My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Pertemuan yang gagal lagi



Mita dan Susanti menatap serius ke arah Cinta menunggu kelanjutan perkataannya.


"Bersama siapa....????"" tanya Minta dan Susanti kompak dengan wajah penasaran mereka karena Cinta tidak segera melanjutkan perkataannya.


"Bodyguard aku" jelas Cinta


"Wahhh .... Reyhan tahu tentang ini?" tanya Susanti.


"Mana mungkin Reyhan tahu ...., tentang keberadaan tuh bodyguard aja, dalam hidup Cinta pasti Cinta belum cerita ke Reyhan." tebak Mita.


Cinta mengangguk cepat mengiyakan semua omongan Mita.


"Tuh kan? betul" sahut Mita.


"Hmm" gumam Susanti berpikir.


"Terima dulu deh teleponnya, daripada papa kamu ngamuk!" saran Mita.


"Aku bingung guys ...'


"Disisi lain aku ogah ke pesta bersama Zoe.Tapi aku juga ingin bertemu dengan dia ..... agar aku bisa mengenalinya saat ia menguntit aku." ucap Cinta sambil menerawang.jauh ke depan.


"Tetapi kemana dia seharian kemarin kenapa ia tidak muncul, apakah ia tidak khawatir padaku? Apakah kemarin ia tidak melakukan tugasnya sebagai bodyguard kasat mata aku? dan kalau ia memang berada disana, sebagai bayanganku kenapa saat melihat Reyhan dikeroyok, Zoe tidak membatu Reyhan.? Apa Zoe tidak punya rasa empati sedikit pun??? Akan aku tanyakan nanti kalau aku bertemu dengannya besok" berbagai pertanyaan itu terus muncul di otaknya saat ini.


"Jahat sekali dia kalau sampai ia tahu ada seseorang yang dikeroyok dan dirinya mempunyai kemampuan untuk membela dan menyelamatkannya, tetapi dia hanya diam saja. Sungguh bukan jiwa seorang ksatria.Tidak pantas menjadi Bodyguard aku " gerutu Cinta dalam hati


Kembali ponsel Cinta berbunyi untuk kesekian kalinya.


"Cinta tuh teleponnya berbunyi terus!" Mita mencoba mengingatkan Cinta.


Cinta pun meraih ponselnya dengan perasaan gamang.


"Ya hallo pa"


"Apa!! Ohh .... baiklah pa nanti akan Cinta sampaikan ke teman-teman." sahut Cinta cepat.


Lalu hubungan telepon itupun terputus.


"Hmm ada apa Cinta?" tanya Mita.


"Iya nih .... kenapa raut muka mu jadi berubah begitu?" tanya Susanti makin penasaran.


"Hmm aku gak tahu apakah aku harus senang atau sedih"


Mita dan Susanti pun menyimak dengan seksama.


"Besok temani aku ya ke pesta itu."


"Siapa??" Mita dan Susanti saling menoleh mencari cari seseorang.


"Ya kalian lah ... temani aku ya? Please please ..." rayu Cinta


"Ke pesta pernikahan saudara kamu itu?" tanya Mita menyakinkan.


"Iya ... kalian!" Sambil mengangguk cepat


"Lha si Zoe???" tanya Susanti masih bingung.


"Zoey sakit" ucap Cinta singkat.


Mita dan Susanti pun saling berpandangan.


"Entah kenapa kok aku jadi khawatir ya.Kata papa Zoe baru selesai operasi usus buntu" jelas Cinta.


"Pantas kok sejak kemarin dia tidak mengirimi aku pesan singkat. Andai Zoe ada, mungkin kemarin Zoe bisa menolong Reyhan" ucap Cinta sedih.


"Jujur aku kok merasa kehilangan ya biasa setiap pagi dan malam Zoe selalu mengirimiku pesan singkat yang terkadang membuatku jengkel, karena kecerewetan nya dan merasa dikuntit serta dibayang bayangi olehnya. Tetapi sekarang setelah terbiasa dengan kehadiran kasat matanya, serta kecerewetannya ia tiba-tiba absen karena sakit. Kok aku jadi merasa sedih ya dan tidak nyaman tanpa kehadiran bayangannya.Apalagi sejak kejadian kemarin" jelas Cinta sedih.


"Hmm ..." gumam Mita


"Jangan-jangan----' sahut Susanti.


Cinta dan Mita memandang tajam ke arah Susanti.


"Jangan-jangan ... kamu mulai jatuh hati pada si Zoe" celetuk Susanti.


Yang langsung disambut lemparan boneka boneka yang ada di mobil Cinta.


"Ngomong tuh dipikir dulu jangan asal jeplak!' protes Cinta.


"Ampun ... ampun guys!" seru Susanti berusaha menepis boneka boneka terbang tersebut sambil tertawa menggoda Cinta.


"Kamu tuh ya pikirannya, dasar!" celetuk Cinta


"Udah yuk kita lanjut ke Rumah Sakit. Reyhan nungguin kamu tuh Cinta " ajak Mita.


"Wokee.... kita meluncur.Tapi ingat ya disana nanti kalian gak ada yang boleh mendekati dan menyentuhnya. Reyhan hanya milik aku seorang" larangan keras Cinta itu ditujukan untuk menggoda sahabat sahabatnya.


"Hmm ... mulai kumat lagi deh!" Mita dan Susanti pun pura-pura tidak mendengar larangan Cinta tersebut.


Mereka menatap ke arah jendela mobil yang berada di samping mereka masing-masing, dan tidak menghiraukan lagi kicauan Cinta.


Mobil Cinta pun meluncur cepat menuju ke Rumah Sakit.


.......................................................


Bagaimana kah keadaan Reyhan?


Perasaan apa sebenarnya yang Cinta rasakan pada Zoe ??? Yuk kita ikuti kisah Cinta Reyhan selanjutnya.


Happy Reading.