My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Status sosial yang berbeda



Sesampainya Cinta di rumah nya ia lalu bergegas ke kamar mandi.


Semua kejadian hari ini membuat dirinya merasa lelah. Ia mencoba menyegarkan kembali tubuhnya di bawah guyuran air yg berasal dari shower kamar mandinya, ia menguyur tubuhnya dengan air hangat untuk mengusir segala kepenatan yang ia rasakan.


Setelah Cinta selesai dengan aktifitas mandinya.


Cinta pun merebahkan diri ke atas tempat favoritnya yaitu tempat tidurnya yang super empuk dan lembut.


Tiba-tiba bayangan itu ... bayangan saat Reyhan menciumnya dengan penuh kelembutan kembali terbayang .


Tanpa disadarinya Cinta menyentuh bibirnya, mata nya pun terpejam membayangkan kejadian tadi sore.


Jantungnya tertahan sesaat, ada perasaan aneh yang menjalari tubuhnya saat membayangkan kejadian itu


I love you .... kata kata itu terdengar sangat merdu dan indah di telinganya, tak terasa pipi Cinta berubah merah merona membayangkan kembali saat Reyhan menembak dirinya, lalu Cinta pun lunglai dalam pelukan Reyhan. "Oh Reyhan aku bahagia sekali.'


"Sudah lama ku impikan momen bahagia sepeti ini di tembak oleh seseorang yang kusayang dan kukagumi. Terima kasih Tuhan atas anugrah cinta diantara kami berdua" batin Cinta .


Tringg..... bunyi notif pesan masuk membuyarkan semua lamunan Cinta dengan cepat


Ia memandang ponselnya untuk beberapa saat dan menduga duga siapa gerangan yang mengirimi dirinya pesan singkat. "Jangan-jangan itu Zoe? Atau papa?"


"Atau jangan-jangan Zoe cerita semuanya pada papa tentang kejadian di depan Cafe tadi, alamak! apa yang harus aku katakan pada papa" Cinta menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Zoe please jangan laporkan papa tentang itu" harap Cinta lemas memikirkannya.


Tring ...


Kembali notifikasi pesan masuk terdengar dari ponselnya.


Dengan tatapan ragu dan hati berdebar menduga duga pesan singkat siapa yang masuk ke ponselnya.


Perlahan dan pasti Cinta mencoba mencari tahu siapa yang mengiriminya pesan tersebut.


"Hmm nomer yang berbeda lagi? apa Zoe telah ganti nomer lagi?" batin Cinta menduga.


[Hai Cintanya aku .... sudah sampai rumah kah? Selamat tidur ya sampai bertemu besok peluk cium sayang selalu dari aku, selamat malam .... tidur yang nyenyak ya i love you]


Cinta masih terpaku sesaat dan kembali membaca ulang rangkaian kata demi kata yang tersusun dan bermakna indah itu .


Walau sejujurnya hatinya telah lumer membaca rangkaian kata kata indah tersebut tapi Cinta berusaha tetap berpijak pada bumi. Dan dengan begitu ketusnya ia membalasnya [ Ini siapa? Maaf saya tidak kenal].


Cinta berharap ia secepatnya mendapat balasan sehingga ia tahu apakah ia harus melumer ataukah mengaum galak.


Tidak berapa lama Tring ....


Kembali notifikasi pesan masuk berbunyi Secepat kilat Cinta membuka pesan masuk tersebut, "YESS!! Aaarrrgghhh I love You too" teriak histeris Cinta dan langsung membanting tubuhnya ke atas kasur dan ponsel pun terlempar.


Cinta kemudian langsung menyambar kembali ponselnya yang tadi sempat terlepas dari tangannya. Secepat kilat ia membalasnya [ maaf Reyhan aku tadi tidak tahu kalau ini nomer kamu ... i love you too]


Tring ....


[Selamat tidur ya cinta besok aku jemput, kita ke kampus bareng yuk kebetulan besok aku ada mata kuliah pagi.] Tulis Reyhan mengajak Cinta untuk berangkat bersama  ke kampus .


Tanpa pikir panjang lagi Cinta langsung membalas mengetik [Baiklah aku tunggu besok di rumah].


Senyum Cinta tak hilang-hilang dari bibirnya sejak pesan masuk pertama dari Reyhan hingga ajakan untuk ke kampus bersama.


Membuat bibir indahnya selalu tersungging sebuah senyuman manis yang indah.


Cinta pun akhirnya tertidur dengan penuh rasa bahagia dan senyum yang selalu tersungging indah.


...................................................


Malam semakin larut Reyhan masih berada di Cafe, tinggal satu jam lagi shift kerja dia berakhir.


"Rey ... aku duluan ya! " pamit Aldo teman Reyhan.


"Okay bos ntar saya nyusul, masih beres beres nih" .sahut Reyhan.


Tiba-tiba Aldo merangkul Reyhan.


Reyhan pun menoleh ke arah Aldo sambil mengerutkan keningnya.


"Ada apa bro?!" sahut Reyhan menyelidik.


"Hmm denger denger ada yang baru jadian ya? Gajian ntar traktir ya?" senggol Aldo menggoda Reyhan kemudian berlalu pergi.


"Heiii!! Aldo" panggil Reyhan .


Aldo hanya tersenyum dan memberi hormat.


"Hmm siapa nih yang membocorkan ? perasaan aku belum bilang siapa-siapa dan sepertinya Cinta juga bukan tipe cewek ember." pikir Reyhan .


"Ah besok saja aku tanya waktu di kampus." pikir Reyhan sambil melepas celemek nya yang tadi masih menempel di tubuhnya.


Reyhan pun akhirnya menyusul pulang untuk beristirahat sejenak karena tidak lama setelahnya dia harus menjemput Cinta untuk berangkat kuliah bareng yang kebetulan ia pun ada jadwal untuk kuliah pagi.


Sesampainya di tempat kos nya. Reyhan pun memarkir motornya di halaman rumah kos nya.


Setelah berbincang-bincang sebentar dengan penjaga kos lalu Reyhan pun menuju ke kamar kosnya.


"Legaa rasanya akhirnya dapat beristirahat juga." gumam Reyhan.


Reyhan melepas kaos nya dan kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Segala kepenatan yang dirasakan hari ini hilang terguyur air.


Setelah selesai ia kemudian mengambil handuk untuk mengeringkan tubuh nya yang kekar. Nampak otot-otot tubuhnya basah terkena guyuran air hangat tadi.


Tangannya dengan sigap meraih kaos putih dan celana boxer biru gelap . Lalu ia pun merebahkan tubuhnya ke atas kasur.


"Hmm Cinta .... " gumam Reyhan.


Kedua sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman manis.


Reyhan menyusuri bibirnya menggunakan lidahnya lalu mengigit bibir nya perlahan. rasa manis dan lembut bibir Cinta masih sangat ia rasakan.


"Cinta ... andai kamu tahu sejak aku mengenalmu dulu, sewaktu kita masih kecil, aku sudah jatuh hati padamu."


Reyhan meraih sebuah pigura foto yang berada di meja dekat tempat tidur nya .


"Sejak saat itu aku bertekad untuk menjadi seseorang yang kelak akan selalu mampu untuk melindungi, menjaga dan berada di sisimu, tidak akan kubiarkan siapapun melukai dan membuatmu menangis." gumam Reyhan sambil melihat foto masa kecil mereka.


"Dan agar semua itu dapat terwujud, aku rajin mengikuti segala bentuk latihan bela diri agar kelak aku mampu benar-benar melindungi mu dari segala hal yang akan mencelakai dan membuatmu terluka." gumam Reyhan.



Reyhan mengusap foto mereka berdua di kala mereka masih kecil.


"Walau hanya sebentar kita bertemu, tapi itu adalah momen yang paling indah dalam hidupku. Mungkin kamu tidak ingat tapi sejak saat itu aku tidak pernah melupakanmu"


"Seorang gadis manis yang periang yang berasal dari keluarga terpandang " sedih Reyhan bila mengingat status sosial mereka yang sangat berbeda jauh.


"Hmm apa mungkin jika kedua orang tua kamu mengetahui, kalau aku adalah kekasihmu mereka akan merestuinya?" gumam Reyhan.


Reyhan memukul mukul kepalanya.


"Gila ... apa yang kau lakukan Rey! Cinta itu anak tunggal dari keluarga yang terpandang sedangkan kamu hanyalah .... " lamunannya terputus dengan bunyi hape nya yang berdering berulang kali.


Reyhan pun menoleh ke arah hape nya yang tergeletak begitu saja di atas kasur.


Ia mengambil nafas dalam-dalam sebelum meraih hape tersebut.


Dengan perasaan tidak beraturan Reyhan meraih hape nya dan melihat siapa yang menghubunginya.


Ternyata bos nya yang menghubunginya. Lalu Reyhan pun menerima telepon dan berbicara dengan bosnya tersebut.


Reyhan hanya mengangguk angguk dan berterima kasih.


"Terima kasih. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik semampu saya. Saya akan pastikan semua dalam keadaan baik-baik saja." sahut Reyhan berterima kasih saat diberitahu bila gajinya sudah cair hari ini.


Selesai menerima telepon dari bos nya. Reyhan membanting tubuhnya ke atas kasur.


Ia merasa tak mampu lagi berpikir, disisi lain ia sangat menyanyangi dan mencintai Cinta tulus apa adanya sejak pertama kali mereka bertemu.


Tetapi disisi lain ia juga harus menyadari siapa dia dan siapa Cinta .


Hari ini resmi bagi mereka berdua sebagai pasangan kekasih. Reyhan tidak menyangka bila Cinta pun memendam perasaan yang sama dengannya.


Reyhan merasa bahagia sekali begitu mengetahui mereka ternyata memendam perasaan yang sama.


Tetapi .... kini setelah mereka resmi menjadi pasangan Reyhan khawatir dengan restu kedua orang tua Cinta.


"Apa mungkin mereka akan merestui hubungan kami ini?'"batin Reyhan


"Cinta apapun yang akan terjadi nanti, aku janji tidak akan membuatmu bersedih, semoga kita akan selalu tetap bersama selamanya." batin Reyhan lalu tertidur sambil tetap memeluk foto mereka sewaktu kecil.


..................................................


Bagaimana kelanjutan kisah Cinta Reyhan apakah hubungan mereka akan baik-baik saja?


Akankah Cinta akan bertemu dengan Zoe dan bagaimana reaksi Cinta?


Yuk ikuti kisah selanjutnya


Jangan lupa like komen dan hadiah hadiahnya lainnya ya biar author semakin semangat nih menulis kelanjutan nya.


🌹 Happy Reading 🌹