
Suara gemuruh tepuk tangan masih terdengar riuh.
"Oke nama-nama yang tadi terpilih mohon maju ke depan" Kak Joe menarik tangan-tangan anak didiknya yang berhasil lolos seleksi tadi
"Okay ini lah teman-teman kalian yang akan tampil -----"
"Sebentar Joe , kurang satu ini----" Kak Ferdi menghitung ulang peserta yang terpilih.
"Kurang satu?" Joe melihat ke arah murid-muridnya.
"Cinta! Cinta ayoo maju !" seru Rini.
"Cinta? Oh iya ayo Cinta maju ke depan!" ajak kak Joe
"Cinta!!Ayoo!"
"Cinta.... Cinta.... Cinta..." semua mendukung Cinta.
Dengan gontai dan perasaan tak menentu akhirnya Cinta pun maju ke depan.Diiribgi riuh reda tepuk tangan teman-teman Cinta .
"Hmm tebakanku benar Cinta yang terpilih. Akhirnya aku busa mendekati nya lagi " gumam Alan sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Oke guys tenan-teman kalian ini nantinya yang akan mewakili kita semua dalam festival seni bukan depan. Mari kita semua mendukung mereka agar mereka semua bisa tampil all out..Dan membanggakan sanggar kita ." Tepuk tangan terus bergema menyiratkan dukungan seluruh kelas pada kelompok terpilih tadi.
............... ........
Sejak dari tadi sepulang les tari. Cinta hanya diam membisu. Reyhan melirik Cinta penasaran tidak seperti biasa sepanjang perjalanan Cinta hanya diam menatap luar jendela dan yakin pikiran sedang tidak ada di tempat.
Reyhan memutar musik favorit mereka berdua. Tetapi nihil Cinta tetap saja tidak bereaksi apapun.
Reyhan pun mencoba menyadarkan Cinta."Ehem .... Cinta kita makan di depan yuk!" ajak Reyhan
Diam... masih diam tak bergeming sedikitpun.
Akhirnya Reyhan pun menghentikan laju mobilnya.
Mobil berhenti mendadak membuat Cinta tersadar dari lamunannya.
"Ada apa Zoe?" tanya Cinta saat sadar mobil berhenti di pinggir jalan.
Cinta pun mencari-cari kemungkinan apa saja yang membuat mobil berhenti mendadak.
"Zoe ada apa?" tanya Cinta.
"Ada yang berubah " jawab singkat Reyhan sambil melirik Cinta.
Cinta mengeryitkan keningnya tanda tidak mengerti.
"Maksud kamu?" tanya Cinta kebingungan.
Kembali Reyhan melirik Cinta.
Reyhan memutar tubuhnya menghadap Cinta dan menatap lekat Cinta
"Ngerasa gak sejak keluar sanggar kamu hanya diam saja? Ada apa ? Apa yang terjadi? Jangan bilang gak ada apa-apa. Aku sudah kenal kamu sejak kita masih sama-sama kecil.Aku tahu betul semua kebiasaan kamu. Tolong jujur padaku ada apa?" tanya Reyhan tegas.
Cinta menarik napas panjang sebelum menceritakan apa yang menjadi ganjalan pikirannya saat ini.
Sebenarnya Cinta hanya tidak ingin Zoe salah paham. Tetapi karena Zoe sendiri yang memintanya bercerita maka Cinta pun menceritakan apa yang saat ini jadi pikirannya.
Reyhan terdiam sesaat ketika Cinta menceritakan apa yang terjadi tadi si sanggar. Dan apa yang menjadi kegundahannya. Di satu sisi Cinta sangat ingin terlibat dalam festival seni kali ini karena suatu kehormatan bagi seorang penari bila bisa terpilih mewakili sanggar tetapi mengingat lawan tarinya adalah Alan,. Cinta pun jadi ragu untuk menerima perannya tetapi melepaskannya pun ia berat .
"Festival seni?"
Cinta pun mengangguk .
"Festival kali ini akan lebih istimewa daripada biasanya karena bertepatan dengan ulang tahun sanggar" jelas Cinta.
"Hmm bulan depan ya.?" tanya Reyhan meyakinkan.diri.
Cinta mengangguk pelan.
"Kamu terpilih jadi pemeran utama wanitanya? Hebat itu selamat ya sayang " ucap Reyhan sambil mencium kedua pipi Cinta
"Iya tapi ...Alan yang terpilih jadi pemeran utama pria nya" ucap Cinta perlahan takut menyinggung perasaan Reyhan.
"Aku mundur saja ya" ucap lirih Cinta.
"Heii apa-apaan pakai mundur segala! Terpilih jadi pemeran utama itu suatu kehormatan tersendiri pengakuan akan talenta tari kamu ngapain pakai mundur segala. Aku yakin yang ingin berada di posisi kamu saat ini pasti banyak." sahut Reyhan.
"Iya tapi Rey----"
Reyhan mendekatkan jari telunjuk nya di bibir Cinta.
"Sst gak penting itu. Siapapun lawan kamu aku gak peduli. Asal kamu bahagia dan bisa menyalurkan hobi dan bakat kamu dengan positip. Dan yang penting ini kan hanya peran bukan pakai hati sesungguhnya kan ? Terus saja Cinta ambil kesempatan bagus ini menari lah dengan seluruh kemampuan kamu Okay !" Reyhan memegang kedua pundak Cinta untuk meyakinkan.
Cinta menatap intens kekasihnya sekaligus calon suaminya itu dengan penuh rasa hormat dan bangga.
"Terima kasih Zoe terima kasih buat kesempatan dan kepercayaan yang kamu berikan padaku. Aku janji tidak akan mengecewakan mu." Cinta pun memeluk bangga Reyhan. Kini tidak ada lagi kegundahan yang ia rasakan
"Cinta aku mau tidak ada suatu rahasia apapun yang tersembunyi diantara kita. Kamu atau aku bisa saling bicara jujur tentang apapun karena kejujuran dan keterbukaan adalah kunci keutuhan sebuah hubungan." Reyhan membelai dan mengecup kening Cinta
Cinta pun mengangguk tanda setuju.
Lalu mobil Reyhan kembali melaju di jalan menuju rumah Cinta. Karena jadwal latihan bela diri Cinta ternyata diganti hari karena pelatihnya masih belum pulang dari pertandingan yang diselenggarakan di Jepang.
............................
Yuk ikuti terus kisah Cinta Reyhan
Jangan lupa tinggalkan jejak ya tap like, Favorit dan komen boleh juga kalau mau bagi vote dan hadiahi-hadiah lainnya
Happy Reading