My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Bukit Bintang.



"Dari mana kok larut banget pulangnya? " tegur papa Cinta saat membuka pintu.


Papa dan mama memandang tajam ke arah Cinta.


Belum sempat Cinta menjawab"Maaf Om...Tante ..kami pulang terlalu malam.Bukan salah Cinta om. Saya tadi yang mengajak Cinta dan teman-temannya ke bukit bintang. Jadi kemalaman sampai disini." jelas Zoe.Yang tiba-tiba muncul dari balik pintu.


Papa dan mama Cinta saling bertatapan. "Bukit bintang? Sudah lama kami tidak kesana pemandangan disana memang sangat indah."


"Papa tahu bukit bintang??" tanya Cinta terkejut.


Papa Cinta pun mengangguk.


"Ihh kalau papa tahu kok Cinta gak pernah diajak kesana sih?" Cinta merajuk ternyata selama ini orang tuanya tahu tentang bukit bintang tapi ia samasekali belum pernah diajak ke bukit bintang.


"Cinta ...kamu tadi dari bukit bintang kan?" Papa menyentuh pundak Cinta.


"Iya" sahut singkat Cinta.


"Adakah yang bawa anak kecil disana atau dibawah umur?" Papa menatap Cinta sambil menaikkan kedua alisnya.


"Ehmm rata-rata----"


"Rata-rata muda mudi kan yang sedang pacaran seperti kalian?' goda mama sambil menunjuk ke arah Cinta dan Zoe.


"Ehmm ...." Cinta melirik Zoe penuh arti sambil tersenyum nakal


"Berarti papa mama dulu kesana waktu masih pacaran ya?" tebak Cinta menggoda kedua orang tuanya yang langsung membuat pipi mamanya merona.


"Cinta..." Senggol Reyhan merasa canggung dengan sikap Cinta yang menggoda kedua orangtuanya.


"Biasa aja Rey ... papa mama juga suka godain aku kok" lalu terkekeh lah semuanya.


"Okay om saya pamit dulu. Sekali lagi maaf.... saya tidak beritahu om terlebih dahulu kalau bakal telat pulang." Zoe berpamitan dan kembali meminta maaf sambil mencium tangan kedua orang tua Cinta.


"Kali ini om maafkan tapi bila terulang lagi .." goda papa Cinta.


"Pa! Cinta kan pulangnya bareng bodyguard Cinta gak apa-apa donk dah pasti aman lah!" merajuk Cinta pada kedua orangtuanya.


"Lho ...lho... siapa yang ngasik peraturan seperti itu.! " sahut papa Cinta.


"Kan dulu papa pernah bilang begitu." sahut cuek Cinta lalu mendorong Reyhan untuk segera pulang.


"Hei Cinta..." ucap lirih Reyhan .


"Sstt.....besok kita ketemu lagi jemput aku ya " bisik Cinta sambil memberi kode agar segera pulang.


"Okay ..okay!' sahut Reyhan yang terus didorong oleh Cinta.


"Om ...Tante..., Zoe pamit.Selamat malam." pamit Zoe lalu menuju mobilnya . Melambaikan tangan sebentar ke arah Cinta lalu berlalu meninggalkan rumah Cinta.


Cinta pun kembali masuk ke rumahnya yang masih dihadang oleh kedua orangtuanya di depan pintu masuk


"Kamu bilang apa tadi anak nakal?!" goda papa Cinta pura-pura marah.


Mama melipat kedua tangannya didepan dada dan memasang wajah tak suka.


Cinta memandang mereka dengan wajah sok polos dan tak tahu apa-apa.


"Aduhhh papa! Kasihanilah anak gadismu satu-satunya ini pa!' keluh Cinta pura-pura tersakiti.


"Tuh pa lihat anak kesayanganmu ini sudah mulai ngelunjak." lapor mama.


"Sudah ma lepaskan!'


Kemudian mama pun melepaskan tangannya dari telinga Cinta.


Cinta mengusap telinganya yang panas akibat diplintir oleh sang mama.


"Masih mau diulang pulang larut malam lagi? Bahkan menjelang pagi ini ." sidang papa.


"Kan perginya sama Zoe pa." kembali Cinta berusaha mengambil hati papanya


"Oke papa memang percaya sama Zoe tapi ingat Cinta kamu ini perempuan walau papa mama percaya dengan kamu dan Zoe.tapi orang lain...tetangga. Kalau ada yang tahu kamu pasti jadi omongan orang. Anak gadis kok pulang pagi bersama laki-laki lagi.Ngerti maksud papa.Nanti mereka akan berpikiran papa mama ini gak bisa mendidik dan menjaga anak gadisnya." ucap tegas papa Cinta.


"Iya pa ... Cinta mengerti maaf," Cinta menunduk.


"Oke sekarang masuk kamar istirahat lah.Hari ini ada jadwal kuliah kan?"


Cinta mengangguk sambil mencium tangan dan pipi kedua orang tuanya.Lalu Cinta pun melangkah menuju ke kamarnya.


..............................


Setelah berada di kamarnya Cinta pun bernapas lega.


Bunyi ponsel memecah keheningan malam."Hallo"


"Haii Cinta bagaimana keadaan disana papa mama kamu masih marah? Maaf ya aku bikin kamu terlibat masalah dengan papa mama kamu" ada nada Khawatir dan penyesalan dari Nafa suara Reyhan.


"Tidak apa-apa sebenarnya mereka ngerti kok hanya saja mereka gak enak sama tetangga kalau anak gadisnya pulang pagi." jelas Cinta.


"Iya aku tahu aku salah maafkan aku ya Cinta." terdengar permintaan maaf dari suara di seberang.


"Iya aku juga salah seharusnya aku mengingat kan kamu tadi" jawab bijaksana Cinta.


"Oke selamat tidur ya.. nanti mama papa marah lagi kalau kamu belum tidur juga. i love you" ucap Reyhan lalu menutup hubungan telepon mereka.


Baru saja Cinta ingin menaruh Ponselnya di meja . Bunyi ponselnya kembali memecah kesunyian malam.


Cinta kembali meraih ponselnya "Hallo..."


"Belum tidur Cinta?" tanya suara diseberang.


Cinta melihat tulisan di layar disana tertera nama Alan. Cinta pun menghela napas teringat kembali kejadian sesaat di depan toilet tadi sore.


"Cinta.... aku ingin kita bertemu berdua saja bisa? Besok?' tanya Alan.


Cinta lalu mematikan hubungan telepon dengan Alan. Kemudian melemparkannya di meja.


.................................


Ikuti terus kelanjutannya