My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Jogya



"Cinta!"' Reyhan terbangun dari tidurnya.


"Sepertinya aku tadi bermimpi." Reyhan mengambil segelas air putih yang berada di meja pinggir tempat tidurnya .


"Mimpi ini kenapa mimpi ini membuat hati aku terasa sakit dan perasaanku jadi tidak tenang.?"pikir Reyhan.


Reyhan mencoba untuk mengingat kembali mimpinya tadi . Di dalam mimpinya ia melihat Cinta menangis tapi tak terdengar suara rintihannya.Saat Reyhan mencoba untuk memanggilnya pun panggilannya tak terdengar oleh Cinta bahkan ia seolah-olah tidak melihat keberadaan Reyhan.


Reyhan melihat jam di dinding yang menunjukan pukul tujuh pagi. Reyhan langsung bangkit dan menyambar handuk di dekat kamar mandi Kemudian secepat kilat Reyhan menyelesaikan ritual mandinya..


Setelah selesai dari ritual mandi paginya.Reyhan meraih telepon genggam lalu mencari nomer yang dituju lalu meneleponnya.


"Hallo Santi bagaimana? Ada kabar terbaru apa ? "


"Oh baiklah." jawab Reyhan lirih lalu menutup teleponnya.


Reyhan kembali pusing tidak tahu lagi harus dengan cara bagaimana untuk dapat menemukan Cinta.


Semua jalan seolah - olah tertutup rapat. Alan dan Cinta hilang lenyap tanpa jejak.


Dalam kebingungannya Reyhsn mengambil motornya lalu mengendarainya sekencang kencangnya. Pikirannya buntu tidak tahu apa yang telah diperbuat oleh Alan hingga ia bisa menutupi semua jejaknya hingga tidak terlacak sedikitpun.


Reyhan terus mengendarai motornya dengan kecepatan yang sangat cepat. Dan akhirnya berhenti di tepi pantai. Reyhan pun meninggalkan motornya begitu saja lalu berlari ke tepi pantai.Lalu ia pun berteriak sekencang-kencangnya.


"Cintaaaaa!!!!! Kamu dimana!!!!! Aku kangen kamu!!!" Reyhan terduduk lalu menangis sekencang-kencangnya. Ia benar-benar merasa gagal. Sudah hampir satu bulan sejak hilangnya Cinta hingga saat ini. Tetapi baik polisi serta dirinya belum juga dapat menemukan jejak mereka.


Reyhan kembali terngiang akan mimpinya semalam. Melihat Cinta menangis minta tolong tetapi tidak terdengar suaranya."Apa arti mimpi itu? Cinta apa sebenarnya yang ingin kamu sampaikan padaku. kenapa aku tidak bisa mendengar suaramu dan kamu pun tidak bisa melihat bahkan mengenali diriku. Apa yang terjadi sayang beri aku informasi lebih jelas." tangis pilu Reyhan.


Tiba-tiba terdengar dering telepon berulang ulang.


Dengan sedikit perasaan malas Reyhan mengambil Ponselnya lalu ia melihat siapa yang menghubunginya. Ternyata tertulis di layar nama Mita.


Reyhan pun menerima telepon dari Mita. Dengan harapan tipis bahwa Mita akan memberikan petunjuk sedikit saja tentang keberadaan Cinta ataupun Alan.


"Hallo iya ini Reyhan.Apa! Serius?" tanpa menunggu lebih lama lagi Reyhan menutup teleponnya.


Reyhan mengendarai motornya dengan sangat cepat sekali seolah-olah hanya dia yang berada dijalanan.


Banyak mobil motor ia lewati begitu saja hingga akhirnya Reyhan berhenti di cafe tempat ia bekerja.


Bunyi pintu dibuka kasar. Semua yang berada di dalam cafe langsung menoleh ke sumber suara.


"Rey!" seru Santi.


Reyhan berlari ke meja Santi dan Mita.


"San bagaimana? Kalian ketemu mereka dimana?" tanya Reyhan tidak sabar.


"Sabar Rey...duduk dulu'" Mita memesankan Reyhan kopi favorit nya.


"Thanks Mita gak usah ntar kalau aku memang mau ngopi aku bikin sendiri di dalam.Urusan Cinta lebih penting dari apapun. Kalian ketemu mereka dimana?" tanya Reyhan sekali lagi.


Mita dan Santi pun salin bertukar pandang.


"Bukan kami yang bertemu mereka langsung." Reyhan mendengarkan dengan serius setiap perkataan Santi.


"Lantas siapa,?" Reyhan mencari-cari keberadaan orang yang melihat Cinta dan Alan.


"Sebentar." Santi meninggalkan mereka lalu membawa seseorang untuk bergabung di meja mereka.


"Ini orangnya!" Santi mulai memperkenalkan sosok yang membantu mereka mencari Cinta.


"Hai aku Reyhan ..." Reyhan mengulurkan tangannya.


"Aku Jodi. Kemarin aku sempat baca pengumuman di kampus tentang hilangnya Cinta dan Alan Nah sebelum baca laporan itu seminggu yang lalu aku pergi bersama teman-teman ke Jogya Yah... disitulah aku melihat Cinta dan Alan


"Jadi maksud kamu saat ini mereka berada di Jogya." tanya Reyhan .


"Iya Rey mereka di Jogya sekarang aku sudah menyuruh beberapa teman aku yang berada di Jogya untuk memantau foto yang aku bagikan kepada mereka...dan hasilnya beberapa kali teman aku melihat Alan sering mengunjungi sebuah pasar di Jogya.


"Okay kalau gitu kita berangkat ke Jogya hari ini juga. Aku mau ambil perlengkapan dahulu dirumah lalu kita kembali berkumpul disini.!" jelas Reyhan.


Mita dan Santi pun menyetujui usul Reyhan tersebut.


❤️💕