My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
penggebrekan



Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh Reyhan pun tiba. Ia berharap hari ini ia bisa bertemu dan berkumpul bersama lagi dengan Cinta.


Sebelum memulai penggebrekan Reyhan menerima telepon dari kedua orangtua Cinta.


Reyhan pun menjelaskan rencana mereka sekaligus meminta doa restu agar segala rencana yang telah dipersiapkan dapat terlaksana dengan lancar.


"Baiklah om saya akan mulai memimpin tim sekarang kalau dugaan saya benar bahwa Cinta ada disini. Om akan saya info untuk kemudian back up kami dengan meminta bantuan polisi untuk mengamankan lokasi dan menangkap Alan." jelas Reyhan.


Kemudian hubungan telepon antara Reyhan dan orang tua Cinta pun terputus.


Reyhan memulai aksinya memimpin dua tim sekaligus memasuki rumah yang disewa oleh Alan.


Tim pertama menggeledah rumah bagian bawah sedangkan yang bagian atas ada tim Kedua yang mencari Cinta


Sebelumnya Reyhan, Mita dan Susanti telah menyelidiki ada berapa orang saja yang tinggal disana.


Tetapi semua informan mereka mengatakan yang terlihat hanya Alan saja tapi bila melihat sampah makanan dan sampah yang lain sepertinya lebih dari seorang yang tinggal disitu.


"Cinta...Cinta...beri tanda sayang kamu dimana?" Reyhan berusaha. mencari dan membuka semua ruangan untuk meyakinkan keberadaan Cinta.


"lapor Rey ruang atas bersih target tidak diketemukan." Tim dua melapor.


Reyhan mengerutkan keningnya tanda tidak puas dengan hasilnya.


"Cari lagi mungkin ada pintu rahasia atau apa lah " Reyhan mulai panik.


"Cinta kamu dimana?" kembali Reyhan memanggil Cinta.


"Rey dibelakang kosong" lapor salah satu tim satu.


Kembali Reyhan setengah putus asa dalam mencari kekasihnya. Tim dua sudah memberinya laporan terkait dengan area atas yang dinyatakan bersih. Begitu juga dengan bagian bawah belakang juga bersih laporannya.


Reyhan sudah mulai panik . Apa mungkin Alan tidak terlibat atau Alan terlalu hebat dalam menyembunyikan Cinta hingga tidak ada yang berhasil mengendusnya.


"Hallo Rey... Al sudah selesai belanja kali ini ia belanja lebih banyak .Ia sudah mulai akan keluar pasar." lapor Santi tim penguntit.


"Bagaimana disana? Cinta sudah ditemukan?" Santi penasaran akan kondisi Cinta.


Tak sanggup dan tak tahu harus menjawab apa seluruh tubuh Reyhan mulai terasa lemas.hampir semua ruangan sudah mereka periksa tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Keberadaan Cinta masih tanda tanya.


Reyhan menutup teleponnya begitu saja tanpa berkata apapun. Otaknya berpikir keras mencari keberadaan Cinta.


"Tidak Cinta pasti ada disini aku yakin Cinta ada disini. Alan tidak mungkin ngumpet disini hanya seorang diri dan jamu itu .... itu pasti untuk Cinta tidak mungkin ia mengkonsumsi jamu penghapus memori untuk dirinya sendiri." gumam Reyhan berperang dengan pikirannya sendiri.


"Rey... cepat! Alan sudah masuk ke dalam mobilnya dan menuju kesana!" Santi memberikan peringatan lewat Voice Note .


" Ruangan yang paling besar ... ya Alan pasti memberinya ruangan yang paling istimewa pada Cinta." pikir Reyhan.


"Guys cepat cari ruangan yang paling besar jangan cari di ruangan kecil dan sempit. Cinta pasti ditaruh di ruangan yang istimewa." perintah Reyhan.


Semua tim mencari ruangan yang besar dan .....


"Rey!" tunjuk Mita ke salah satu ruangan yang menghadap taman belakang dan terpisah dari ruangan utama.


Reyhan yang melihat ruangan yang ditunjuk oleh Mita merasakan ada getaran halus di tubuhnya. Ia pun langsung bergegas menuju ruangan tersebut. Perasaannya mengatakan bahwa Cinta ada di ruangan itu.


Mita dan beberapa orang lainnya mencoba membuka pintu ruangan itu tetapi terkunci.


"Rey terkunci!"


Reyhan semakin yakin bahwa Cinta ada di dalam. Karena semua ruangan tidak ada satu pun yang terkunci hanya kamar satu di depannya ini yang paling besar justru terkunci.


"Cinta!....Cinta kamu ada di dalam?" teriak Reyhan sambil terus berusaha membuka pintu kamar tersebut.


Kembali Santi memberi kabar bahwa Alan sudah semakin dekat. Tidak mau kehilangan Cinta lagi Reyhan mulai berbuat apapun agar bisa membuka pintu kamar itu.


"Kita dobrak saja!" perintah Reyhan.


Kemudian semua tim berkumpul dan mulai melakukan pendobrakan.


"Satu ... dua ... tigaaa!"


Braaakk......


........................🌻🌻🌻..................


Terima kasih sudah menjadi pembaca setia kisah Cinta Reyhan.


Ikuti terus kelanjutannya ya....


Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, dan jadikan favorite. Boleh kok kalau mau kirim kirim-kirim bunga atau minum kopi bareng.


Apalagi bila berkenan untuk berbagi vote nya author akan semakin semangat nih! terima kasih ya atas semua dukungannya 🙏🙏🙏


Happy Reading 🌹🌹