
Cinta memeluk mamanya tanpa ingin melepaskan lagi.
"Ma Cinta kangen mama .... jangan tinggalkan Cinta lagi ya ma!' rengek Cinta.
"Maaf Cinta, mama masih harus kembali ke Singapura, pekerjaan papa belum selesai disana " jelas mama Cinta.
"Yahhh mama" rengek Cinta manja masih tetap memeluk mamanya.
"Nih sayang buat kamu" Mamanya menyodorkan se kotak oleh-oleh buat Cinta.
"Woww terima kasih ma..ini parfum yang sudah lama Cinta pengen! i love you mom " Cinta mencium pipi mama
"Iya sayang ... love you too" Mana mencium kedua pipi anak tunggalnya itu.
"Oh ya ... mama denger dari laporan Zoe ada pengeroyokan ya di kampus kamu. Bagaimana ceritanya,?" selidik mama.
Cinta terdiam lalu menoleh ke arah mamanya, menatap intens lalu kedua alis Cinta menyatu.
"Laporan Zoe?? katanya dia operasi usus buntu.?" tanya Cinta.
" Iya ... kata papa kamu itu laporan terakhir Zoe tentang pengeroyokan yang terjadi di kampus kamu, sebelum usus buntunya membengkak dan akhirnya di operasi " jelas Mama .
"Jadi Zoe juga ada disana saat kejadian itu??" kembali Cinta berusaha meyakinkan info yang ia dapatkan dari mama.ya.
"Sepertinya " sahut mama sambil menatap anaknya
"Hmm kalau Zoe ada disana saat kejadian itu, jahat benar dia kok tidak menolong Reyhan ?" pikir Cinta penasaran.
"Sialan! dasar jahat kenapa ia tidak menolong Reyhan kenapa hanya menonton saja?!" kembali Cinta mengumpat.
"Cinta! Cinta hallo sayang ...." panggil mama mencoba menyadarkan Cinta dari lamunannya.
Tiba-tiba papa memasuki kamar
"Ma ... papa mau pergi dulu ya, ada urusan yang harus segera papa selesaikan." pamit papa.
"Baik pa ... jangan lama-lama ya katanya kita mau dinner bersama nanti malam " pesan mama mencoba mengingatkan jadwal dinner malam ini.
"Iya ... papa ingat kok?' sahut papa.
"Cinta ... papa pergi dulu ya nak"
Cinta hanya mengangguk pelan pikirannya masih seputar Zoe.
"Kalau memang saat kejadian itu Zoe ada di situ, kenapa dia tidak muncul untuk membantu Reyhan dan dirinya? Bukan kah pada saat itu Cinta pun dalam ancaman Ryan." pikir Cinta.
"Seharusnya Zoe datang menampakan diri untuk melindungi dirinya, bukan membiarkan Reyhan seorang diri berusaha yang melindunginya dari cowok cowok berandal itu." Cinta kembali mencoba menganalisa.
"Bukannya itu seharusnya bagian dari tugas seorang bodyguard ?? menjaga serta melindungiku dari segala bahaya serta ancaman ." pikir Cinta.
"Cinta .... ada apa nak?" Mama mencoba menyadarkan Cinta.
"Oh tidak ada apa-apa ma, Cinta mau ijin istirahat bentar ya, trus ntar sore mau jenguk teman di Rumah Sakit" ucap Cinta.
"Mau jenguk Zoe??"
Cinta mengerutkan keningnya
" Zoe?? Hmm kenapa tidak? sekalian aku bisa tanya langsung ke Zoe kenapa ia tidak menolong kami waktu pengeroyokan itu." pikir Cinta.
"Atau mungkin karena ia sedang kesakitan? dikarenakan usus buntunya bengkak jadi tidak bisa menolong kami?'" Cinta mencoba menganalisa apa yang sebenarnya terjadi.
Cinta langsung menatap mamanya berharap "Mama tau dimana Zoe dirawat?'
"Papa kamu yang tahu" jawab mama.
"Hmm kalau tanya papa gengsi ahh" batin Cinta.
"Okay ma ... Cinta istirahat dulu ya" pamit Cinta sambil mencium kedua pipi mamanya.
"Iya sayang ... selamat istirahat ya" ucap mama sambil membelai rambut hitam Cinta.
Cinta pun kembali ke kamarnya .
Melempat tas ke atas meja.
Lalu merebahkan tubuhnya ke kasur.
"Reyhan ..."
Bayangan Reyhan sewaktu di keroyok, kembali berputar di kepala Cinta .
"Maafkan aku Reyhan .... ini semua salah aku.'" gumam Cinta
Lalu Cinta pun tertidur.
Disaat Cinta terlelap dalam tidurnya, ponselnya berbunyi dan membuat Cinta terbangun malas.
"Hmm siapa sih berisik!?' gumam Cinta sambil menggosok gosok matanya.
"Yaa ... hallo"
" Hallo Cinta kamu dimana?" tanya Mita.
"Hei ... masih di rumah, baru bangun nih. Kamu dimana Mit? tanya Cinta masih ogah-ogahan.
"Aku sudah di Rumah Sakit nih. Katanya mau jenguk Reyhan, antar makanan buatnya!?" Mita mencoba mengingatkan.
"Oh iya..., tunggu ya Mit ini aku mandi dulu ya terus langsung meluncur ke sana !"
"Kamu masih di rumah? aku kira kamu sudah disini" ucap Mita.
"Belum, aku masih baru bangun tidur nih tadi ketiduran."
"Lhaa ... papa kamu ada disini, makanya aku kira kamu sudah disini bersama papa kamu." jelas Mita.
"Apaaa?? Papa disana? Di Rumah Sakit? " tanya Cinta.
Mata Cinta yang tadinya masih susah untuk terbuka langsung terbelalak, dan hilang semua rasa kantuk yang tadi masih melingkupi dirinya.
"Iya ... tadi aku lihat papa kamu lagi berbincang bincang dengan seseorang." jelas Mita.
"Jangan-jangan papa sedang menjenguk Zoe ." pikir Cinta.
"Okay Mit tunggu ya .. , aku langsung meluncur ! Oya minta tolong ya Mit awasi papa atau ikuti kemanapun papa aku pergi." pinta Cinta dan langsung menutup teleponnya.
.....................................................
Ada apa papa Cinta di Rumah Sakit?
yuk ikuti terus kisah Cinta Reyhan
Happy Reading.