
Setibanya di kampus Reyhan mengajak Cinta, Mita dan Santi mampir ke cafe tempat ia bekerja.
"Yuk mampir ke Cafe dulu aku buatkan es kopi special buat kalian semua." ajak Reyhan.
"Woww asyik nih! Mauu" sahut Santi menerima ajakan Reyhan.
"Cinta ... kamu ikut kita kan?"
"Iya Cin masih sore juga, atau Bodyguard kamu sudah menyuruh mu pulang ya ?? " tanya lirih Mita.
Cinta melotot pada sahabatnya satu per satu untuk memberi kode agar tidak menceritakan tentang bodyguard nya.
Kemudian ia menoleh ke arah Reyhan , "Rey kamu ke cafe dulu tidak apa apa nanti kamu terlambat kerja. Kami akan susul bentar lagi." ucap Cinta.
Cinta merasa tidak enak kalau gara-gara mereka Reyhan diomeli bos nya apalagi kalau sampai kehilangan pekerjaannya. "Tidak... tidak itu tidak boleh terjadi !'"batin Cinta.
Merasa Cinta dan sahabatnya ingin berbagi cerita terlebih dahulu, Reyhan sadar diri. "Baiklah aku duluan ya.. aku harap kalian mau mampir dulu ya ntar aku buatin minuman special" pamit Reyhan.
"Siap Rey .... tunggu tuan putri dulu ya Bodyguard nya galak!' seru Mita yang langsung mendapat senggolan dari Cinta.
Mita yang mendapat senggolan langsung menutup mulutnya rapat-rapat.
"Nanti kami hubungi Rey, kalau kami jadi mampir ke Cafe " lanjut Santi.
Reyhan hanya mengangguk dan melirik sekilas ke arah Cinta. Lalu ia pun berlalu dari hadapan mereka.
"Hmm sepertinya ada yang lagi jatuh cinta nih?!" sindir Mita.
Cinta melirik Mita lalu tertunduk.
"Heiii ... guys lihat!' seru Santi sambil tangannya menunjuk ke suatu arah yaitu Reyhan.
Terlihat Reyhan di kerubungii banyak cewek-cewek, dan Reyhan sudah berusaha untuk menghindar tetapi kesulitan karena terlalu banyak yang datang memintanya untuk foto bersama ataupun hanya sekedar mencubit pipi Reyhan.
Sebenarnya Reyhan sudah sangat berusaha untuk menolak tapi karena ia masih membawa nama baik cafe tempat ia bekerja ia tidak bisa berlaku kasar pada cewek-cewek yang mengelu-elukan dirinya.
Melihat hal itu ada perasaan terbakar di hati Cinta. Tanpa berpikir lama Cinta langsung turun dari mobilnya dan menghampiri Reyhan yang masih terlihat terus berusaha menolak dengan halus permintaan foto bersama tetapi tetap saja tidak berhasil.
Cinta terus berjalan menghampiri Reyhan.
"Cinta... kamu mau kemana?!' panggil Mita .
Akhirnya Mita dan Santi pun menyusul Cinta dengan setengah berlari.
"Permisi ...." seru Cinta tanpa basa basi menyeruak mendekati Reyhan diantara cewek-cewek yang mengelilingi Reyhan.
"Heii! apaan sih yang sabar donk Ngantri jangan mau menangnya sendiri" seru salah satu cewek yang berada di dekat Reyhan.
Reyhan menoleh ke arah keributan di belakangnya dan terkejut saat melihat Cinta yang berusaha menerobos kerumunan cewek-cewek yang mengerubungi dirinya.
Dengan cuek dan santainya Cinta berusaha menerobos paksa kerumunan manusia. yang mengerubungi Reyhan.
"Heiii! Apa apaan nih ngantri" kembali Cinta diomeli beberapa cewek.
Setelah cukup dekat dengan Reyhan Cinta pun langsung meraih tangan Reyhan dan menariknya keluar dari kerumunan.
"Heiii Reyhan .... jangan kaburr,!"
"Heii siapa kamu datang-datang seenaknya saja comot Reyhan begitu saja ." celetuk salah satu cewek .
Ada juga yang langsung menyerang Cinta. Senjata cakar dan menarik rambut adalah senjata andalan kaum cewek bila berantem.
"Auch..!!" teriak Cinta ketika rambutnya ditarik beberapa cewek.
"Cinta!" Reyhan hendak menolong Cinta ketika mendengar teriakan kesakitan Cinta.
Tetapi bukan Cinta namanya kalau tidak bisa membela diri.
"Aaahhhh!" teriak salah satu anak cewek yang tadi sempat menarik rambut Cinta.
"Ini akibatnya kalau kalian berani menyentuhku! Mundur! Reyhan kekasihku jangan ada yang berani ganggu dia lagi mengerti!" teriak Cinta.
"Ahhhh lepaskan! Sakittt" kembali teriakan kesakitan terdengar dari mulut cewek yang tadi menarik rambutnya
"Kalian mau seperti ini ?! " teriak Cinta kembali sambil makin memlintir tangan cewek tadi dan kembali mengerang serta berteriak kesakitan.
Akhirnya satu persatu dari kerumunan itu bubar dengan teratur.
Mita dan Santi yang melihat kejadian itu hanya bisa tertegun dan menutup mulut dengan kedua tangannya.
Bahkan Reyhan pun dibuat kagum akan tindakan Cinta. Tergambar samar senyum Reyhan tersungging di bibirnya saat melihat aksi Heroik Cinta menyelamatkan dirinya dari kerumunan cewek-cewek itu
Setelah semua meninggalkan tempat dan tinggal satu cewek yang Cinta plintir tangannya.
"Lepaskan! "seru cewek yang diplintir tangannya oleh Cinta.
"Woii cewek gila! lepaskan!" teriaknya
Mendengar umpatan yang ditujukan padanya bukannya melepaskan Cinta makin memperkuat plintiran nya.
"Aaaaaaarrrghhh !!!"
"Itu hukuman untuk orang yang tak tahu diri! Sekali lagi aku melihat kamu di dekat kekasihku dan menyusahkan nya, akan ada hukuman yang lebih hebat dari ini, mengerti!!" ancam Cinta lalu mendorong tubuh cewek tersebut dan melepaskannya.
Tanpa menunggu lebih lama cewek itu langsung kabur menjauh secepat mungkin dari hadapan Cinta. Sambil mengelus tangannya yang tadi diplintir Cinta.
Reyhan yang melihat kejadian itu hanya meringis antara kagum dan ngeri. "Nih cewek emang beda" batin Reyhan.
"Yeeee!!! kamu hebat Cinta!" seru teman temannya.
"Iya Cinta, kamu lihat raut wajahnya, ketika ia kesakitan? tapi masih saja sok mengataimu. Rasain tuh berani-beraninya melawan Cinta.
"Ehem ... " Reyhan berdeham memberitahu keberadaan dirinya.
"Oh yuk Santi kita masuk Cafe dulu!" ajak Mita tau diri dan paham dengan kode Reyhan.
Lalu Mita dan Santi pun meninggalkan Cinta dan Reyhan berdua.
Namun tangan Reyhan langsung menahan lengan Cinta.
"Mau kemana kekasihku?" bisik lirih Reyhan di telinga Cinta.
Cinta hanya terdiam kaku dengan jantung yang berdetak cepat. lidahnya terasa keluh tak mampu mengeluarkan sepatah katapun.
"Terima kasih sayang, kamu sudah menyelamatkan aku dari mereka." senyum manis Reyhan pun terlihat begitu indah menghiasai bibirnya.
"Rey ..." hanya itu yang mampu keluar dari bibir Cinta yang detik kemudian bibir lembut Reyhan telah menyentuh lembut bibirnya.
"I Love You Cinta" bisik Reyhan.
Cinta masih terdiam tak percaya dengan apa yang terjadi baru saja.
Sentuhan bibir Reyhan telah membawanya terbang ke langit ketujuh.
"Cinta mau kah kamu menjadi pacar aku?" tanya Reyhan serius dengan sorot mata tajamnya yang mampu menembus hati Cinta.
Cinta tak mampu tuk menjawabnya. Ia hanya diam dan berusaha mengontrol perasaannya.
"Cinta??"
"Hmm diam berati iya. Oh iya tadi kan di depan mereka dengan lantang kamu bilang jangan ganggu kekasih aku!.Fix berati kamu adalah kekasih aku sekarang. fix no debat." goda Reyhan sambil menjetik hidung Cinta.
"Reyhan ... maaf !"
"Maaf ....??? Untuk apa?" tanya Reyhan bingung dan memandang intens ke arah Cinta.
"Maaf tadi ngaku ngaku kamu kekasih-----" Tiba-tiba sesuatu yang lembut mendarat sukses di bibirnya memotong pembicaraan.
Dengan penuh kelembutan dan kasih, Reyhan mencurahkan perasaannya pada setiap sentuhan lembut bibirnya pada bibir Cinta.
Cinta sempat hampir kehabisan napas karena Reyhan terus menciumnya tanpa memberinya waktu untuk mengambil nafas.
Sambil memegang kepala Cinta dan pipinya Reyhan berucap lembut. "Sejak tadi pagi aku sudah berusaha untuk mengatakan isi hatiku padamu tetapi aku takut Cinta .... aku takut kamu menolakku." Reyhan tertunduk.
"Apa??!! Reyhan takut aku tolak?? yang benar saja justru aku tadi yang berpikiran Reyhan tidak mungkin memyukaiku." batin Cinta.
"Rey ... mana mungkin aku menolakmu, sejak pertama aku melihat mu aku telah jatuh hati padamu" ucap lirih Cinta tanpa malu-malu lagi
Akhirnya mereka pun saling pandang dan tersenyum penuh arti. Dan sekali lagi Reyhan mencium lembut bibirnya . Lalu memeluk dan berulang kali mencium kening Cinta.
Diperlakukan seperti itu oleh Reyhan, Cinta pun merasa special dan ingin rasanya selalu berada dalam pelukan Reyhan. Dada bidang Reyhan mampu membuat dirinya merasa aman dan nyaman Tatapan tajam namun lembut, mata Reyhan mampu membuat jantung Cinta berhenti berdetak. Bahkan senyuman manis tapi terkesan dingin dari seorang Reyhan mampu membuat dada berdetak cepat tak beraturan.
Seperti mimpi rasanya saat ini, cowok terkeren dan ter-viral di kampusnya memeluknya dan menciumnya bahkan kini ia resmi menjadi kekasihnya.
Ingin rasanya berteriak dan mengabarkan ke seluruh dunia bahwa cowok keren dan **** ini adalah kekasihnya.
Tiba-tiba .....
Bunyi ponsel Cinta pun berbunyi.
Cinta tersadar dari lamunan dan hangatnya buaian pelukan Reyhan.
"Hallo" jawab Cinta ternyata mama nya yang menelepon dirinya
Tidak begitu lama hape Reyhan pun berbunyi.
Setelah Reyhan sekilas melihat siapa yang menghubunginya. Reyhan langsung ijin pada Cinta untuk menerima telepon agak jauh dari tempat mereka berdiri saat ini
Terlihat Reyhan menganggukkan kepala berulangkali.
Setelah Cinta selesai melepas rindu bersama mamanya. Ia menunggu Reyhan yang masih berbicara serius dengan lawan bicaranya. Sesekali Reyhan melihat ke arah Cinta dengan agak canggung.
Setelah mengakhiri hubungan telepon nya. Reyhan kembali menghampiri Cinta. "Yuk Cinta kita ke Cafe bentar, aku buatkan minuman special buat kamu dan sahabatmu, kemudian kamu langsung pulang ya.. Jangan mampir-mampir okay" ucap Reyhan sambil mencium kening Cinta
"Iya Rey" sahut Cinta
Kemudian merekapun berjalan berdua ke cafe.
Kedua sahabat Cinta samasekali tidak ada yang mengetahui apa yang barusan terjadi antara dirinya dan Reyhan.
Setelah mendapatkan kopi special racikan Reyhan yang terkenal enak, akhirnya merekapun pulang.
Dalam perjalanan pulang Cinta kembali mendapatkan notifikasi pesan masuk.
Cinta sudah bisa menebak dari mana pesan itu. Dan ternyata dugaannya benar. [Hati-hati sampai di rumah segera tidur jangan begadang. Dan jangan sok bersikap pahlawan seperti tadi bahaya bila ada yang sakit hati kamu bisa jadi sasaran balas dendamnya.]
"Gila dia tahu kejadian tadi di kampus !" umpat Cinta.
"Waduhh " Cinta langsung menginjak rem tiba-tiba ia teringat sesuatu.
"Apa Zoe juga melihatku berciuman dengan Reyhan ??" sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Gila bagaimana kalau sampai dilaporkan pada papa dan mama " pikir Cinta malu.
Cinta kemudian mencoba menghubungi nomer tersebut tapi tetap saja tidak ada jawaban.
Lalu Cinta pun mengirim pesan balasan padanya yang berbunyi Tolong temui aku besok ada yang ingin aku bicarakan. Aku ingin mengenal seperti apa bodyguard ku dan terima kasih untuk laporan palsunya pada papa hari ini. Soal kejadian di kampus, kamu tidak usah ikut campur dan tolong jangan laporkan ke papa.
Cinta menunggu pesan balasan, tapi detik demi detik tidak ada pesan balasan apapun yang masuk.
"Zoeee kamu dimana! Sial kenapa waktu itu aku menolak untuk kenal kamu. Sekarang aku bagaikan dikuntit Casper bodyguard tak berwujud ." keluh Cinta lalu kembali melanjutkan perjalanan nya pulang ke rumah dengan perasaan dongkol.
.........................................................
Apakah Zoe akan menemui Cinta.
Bagaimana dengan kisah Cinta dan Reyhan selanjutnya
Yuk ikuti kisahnya...
❤️Happy Reading ❤️