My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Menjenguk Reyhan.



Sesampainya Cinta di Rumah Sakit mereka bergegas turun dari mobil dan menuju ke bagian customer service untuk menanyakan keberadaan Reyhan.


"'Selamat siang sus , minta info untuk pasien atas nama Reyhan masuk kemarin siang sekarang berada di ruang apa ya sus ?" tanya Cinta.


"Maaf ya atas nama Reyhan siapa? "


"Waduh. .. Mita kamu tahu gak nama pajang Reyhan?"


Mita hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


"Tadi pagi baru selesai operasi----" belum selesai Cinta memberi info ke bagian customer service tentang Reyhan.


"Cintaaa ...!!"


Cinta pun menoleh kearah suara yang memanggilnya.


"Haii Kevin" seru Susanti yang melihat Kevin memangil Cinta dan berjalan ke arah mereka .


"Kalian mau jenguk Reyhan?" tanya Kevin sambil melihat ke arah Cinta.


"Reyhan di ruangan mana Vin?"


"Yuk aku antar" ajak Kevin.


"Terima kasih sus ini teman saya sudah tahu ruangannya "


"Baik bu semoga temannya cepat sembuh"


"Amin! Terima kasih " Lalu Cinta dan kedua sahabatnya mengikuti Kevin menuju ke ruangan Reyhan dirawat.


,.......................................................


Di negeri seberang Papa Cinta terlihat mondar mandir gelisah di apartemen nya.


"Ada apa pa? Ada sesuatu buruk yang terjadi kah?" tanya mama penasaran.


Kemudian papa menceritakan kejadian pengeroyokan di kampus Cinta.


Itu adalah laporan terakhir Zoe pada papa, sesaat sebelum usus buntu Zoe membengkak dan mengharuskan dirinya di operasi. Saat ini papa khawatir dengan keadaan Cinta karena Cinta benar benar sendiri tanpa ada yang menjaga dan melindunginya.


"Tapi pa pelakunya sudah ditangkap kan?"


"Maksud mama pelaku pengeroyokan itu?" tanya papa.


Mama mengangguk cepat.


"Mama khawatir pa, kalau masih berkeliaran di Kampus siapa yang menjaga dan melindungi anak kita sementara Zoe masih dirawat." panik mama diberitahu apa yang sedang terjadi saat ini.


"Ya itu yang jadi pikiran papa saat ini" papa berpikir keras untuk meyakinkan dirinya sendiri kalau anak gadisnya dalam keadaan baik-baik saja.


"Menurut pihak kampus tadi sih, pelaku dan otak dari pengeroyokan itu sudah diamankan.' jelas papa.


"Hmm bagaimana kalau kita sementara pulang dulu untuk menjaga Cinta sampai Zoe sehat kembali." ajak papa Cinta.


"Pulang ke Indo? "


"Iya sekalian papa mau jenguk Zoe dan bertemu manager Rumah Sakit yang sedang merawat Zoe." jelas papa.


"Baik pa, mama setuju. Mana mau packing packing dulu aja kalau begitu. "


"Okay papa mau cari tiket dulu "


Kemudian terlihat papa menghubungi beberapa kantor pemasaran tiket pulang pergi Singapura ke Indonesia kemudian lanjut kembali Indonesia ke Singapura.


.........................................................


Sesampainya di ruangan inap Reyhan.Cinta bertemu dengan pak Ridwan dosen yang terkenal killer di kampus.


"Siang Cinta ... kamu baik-baik saja kan?" sapa pak dosen


"Baik pak ..."


"Mau jenguk Rey?"


"Iya pak!" jawab Cinta singkat


"Silakan nak .... Oya sampaikan rasa terima kasih kami atas nama Kampus Cemara pada ----"


"Cintaaa..." terdengar suara Reyhan memanggil.


"Rey ...!? Maaf pak saya----"


"Iya silakan Cinta Reyhan pasti sudah menunggumu dari tadi." ucap Pak Ridwan.


Cinta pun langsung menghampiri Reyhan.


"Rey.... "


"Iyaa" sahut Reyhan.


Saat melihat Reyhan yang tubuhnya di perban hampir di seluruh bagian, Cinta pun terdiam sesaat.


Tanpa disadari Cinta, kakinya telah melangkah mendekati Reyhan dan nalurinya menuntunnya untuk memeluk Reyhan.


"Reyyyy!" Air mata Cinta tiba-tiba mengalir dan membasahi dada Reyhan.


Reyhan dengan penuh kelembutan membelai Cinta dalam pelukannya.


"Maafkan aku Reyhan, gara-gara aku kamu jadi seperti ini" Semua ganjalan dan penyesalan dalam diri Cinta meluap keluar dalam bentuk tangisan.


"Ssttt kamu ini ngomong apa, gak ada hubungannya dengan kamu ini semua karena kecerobohan ku saja yang kurang siap dan waspada menghadapi mereka." hibur Reyhan.


"Kecerobohan bagaimana ?"


"Jelas-jelas Ryan dendam dan marah karena aku menolak ajakan dia nonton bersamanya padahal aku sudah berjanji akan menerima ajakannya itu bila dia bisa mendapatkan bangku kosong untuk ku di Cafe waktu itu." jelas Cinta meluapkan penyesalannya.


"Bangku kosong? Di Cafe ?" tanya Reyhan bingung.


"Iya .... Untuk dapat melihatmu" ucap lirih Cinta.


Semakin bingung Reyhan dibuatnya.Ia menyatukan kedua alisnya tanda berusaha memahami apa yang dimaksud Cinta.


"Kamu tuh!"


"Aku?? " Sambil menunjuk dirinya Reyhan berusaha untuk memahami apa yang terjadi.


Cinta mengangguk perlahan.


Lalu ia menceritakan bagaimana pesona seorang Reyhan di kalangan para mahasiswi di kampus mereka.


Tidak terkecuali Mita dan Susanti. Dari merekalah ia mengetahui tentang sosok Reyhan .


Mereka pun menunjukan bagaimana euphoria seorang Reyhan di kalangan para mahasiswi.


Setiap pagi sudah berkumpul seluruh fans Reyhan hanya untuk melihat kedatangan Reyhan.


Bahkan Cafe tempat Reyhan bekerja pun penuh sesak hanya untuk melihat dan menikmati kopi buatan Reyhan.Dan itulah penyebab dirinya menerima ajakan Ryan yang ditukar dengan Ryan mencarikan dirinya tempat kosong dalam usahanya melihat dan mengetahui sosok Reyhan pujaan mahasiswi kampus mereka.


Reyhan terdiam mendengar cerita Cinta tentang begitu hebohnya para mahasiswi di kampusnya dengan kehadirannya dirinya. Dan ternyata itu juga yang menyebabkan kekasihnya terlibat perjanjian dengan Ryan.


"Kamu tuh banyak yang suka hampir semua cewek suka kamu.... " ucap manja bernada cemburu. Sambil meletakan kepalanya di dada dan memeluk Reyhan.


Reyhan tersenyum samar.


"Jangan khawatir Cinta, kamulah pemilik hatiku satu satunya. Hanya kamu." ucap Reyhan sambil mengecup kening Cinta .


"Tetap lah jadi pemilik hatiku ya ... Apapun yang terjadi. Janji .." ucap Reyhan


Cinta mengangguk yakin


"I love you Cinta ... tolong jangan tinggalin aku ya, aku sangat mencintaimu" pinta Reyhan.


"Gak akan sayang ...... gak akan"


Cinta dan Reyhan pun saling berpelukan.


"Wahhh ternyata lagi asyik nih! Jadi lupa deh mah kita-kita yang terjebak ngobrol dengan pak Ridwan" protes Mita


"Iya nih kalian mah enak saling memadu kasih lah kita tidak ada yang menyelamatkan kami dari pak Ridwan tahu sendiri tuh dosen sekalinya buka mulut bakal lama ceramahnya" gerutu Susanti.


"Wahhh maaf yaa aku lupa kalau ada kalian" sahut enteng Cinta menggoda kedua sahabatnya itu.


"Kan ... kan!"


Cinta dan Reyhan pun tertawa.


"Wah Rey kalau seperti ini gak ada yang tahu kalau kamu seorang barista tampan karena lebih mirip mumi !' goda Mita


Mereka berempat pun tertawa kompak.


Setelah ngobrol random kesana kenari dan bersenda gurau saling menggoda dan mengejek, akhirnya Cinta dan kedua sahabatnya berpamitan dan berjanji akan kembali menjenguk Reyhan besok pagi


....................................................


Setelah mengantar kedua temannya pulang ke rumah mereka masing-masing. Cinta pun melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah. Tubuhnya sudah terasa letih dan ingin rasanya merebahkan diri ke atas peraduan favoritnya dan melepaskan segala kepenatan.


Sesampainya di rumah, Cinta dibuat terkejut.Ada mobil kantor papa Cinta di halaman rumah.


"Ada apa ini? Apa ada masalah di pabrik?? Kok ada mobil kantor papa disini?" Cinta semakin penasaran dibuatnya.


.....................................................


Apa yang terjadi hingga mobil kantor papa Cinta ada di halaman rumahnya.?


Kabar apakah yang akan diterima oleh Cinta.?


yukk ikuti kisah selanjutnya


Jangan lupa like komen ya bila suka


Terima kasih 🙏