perusahaan yang berpengaruh di daratan Eropa. Satu satunya perusahaan raksasa yang memang ditakuti pebisnis lain karena cara yang kotor dan curang, juga kejam menaklukan pesaing lainnya. Namun saat perusahaan GRANCH Addison muncul yang merupakan perusahaan kecil saat itu. Perlahan perusahaan Aldebaron menggeser pebisnis lainnya dan menggeser perusahaan Kevando Group dengan cara tak kalah kejamnya. Hingga saat ini, perusahaan Aldebaron dan Kendrick mempunyai konflik dan tak terpecahkan hingga saat ini. Namun PT GRANCH Addison tetap kokoh hingga saat ini, karena memang dipimpin oleh Aldebaron yang membawa pengaruh besar.


Kendrick belum diresmikan menjadi Direktur perusahaan, karena memang ia tidak menekuni bisnis dan tidak suka seputar dunia bisnis. Kendrick sedang mengejar jurusan Kedokteran karena memang lihai dalam bidang itu. Namun tetap Kendrick berusaha untuk mengalah pada Ayahnya, dia tetap menekuni bisnis namun saat sepulang dari University, ia tetap membagi jadwalnya dan tetap mengendalikan perusahaan Ayahnya dan belajar sedikit sedikit mengenai seputar dunia bisnis.


Laurence membatu, ia terdiam namun jika dipikir berulangkali, di satu sisi ia sangat tidak Sudi meskipun jadi pacar satu malam dengan Kendrick. Tentu saja ia tidak ingin Kendrick meminta hal lebih dan lebih. Namun disisi lain, ia sangat tidak ingin terjadi apa apa dengan Abang satu satunya itu yang sudah merawat nya, menjadi tulang punggung Laurence semenjak mendiang kedua orangtuanya tiada.


“Oke baiklah, aku akan menuruti permintaan mu untuk satu malam ini. Dan kau! Tidak boleh menyentuhku sama sekali oke, kecuali pelukan itupun hanya satu detik. Aku tidak ingin tertular virus dari lelaki fuckboy seperti mu!” jawabnya dengan kesal


“ Ayo kita berdansa Nona Cantik, hari ini anggaplah aku adalah pacarmu yang sebenarnya” gumamnya dengan melebarkan senyumnya.


___________________


Disisi lain, seorang tengah sibuk mempresentasikan peluncuran produk baru dengan sangat fokus, ia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan segera menyusul Laurence.


Setelah selesai, suara ponsel Aldebaron berdering


Tenonet tenonet


“ Hallo” gumam Aldebaron dibalik telfonnya


“Hallo Tuan, Nona Laurence sedang berkencan dengan seorang lelaki di Restaurant Crown dan terlihat sangat akrab sekali” ucap seseorang dibalik telfon yang tak lain adalah mata mata dari Aldebaron untuk mengikuti Laurence.


bersambung...


Jangan lupa like dan comment ya teman teman readers ✨