Our Love Is Different

Our Love Is Different
Mengawasinya dari jauh



♪♪♪ Leyla, Leyla ♪♪♪


Eyfah, Eyfah


Leyla, Leyla


Sana mecburum ama geri donemem


Eyfah, eyfah


One yine geceleri zehir Edemem


♪♪♪ Leyla, Leyla ♪♪♪


Sana mecnunum ama seni bilemem


Olmaz, olmaz


Zorla yine sana "Beni sev" diyemem


Gunahi boynuma, kac gel geri bana


Acima ruhuma actigin yaralara


Aglamam asla, yok


Ama bagisla beni, bak Zor


Sor Leyla, beni bana sor Leyla


Anilara sor Leyla


Ama Cok zor Leyla


Nana Leyla...♪♪♪♪♪....


Song Title : Leila


Singer : Reynman


Covers : Alex&Mamet


Song


Language : Turkiye


Di depan balkon apartemen, Laurence menggoyang - goyangkan badan dan pinggulnya. Dan menyanyi lagu Leyla sendirian, ya hitung-hitung mengibur diri karena tidak ada teman. Jadi, Laurence menggunakan sapu ijuk nya.


Bahagia itu sederhana, tergantung kita bersyukur dan menghargai apa yang ada, itu lah menurut Laurence. Karena hidup itu dinikmati bukan direnungi terus terusan. Karena itu akan membuat kita lebih memikirkan masalah.


Namun saat ia menyanyikan lirik terakhir


Leyla, Leyla....


Dan.........


bunyi kentut yang keluar dari dalam tubuhnya saat ia menyanyikan lirik terakhir.


" Ah sial! Ini gabisa ditahan buang angin sembarangan. Huhftt....untung ga ada yang liat" gumam Laurence menghela nafasnya


"Coba aku liat deh, siapa tahu ada cctv nya" sambil melenggok lenggokan wajah nya ke kanan kiri melihat apakah ada cctv nya atau tidak.


"Hm.. aman" seru Laurence sedikit menyunggingkan senyumnya


Tentu , cctv tersembunyi tersebut tidak akan terlihat oleh Laurence, karna sangat kecil seperti liang semut.


Laurence membersihkan badannya yang terasa lelah setelah membereskan apartemen.Maklum, karena selama Laurence di apartemen, ia sadar diri sedang menumpang, karena ia tidak tahu asal muasal keluarganya ada dimana karena Amnesia tersebut. Laurence tanpa mengeluh membersihkan apartemen agar terlihat bersih, persis saat awal ia memasuki apartemen.


setelahnya, Laurence merebahkan diri diranjang, karena sangat melelahkan hari ini baginya.


....................


Satu persatu berkas telah Aldebaron tanda tangani, kini dia harus fokus menyelesaikan masalah kerugian yang dialami perusahaan, karena membatalkan kontrak sepihak.Padahal sebelumnya, klien Aldebaron sudah menandatangani proyek tambang berlian, tapi malah membatalkan nya sepihak.


Ya, begitulah manusia selalu pinplan. Entah apa yang merasuki kliennya hingga ia tiba tiba memutuskan kerja samanya. Padahal proyek ini bisa jauh lebih besar, jika kliennya tidak membatalkan nya.


Dringgg... Dringgg


Suara ponsel berdering di telinga Jack


"Jack, masuk ke ruangan saya satu detik!" perintah Aldebaron hingga memutus kan panggilan sepihak tanpa menunggu si empu nya menjawab


" Huhh ,.. dasar bos gila bisa bisanya memerintah ku masuk ke ruangannya satu detik, padahal aku masih diluar" gumam Jack


Pintu ruangan terbuka


Ceklek


"Maaf tuan saya sudah ada disini" seru Jack


Tanpa menghiraukan Jack, Aldebaron fokus pada laptopnya.


" Maaf tuan anda memanggil saya kesini untuk apa" seru Jack sekali lagi dengan hormat


bukan hormat seperti pada tiang bendera ya, tapi maksudnya berbicara nya dengan hormat wkwk


"Jack, kau jangan terlalu formal saat kita berdua seperti ini. Saya sudah bilang beberapa kali sama kamu, tapi perintah saya seperti angin lalu" gumam Aldebaron tanpa melihat kearah Jack dan masih fokus terhadap laptopnya.


"Maaf"


" Duduk sebelah saya Jack"


"Siap Son, ada apa kau panggilku kesini" gumam Jack sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Saya ada perlu sama kamu Jack, tolong awasi gerak gerik Laurence dan harus standbye bodyguard 24 jam yang mengawasi Laurence dari kejauhan" gumam Aldebaron berbicara dengan muka serius


bersambung...


hehe besok author update lima episode ya bestiee jangan lupa baca terus kelanjutan nya ya 🤗