My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Cinta hilang



" Santi, hari ini kamu gak kemana-mana kan,?" tanya Reyhan serius .


"Hmm ... sepertinya sih tidak. Kenapa?"


"Titip Cinta ya...ntar aku jemput Cinta di rumah kamu atau dimana pun kalian mau nongkrong bareng." sahut Reyhan.


Santi mengerutkan keningnya.


"Pokoknya tolong jagain Cinta jangan boleh pulang sendiri Cinta hanya boleh pulang pergi bersama aku dan kalian saja yang lain BIG NO dengan alasan apapun kalau maksa tolong hubungi aku dulu okay?!" pesan Reyhan pada Santi yang membuat Santi melongo.


"Ada apa ini kenapa Reyhan jadi seposesif ini? Mungkin ada hubungannya dengan preman-preman kemarin yang sempat gangguin Cinta jadi Reyhan sekarang lebih posesif ." pikir Santi.


"Iya baik Rey. Aku akan selalu kabari kamu .Paling juga kalau kita gak pulang ke rumah ya nongkrong di cafe." sahut Santi


"Bagus! Di Cafe lebih aman karena aku sudah minta tolong tenan-teman cafe untuk memantau keamanan kalian."


"Kalian? Cinta aja kalee Rey yang lebih spesifik nya. Yang jadi target utama pengawasan mu." ucap Santi sambil terkekeh


Reyhan pun tertawa."Kalian juga lah kalau kalian ada apa-apa kan pasti Cinta juga nyangkut disitu." Reyhan tersenyum sambil mencoba membenarkan argumen nya tadi.


Kemudian merekapun tertawa bersama.


"Heii itu kan Reyhan dan Santi !" tunjuk Mita ke arah Reyhan dan Santi yang terlihat sedang tertawa.


"Oh iya..!" Cinta dan Mita pun hendak menyusul Reyhan tiba-tiba muncul Alan menghalangi langkah mereka.


"Cinta! Cinta tunggu! " hadang Alan.


Cinta dan Mita pun berhenti.


"Al? Ada apa? " tanya Cinta.


"Aku sedang rapat dengan pelatih tentang materi penampilan di festival nanti. Dan kak Joe tadi minta tolong untuk ngajak kamu join meeting bentar bisa? Tuh lagi ditungguin" tunjuk Alan ke arah kelas.


"Sekarang?" tanya Cinta.


"Iya. Sebentar saja kok! Paling lima menit. Hanya bahas materi mana yang benar-benar kamu kuasai. Nanti akan dibikinkan koreo nya oleh kak Joe." Alan berusaha meyakinkan Cinta.


"Hmm " Cinta berpikir sejenak.


"Jadi menurut kak Joe Minggu depan kita langsung latihan materi yang baru yang akan dibuat sekarang setelah kita rapat nanti." jelas Alan.


"Ehmm okelah."


"Oh ya Mita kamu gabung duluan ke Santi dan Reyhan gak apa-apa kok. Ntar aku nyusul." Cinta menyuruh Mita untuk meninggalkan dirinya dan berjanji akan menyusulnya secepatnya..


"Oke Al biar cepat selesai ...yuk dimana Zoom meeting nya ! " tanya Cinta sambil menengok kanan kiri.


"Tuh dikelas pojok" Lalu Cinta digiring Alan menuju kelas pojok.


"Kaki kamu sudah baikan?" tanya Cinta saat melihat Alan sudah bisa jalan normal.


"Alhamdulillah setelah kemarin aku pijatkan ke ahli pijat urat. Sekarang sudah enakan buat jalan." sahut Alan sambil memamerkan kakinya yang sudah normal kembali.


...............................


"Haii gibahin apaan sih kalian. Kok seru banget?" tanya Mita yang tiba-tiba muncul di antara Reyhan dan Santi.


"Kenapa Santi?" tanya Reyhan yang melihat gerak gerik Santi yang kebingungan.


"Lho bukannya Cinta bareng kamu ya tadi ke toilet?" tanya Santi pada Mita.


"Iya.Memang tadi Cinta bersama aku." jawab singkat Mita.


"Lha terus dimana Cinta sekarang masih di toilet? Sakit perut dia?" tanya Santi beruntun.


"Mit...Cinta dimana benar masih di toilet?" tanya Reyhan menatap Mita serius.


"Wow....wow guys santai. Cinta aman .Dia tadi memang bersama aku kemudian setelah dari toilet----"


Reyhan memandang tegang.


"Setelah dari toilet Cinta kemana kok gak barengan sama kamu?" tanya Santi yang ikutan tegang melihat Reyhan menatap serius Mita.


"Setelah dari toilet kami kembali kesini tadi berdua. Rencana tadi mau kagetin kalian. " jelas Mita merasa tak melakukan sesuatu yang salah.


"Trus kemana sekarang Cinta,?" tanya gemas Santi.


Reyhan sudah sangat tegang hingga tak mampu lagi berkata apa-apa.Jantungnya sudah berdetak dengan sangat cepat.


"Tadi sewaktu aku sama Cinta mau kagetin kalian, tiba-tiba Alan muncul--" belum selesai Mita menjelaskan apa yang terjadi berikutnya.


"Sekarang Cinta bersama Alan?" tanya Reyhan gusar.


Mita mengangguk cepat.


"Dimana mereka? Cepat katakan!" Perasaan Reyhan entah kenapa semakin tidak enak.


"Di kelas pojok bersama Alan katanya ada class meeting untuk acara tari mereka." jelas Mita ikut panik setengah berlari mereka berempat pun mengikuti Mita menuju kelas yang dimaksud.


Sesampainya disana."Cinta! Cinta!" panggil Mita.


Hening tidak ada suara apapun. Bahkan suara zoom meeting pun tidak terdengar.


Reyhan masuk memeriksa ke dalam kelas tersebut dan ternyata kosong.


Darah Reyhan terasa berdesir.Wajah nya tegang. Tubuh serta kakinya terasa lemas saat menemukan ruangan yang tadi katanya dipakai zoom meeting oleh Alan ternyata kosong.


"Cintaaaaa!" teriak Reyhan tiba-tiba kemudian berlari ke luar mencari Cinta di seluruh bangunan kampus yang ada.


Reyhan, Mita dan Susanti pun akhirnya membagi tugas pencarian di seluruh bagian kampus untuk mencari keberadaan Cinta maupun Alan.


........................................


Ikuti terus kelanjutannya ya


Jangan lupa tinggalkan jejak.Karena jejak kalian sangat berarti buat Cinta dan Reyhan meneruskan kisah mereka.


❤️Happy Reading ❤️


"