My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Pertemuan tak terduga



Pagi ini mentari dengan tegasnya menyinari bumi dengan sinar terangnya.


Dan kini tanpa ia sadari gelapnya malam telah berganti dengan cerahnya sang Surya yang begitu terangnya menyinari bumi.


Perasaan Alan begitu kacau. Ia tahu bahwa Cinta milik Reyhan, tetapi entah kenapa ada perasaan nyaman dan bahagia bila bersama Cinta.


Selama ini cewek yang Alan kenal dalam hidupnya tidak ada yang setangguh dan semandiri Cinta.


Cewek yang ia kenal kebanyakan cewek manja dan selalu tergantung pada orang lain. Sangatlah berbeda dengan Cinta. Walau anak tunggal dari orang tua yang terpandang dan bergelimang harta. Tetapi Cinta jauh dari sifat sok princess dan pilih-pilih teman.


"Benar-benar pribadi yang unik."


"Beruntung Reyhan memiliki Cinta.." gumam Alan.


Terdengar pintu kamar Alan di ketuk.


"Yaaa ..." sahut Alan.


"Tuan semuanya sudah siap." lapor Asisten rumah tangga Alan.


"Okay terima kasih."sahut Alan.


"Sebentar lagi kami turun."


Lalu Alan mencuci muka dan merapikan rambutnya. Kemudian Alan pun bergegas menuju kamar Cinta.


"Maaf tuan di ruang tamu ada seseorang yang ingin bertemu dengan tuan " kata asisten rumah tangga Alan.


"Oh Okay akan saya temui dulu tolong untuk persiapan grill party nya di pantau terus ya bi!" pesan Alan.


"Baik tuan."


Kemudian Alan menuju ke ruang tamu untuk menemui seseorang yang ingin bertemu dengannya.


"Selamat pagi! Ada yang bisa sayang bantu?" tanya Alan sambil membetulkan letak kacamatanya.


"Pagi! Apa kabar Al!"


"Suara itu.." batin Alan.


Betapa kagetnya Alan ternyata yang ada dihadapannya saat ini adalah Reyhan.


Dengan refleks Alan melihat ke arah pintu kamar Cinta. Sambil berusaha bersikap senatural mungkin .


Alan tersenyum pada Reyhan. Untuk menutupi ketegangannya.


"Haii Rey! Kamu selalu saja dadakan datangnya. Untung aku ada dirumah." sapa Alan .


Sambil melihat sekeliling, Reyhan pun mengeryitkan keningnya.


"Lagi mau ada party nih!" Reyhan mencoba menebak.


"Ehmm. Iya nanti malam bersama keluarga." jawab Alan sekenanya sambil tetap tersenyum.


"Keluarga?"


"Iya . Keluarga." jawab Alan yakin.


Alan berusaha untuk menutupi kegugupannya dengan kedatangan Reyhan.


Ada perasaan khawatir melingkupi perasaan Alan bagaimana kalau tiba-tiba Cinta keluar dari kamar.


Sambil diam-diam mata Alan terus memantau pintu kamar Cinta.


"Oh maaf kalau kedatangan ku menganggu. Aku cuman mau bilang terima kasih atas pertolongan mu kemarin."


"Maaf kalau sebelumnya aku salah paham dan menuduhmu berkomplotan bersama paman kamu." ucap Reyhan.


"Santai saja Rey. Bagaimana Cinta Sekarang?" tanya Alan basa-basi.


Reyhan menghela napas .


"Cinta hilang." jawabnya lirih.


"Hilang?? Maksudnya? Kok bisa?" tanya Alan pura-pura bersimpati dan terkejut.


"Sebentar-sebentar, kali ini bukan ulah pamanku lagi kan? Paman sudah dapat balasannya sekarang sudah jadi tahanan." lanjut Alan.


"Oh bukan...bukan. Cinta hilang karena memang ia ingin menghilang." ucap lirih Reyhan.


Alan menatap serius Reyhan.


"Saat ini aku masih berusaha mencarinya di berbagai tempat yang kemungkinan ia datangi."


"Semangat ya Rey. Semoga Cinta cepat kamu temukan." ucap Alan memberi semangat Reyhan


Reyhan mengangguk sambil matanya menyusuri seluruh ruangan di rumah Alan


Entah mengapa hatinya merasa Cinta saat ini berada dekat dengannya.


"Ah ini hanya perasaan ku saja." tepis batin Reyhan.


"Okay kalau gitu Al. Aku pamit dulu.Sekali lagi terima kasih atas bantuannya kemarin.'


Alan pun mengangguk cepat.


Kemudian Alan pun mengantarkan Reyhan sampai ke depan


.........................................................


"Seperti suara Reyhan.Apa cuman pikiranku saja ya?" gumam Cinta


"Kenapa jantungku tiba-tiba berdetak cepat. Apa benar ada Reyhan?" pikir Cinta.


Cinta pun semakin penasaran. Lalu ia membuka pintu kamarnya.


"Sepi ...dimana Alan? Masih tidurkah dia?" batin Cinta.


Cinta pun lanjut menuruni tangga lalu menuju ke dapur dan ternyata sepi.


Kemudian dia mendengar suara berisik di halaman samping.


Kemudian Cinta pun mencari tahu ada apa di samping halaman.


...........................................


Setelah mengantar Reyhan ke depan, hingga mobilnya hilang dari pandangan. Alan tiba-tiba mendengar suara Cinta di belakangnya.


"Pagi Al. Ada tamu? Siapa?" tanya Cinta sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.


Terkejut Alan dengan kehadiran Cinta yang tiba+tiba sudah berada di belakangnya. Tapi segera Alan bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa.


"Haii Cinta. Sudah bangun kamu?"


Cinta mengangguk sambil mendekap tubuhnya sendiri berusaha melawan dinginnya udara pagi ini.


"Sebentar ya. Tunggu disini." pesan Alan.


Dengan sigap Alan masuk ke dalam rumah tidak lama kemudian Alan keluar membawa jaket dan menutupi tubuh Cinta dari belakang dengan jaket yang dibawanya.


Cinta yang menyadari Alan memberi nya jaket untuknya. Lalu tersenyum."Terima kasih Al" ucap Cinta lirih.


"Yuk kita sarapan aku punya sesuatu yang special untukmu" ajak Alan.


Cinta pun mengikuti langkah kaki Alan menuju halaman samping rumah.


"Woww ini apa Al??" tanya Cinta.


"Grill party special untuk kamu " ucap Alan.


"Ini semua untuk aku Al?" seru Cinta terkejut.


Alan pun mengangguk yakin sambil tersenyum.


"Terima kasih Al!" Tidak sengaja karena terlalu bahagianya Cinta memeluk Alan.


Alan terkejut dengan reaksi spontan Cinta. Demikian juga dengan Cinta terkejut dengan reaksi refleknya memeluk Alan.


"Maaf Al." ucap lirih Cinta sambil tertunduk malu.


"Tidak apa-apa Cinta. Makan yuk!" ajak Alan berusaha menghilangkan rasa kikuk dirinya.


Cinta pun hanya mengangguk pelan.


.......................................................


Wow Alan bertemu Reyhan kembali.


Akankah Reyhan tahu bahwa Cinta bersama Alan?


Bagaimana Reaksi Reyhan? Yuk ikuti terus kisahnya.


Sambil menunggu up nih ada yang special untuk kalian sebagai teman menunggu.