
"Cinta..." Reyhan muncul tepat disaat Cinta mengetahui siapa yang tadi tiba-tiba menarik tubuhnya, memeluk dan kemudian menciumnya.
Mendengar suara Reyhan. Cinta sedikit panik Cinta langsung berjalan menghampiri Reyhan dan menarik tangannya menjauh dari toilet.
"Ada apa?" Reyhan merasa ada yang aneh ia menoleh ke belakang ke arah toilet
Cinta terus menarik Reyhan agar menjauh dari toilet.
"Cinta stop! Ada apa?" selidik Reyhan.
Cinta berhenti. Dan menatap Reyhan tubuhnya masih sedikit gemetar dengan kejadian tadi "Jangan sampai Reyhan mengetahuinya apa yang baru saja terjadi bisa ramai dan heboh nanti." batin Cinta.
Melihat gerak-gerik Cinta yang nampak seperti ada yang disembunyikan "Tunggu disini!" Reyhan langsung kembali berlari menuju ke toilet
Reyhan melihat sekeliling disekitaran toilet tetapi ia tidak melihat tanda-tanda yang mencurigakan.
Semua terlihat aman tidak ada yang mencurigakan sedikit pun.Lalu Reyhan pun kembali ke tempat Cinta menunggu tadi.
Reyhan memeluk pinggang dan mengecup ujung kepala Cinta. Mereka kembali ke meja dimana Santi dan Mita masih menunggu mereka.
"Cie...cie...pacaran kalau masih baru ya begini nih Mit.Ke toilet saja ada yang jemput takut hilang." goda Susanti yang disambut gelak tawa bersama.
Hanya Cinta yang tertawa getir. Pikiran Cinta kacau.Ia masih terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.Jantungnya masih terasa berdetak lebih cepat.
Reyhan melirik Cinta ada rasa curiga di hati Reyhan. "Kenapa Cinta apa yang kau sembunyikan dariku? Aku tahu ada sesuatu yang terjadi yang tidak kau ceritakan padaku."
"Heii itu Alan! Aku kira ia sudah langsung pulang tadi" seru Santi.
"Heii Alan!" panggil Reyhan.
Alan yang mendengar namanya dipanggil pun langsung menoleh ke arah Reyhan. Sekilas pandangannya beradu dengan Cinta.Lalu Alan pun menghampiri mereka.
Mita dan Santi saling berpandangan heran.
"Rey....ngapain kamu panggil dia!" gumam Santi.
Cinta berusaha setenang mungkin.Ia tahu sepertinya Reyhan sengaja memanggil Alan entah Reyhan sudah tahu atau hanya menduga tentang kejadian di depan toilet tadi.
"Iya kamu panggil aku?" tanya Alan santai.
"Rey...!" Cinta ,Mita dan Santi dengan kompaknya mencoba mencegah Reyhan.
Alan tahu Kehadiran dirinya samasekali tidak diharapkan oleh semuanya tetapi Alan sangat ingin selalu berada di lingkaran Cinta.
"Ayolah Al biar aku ada temannya masak aku sendiri yang cowok." bujuk Reyhan pura-pura.Lengan Reyhan pun langsung melingkar di pinggang Cinta.
""Karena aku harus selalu menjaga Cinta aku ini ...jadi nih dua makhluk kasihan gak ada yang ngejagain. Kamu bantu aku ya jagain cewek-cewek ini.Tapi khusus Cinta biar aku saja yang jaga." celetuk Reyhan sambil menunjuk ke arah Susanti dan Mita
"Ihh apaan sih kamu Rey..kami bisa jaga diri sendiri tau!" gerutu protes Susanti.
"Tetapi kalau ada preman yang gangguin kalian, kan aman tuh kalau dijagain Alan. Ntar Alan tinggal bilang jangan macam-macam ya pamanku kepala preman." sindir Reyhan lalu tertawa terkekeh.
Alan tahu sebenarnya Reyhan hanya ingin menjatuhkan dia.Tetapi bukan Alan namanya bila langsung down.
Alan menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskannya.
"Okay Rey...lu jual aku beli! Jangan kaget bila nanti Cinta akan jatuh dalam pelukan ku.Aku tahu Cinta tak mungkin melupakan kebaikan aku dulu disaat ia butuh tempat untuk lari dan bersembunyi." batin Alan.
"Baiklah kita mau kemana? Kebetulan aku juga gak ada acara apapun jadi aku bisa bantu kamu jagain cewek-cewek ini" sahut sanggup Alan.
"Eh gak perlu Alan! Kami bisa jaga diri sendiri kok !" jawab serempak Mita dan Susanti
"Ih apaan sih Reyhan " Susanti belum mengerti apa maksud dan tujuan Reyhan mengajak Alan bersama mereka.
"Percayalah Rey kami gak butuh bodyguard seperti Cinta.Kami biasa mengurus dan menjaga diri kami sendiri." protes Mita.
"Sudahlah biarkan Alan bersama kita.Aku ingin membalas kebaikannya karena waktu itu telah menjaga dan mengamankan kesayangan aku ini." Reyhan memeluk dan mencium Cinta dihadapan semuanya terlebih lagi dihadapan Alan.
Cinta pun hanya terdiam tak bergeming. Sedangkan Alan tetap berusaha tersenyum santai Tetapi hatinya ingin sekali menarik Cinta dari pelukan Reyhan dan mengatakan pada Reyhan "Aku yang lebih pantas untuk mendampingi nya.Dan aku lah yang pertamakali menemukan Cinta".batin Alan.
.............
Wow makin seru nih ada persaingan merebutkan Cinta.Siapa ya kira-kira yang akan dipilih Cinta?
Ikuti yuk kisah selanjutnya
Happy Reading