My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Zoe kembali lagi



Mendengar perintah agar cepat pulang dari Reyhan entah kenapa Cinta merasa seperti mengalami Dejavu.


Cinta berusaha mengingat dimana ia mengalami hal seperti ini tapi ia tak mampu mengingatnya


"Heii Cin! Halloo!" panggil Mita sambil menaik turunkan tangannya di depan Cinta.


"Yaa?" jawab Cinta pendek.


"Hadehh melamun selama itu jawabnya cuman yaa??" Susanti menepuk jidatnya sendiri.


"Maaf ..." sahut Cinta lirih.


"Kamu ini kenapa Cinta?"


Ponsel Cinta berbunyi. Cinta melirik ponselnya mencari tahu siapa yang menelepon dirinya. Dan terlihat disana nama Reyhan yang muncul di layar ponselnya.


"Kenapa Ta? Kok tidak diterima?" tanya Susanti.


"Dari siapa sih?" Mita pun penasaran melihat sahabatnya seperti ragu untuk menerimanya.


"Reyhan" jawab Cinta singkat.


Kedua sahabatnya pun saling berpandangan dan kemudian menatap Cinta dengan heran.


Dering ponsel terus berdering, tatapan heran bercampur penasaran kedua sahabatnya membuat Cinta dengan perlahan menerima telepon dari Reyhan.


"Iya hallo, "


"Kamu dimana?! Belum pulang?" tanya Reyhan. " Aku beri waktu satu jam, aku telepon lagi kamu sudah harus ada dirumah mengerti sayang?!"


Tanpa menjawab sepatah katapun Cinta menutup hubungan teleponnya dengan Reyhan.


Mita dan Susanti pun hanya memandang penasaran melihat apa yang terjadi di hadapan mereka. Perubahan raut wajah Cinta dan reaksinya saat menerima telepon dari Reyhan membuat mereka semakin bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka.


Cinta memasukan hape nya ke dalam tas nya lalu pergi dari hadapan kedua sahabatnya.


"Aku cabut dulu ya guys! Selamat malam"


Mita dan Susanti pun saling berpandangan lalu tanpa ada yang memberi komando pun mereka kemudian menyusul Cinta.


"Cintaa tunggu!' seru Mita setelah menyeruput kopinya terlebih dahulu.


Mita dan Susanti pun mengejar Cinta.


"Cinta tunggu! kamu mau kemana?" tanya Susanti.


"Pulang! Bye.." sahut Cinta singkat sambil berjalan menuju ke tempat parkir mobilnya.


Kedua sahabatnya hanya menatapnya heran dengan tingkah laku Cinta malam ini.


"Ada apa dengan Cinta?" gumam Mita.


"Biarkan saja dulu, nanti dia pasti akan cerita pada kita.Yuk kita pulang!" ajak Susanti.


....................................................


Dalam perjalanan pulang, pikiran Cinta melayang. Sejujurnya entah kenapa sikap Reyhan mengingatkan Cinta pada Zoe. Bodyguard pribadinya yang sampai saat ini pun ia belum mengetahui bagaimana sosok Zoe sesungguhnya.


"Zoe ... sudah sembuhkan kamu?" gumam Cinta.


Tanpa disadarinya tangan Cinta meraih ponselnya dan mulai mencari sebuah nama.


Setelah nama kontak yang dicarinya muncul, Cinta pun langsung menekan tombol menelepon.


Sedetik dua detik nomer yang dihubungi terus bernada sibuk dan akhirnya operator telepon pun yang menjawab panggilannya dan memberitahu bahwa nomer yang dihubungi sedang berada diluar jangkauan.


Cinta dengan gigihnya mencoba kembali untuk menelepon tetapi lagi lagi suara operator telepon yang menjawabnya.


Cinta pun kembali fokus mengendarai mobilnya, walaupun dalam pikirannya masih terlintas berbagai pertanyaan seputar Zoe.


"Kenapa Zoe .... kenapa kamu tidak menghubungiku lagi? Bukankah kamu sudah dalam masa pemulihan?"


Lamunan Cinta langsung ambyar saat mendengar dering telepon yang berasal dari ponselnya.


Dengan setengah ogah-ogahan Cinta mengambil ponselnya yang tergeletak begitu saja di kursi sebelah Cinta.


Saat Cinta melihat siapa yang menghubungi dirinya, spontan Cinta menginjak rem mobilnya dan berhenti mendadak .


Beruntung Cinta mengendarai mobilnya disaat tengah malam jadi jalanan sepi sehingga kemungkinan kecelakaan yang diakibatkan oleh tindakan pengereman mendadak yang dilakukan Cinta tidak membahayakan dirinya ataupun orang lain.


Cinta benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.Zoe nama itu lah yang terpampang di layar hape yang ia pegang saat ini.


Tanpa menunggu lebih lama lagi Cinta pun menerima panggilan dari Zoe.


"Iya halloo... hei Zoe apa kabar? " sapa Cinta.


"Udah malam jangan kamu kira kalau aku sakit tidak bisa memantaumu.Cepat pulang!" perintah Zoe lalu menutup teleponnya.


Cinta masih ternganga tak mempercayai apa yang barusan ia dengar.


"Jiahh .. masih masa pemulihan aja lagaknya seperti dah bisa full kerja!" sungut Cinta dongkol.


Cinta pun melempar hape nya ke kursi sebelah.


"Dasar Zoe ...!" umpat Cinta tapi tanpa ia sadari ada senyum yang tertahan di sudut bibirnya. Ada perasaan lega menyelimuti hati Cinta ketika mendengar kembali suara dan kebawelan si Zoe.


Mobil Cinta pun kembali melaju menuju ke istananya.


,......................................................


Hmm suka dengan kisah Cinta dan Reyhan yuk ikuti terus kelanjutannya.


Atau ada yang pro dengan si Zoe ?? terus baca ya bagaimana si Zoe akan kembali menunaikan tugasnya sebagai bodyguard pribadi si Cinta.