
"Wow ini indah sekali Rey!" seru Mita.
"Iya baru kali ini aku menemukan tempat seindah ini. Cinta sini lihat kelap kelip lampu kota terlihat bagaikan bintang di angkasa.!" tunjuk Susanti ke arah lampu lampu kota di bawah.
Cinta pun hendak menghampiri kedua sahabatnya itu.Cinta pun sangat mengagumi tempat indah di atas gunung yang ditemukan oleh Reyhan.
"Eits...mau kemana?" Reyhan menahan tangan Cinta.
"Tuh!" tunjuk Cinta ke arah kedua sahabatnya Susanti dan Mita
"No! Alan malam ini yang bertugas menemani dan menjaga kedua sahabatmu itu.Aku yakin Alan juga tahu tentang tempat ini, bukan begitu Al?"Reyhan tersenyum penuh arti ke arah Alan..
"Malam ini aku mau melewatinya bersama kamu berdua hanya denganmu" bisik Reyhan di telinga Cinta yang membuat Cinta merasa ada sesuatu yang bergetar di hatinya.
"Al! Titip Mita dan Susanti ya!" pesan Reyhan.
Setelah Al mengangguk maka Reyhan pun langsung menggendong Cinta menuju tempat yang lebih tinggi lagi.
"Heii Rey! Turun! Rey!" teriak Cinta panik tiba-tiba Reyhan menggendongnya dan membawanya ke tempat yang lebih tinggi lagi.
Alan yang melihatnya jadi semakin gusar.Dadanya semakin terasa sakit dan panas.Ingin sekali ia berteriak agar Reyhan tidak lagi membawa Cinta menjauh darinya.
"Al ayoo kawal kami ntar kalau ada apa-apa pada kami kamu lho ntar yang disalahkan Reyhan!" goda Mita .
Sebenarnya Mita dan Susanti bisa saja menyusuri tempat ini sendiri tetapi karena malam ini gelap sekali hanya sinar bintang dan kelap kelip pantulan lampu dari kota yang terlihat jauh di bawah membuat suasana jadi horor yang indah.
"Al ayoo! " Kembali Mita memanggil Alan saat melihat Alan tidak segera menghampiri mereka justru menoleh ke arah atas tempat dimana Reyhan membawa Cinta.
"Al ayoo seram nih!" panggil Susanti
"Iya ya yuk!" sahut Alan spontan.
Kemudian mereka bertiga pun berjalan beriringan menembus malam gelap yang dingin.
.......................
"Reyy turunkan !Reyy----" Kalimat Cinta terhenti paksa dengan lu-mat_an** lembut bibir Reyhan yang tiba-tiba sudah singgah dengan sempurna dan membuat candu tersendiri.
Setelah perang bibir dengan asyik Reyhan menatap lembut kedua mata Cinta.
Reyhan membelai rambut Cinta dengan penuh kasih sayang.
"Cinta aku bahagia ..bahagia banget akhirnya aku benar-benar bisa meraih impianku selama ini untuk bisa menjagamu, mencintaimu dan membuatmu bahagia bersamaku. Aku Zoe Reyhan Victorie berjanji akan selalu membuatmu tersenyum dan akan selalu berusaha menjauhkanmu dari hal-hal yang membahayakan serta membuatmu bersedih." Reyhan kembali mencium Cinta dengan penuh rasa sayang.
"Kamu tahu Cinta ...aku ingin selalu melihat---" Ciuman lembut kembali mendarat tepat di bibir ranum Cinta. Yang membuat Reyhan candu untuk terus dan terus me**lu""ma*t bibir mungil Cinta
"Melihat apa?" tanya lirih Cinta saat berhasil bernafas disela-sela kecupan yang bertubi-tubi mendarat di seluruh wajah Cinta..
Reyhan malam ini terlihat begitu liarnya bagai seekor harimau kelaparan yabg akhirnya berhasil menangkap mangsa buruannya.
'Aarfghhhh!" ******* lembut itu tidak sengaja meluncur lepas begitu saja dari bibir Cinta saat Reyhan menyusuri leher Cinta dengan bibir lembutnya serta me*nge*cup*nya.
"Melihat ini ....kamu milikku dan hanya milikku. Dan hanya dengan ku kamu akan merasa bahagia." bisik Reyhan.
Tanpa disadari Reyhan dan Cinta tidak jauh dari tempat mereka memadu kasih.Ada sepasang mata yang dari tadi memantau dengan gusar seluruh wajahnya terasa mendidih dan siap meledak.Hatinya pun bergumul tidak beraturan antara sakit, marah , dan segala perasaan tidak nyaman yang ia rasakan saat ini.
Gemeretak gigi menahan segala emosi yang ada terdengar jelas . Tenggorokannya pun terasa kering .Lidahnya pun terasa keluh walau hati ingin menjerit keras tapi apa daya tidak ada satupun kata dan suara yang mampu ia keluarkan.
Hanya dengan berlari menjauh dan menutup mata dan telinga yang bisa ia lakukan saat ini
Alan terus berlari menjauh bersama perasaannya yang tidak mampu ia bendung lagi.
Di tempat yang jauh dari jangkauan orang akhirnya Alan berhasil mengeluarkan segala kerisauan dan kegalauan hatinya.Ia berteriak dengan sangat keras pada malam gelap dan dingin ini."Aaaargggggggghhhh! " ungkapan segala emosi yang tertahan yang ia rasakan berhasil ia keluarkan dengan sempurna lalu ia pun tersungkur menangis dalam kesakitannya.
...............................................
Haii apa kabar terima kasih ya masih setia mengikuti Kisah Cinta Reyhan .
Jangan lupa tinggalkan jejak agar author makin semangat menulisnya dan Cinta Reyhan pun sangat berterima kasih atas kesetiaan kalian semua untuk mengikuti kisah mereka dari awal.
Happy Reading ❤️❤️❤️