My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Cinta kabur.



Akhirnya setelah Cinta selamat dari drama penculikan yang dilakukan oleh Ayah Ryan dan kaki tangannya.


Kini Cinta dibingungkan oleh indentitas kekasihnya. Dimana mamanya memanggil kekasihnya sebagai Zoe tetapi dirinya mengenalnya sebagai Reyhan.


Zoe yang selama ini ia tahu adalah bodyguard pribadinya. Bodyguard yang sejak pertama hingga hari ini tidak pernah ia ketahui bagaimana sosok aslinya.


Dan tiba-tiba, Reyhan kekasih hatinya dipanggil dengan nama Zoe oleh mamanya. " Apakah mama hanya salah sebut saja?" pikir Cinta."Tetapi tidak mungkin mama salah sebut, bukannya mama sudah mengenal sosok Zoe? Sudah beberapa kali Zoe datang menemui kedua orang tua Cinta.Terutama papanya.Papa pasti mengenal Zoe."


"Kamu! Sekarang coba perkenalkan diri kamu pada kami disini. Siapa kamu sebenarnya Zoe atau Reyhan!?" tegas mama.


"Ma sudah ma... itu tim medis sudah datang, biar Zoe dirawat dulu lukanya.Kasihan dia bisa kehabisan darah." cegah papa berusaha menetralkan keadaan.


"Kasihan?? papa membela seseorang yang sudah menipu anak kita!"


"Tidak Tante! " seru Reyhan lantang.


Semua menoleh ke arah Reyhan.


"Permisi pak. Kami bersihkan dulu lukanya " Salah satu tim medis meminta ijin untuk membersihkan luka tembak Reyhan.


"Maaf saya minta waktunya sebentar ya Dok. Ada yang ingin saya luruskan." Reyhan meminta waktu pada tim medis untuk memberinya kesempatan menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi .


"Baik pak. Tapi jangan lama-lama ya takutnya anda bisa kehabisan darah.Saya balut sementara dulu ya biar pendarahan sedikit berkurang." jelas tim medis yang akan menangani Reyhan.


"Okay silakan."


Setelah Tim medis membalut luka Reyhan sementara. Reyhan pun berusaha meluruskan apa sebenarnya yang terjadi.


"Sudah cukup Zoe! Lebih baik luka kamu segera ditangani terlebih dahulu. Urusan yang lain kita bicara setelah kamu sembuh." ucap papa.


"Papa ini! Selalu saja membelanya." protes mama.


"Tidak apa-apa om. Saya akan luruskan semuanya." Kemudian Reyhan menatap lembut Cinta.


Cinta hanya memandang Reyhan dengan perasaan bingung.


"Apapun yang akan saya luruskan tidak akan pernah merubah rasa sayang dan cinta aku padamu" ungkap Reyhan sambil memandang lembut ke arah Cinta.


"Aku .... Zoe Reyhan Victorie benar mencintaimu dengan tulus dan sama sekali tidak pernah bermaksud untuk menipu dirimu."


Semua yang hadir, kecuali


papa Cinta. Terperangah mendengar penjelasan yang disampaikan oleh Reyhan.


"Tapi benar adanya bahwa aku ditugaskan sebagai bodyguard kamu. Tapi jujur sebenarnya tanpa diminta pun cita-cita aku sejak kecil ingin selalu melindungi kamu." lanjut Reyhan.


"Kamu ingat Cinta? Anak lelaki yang kamu kenal saat kamu kecil dulu. Saat kamu dibawa papa kamu ke proyek? Itu adalah aku."


"Kita pernah bermain bersama di sungai dan pernah juga berfoto berdua untuk kenang-kenangan. Sejak pertemuan kita saat itu, aku sudah bertekad untuk selalu melindungi dan menjagamu. Bahkan untuk mewujudkan impian itu aku belajar berbagai ilmu bela diri. "


"Dan ketika papa kamu menawarkan ku untuk menjadi pelindungmu. Dengan senang hati dan tanpa diminta dua kali pun aku langsung menerima nya. Karena itu adalah cita-cita aku sejak dulu. Itulah awal aku menjadi bodyguard kamu. Walau ada perasaan sedih saat kamu terus menolak diriku dan selalu kabur setiap kita akan dipertemukan." ucap lirih Reyhan.


"Dan saat pertemuan kita pertama kali di cafe. Disitulah kamu bisa menerima kehadiran ku sebagai Reyhan bukan Zoe. Kenyataan itu membuat aku merasa ada harapan untuk dekat dengan kamu. dan mengutarakan perasaan aku sesungguhnya padamu. Dengan tidak membawa nama Zoe yang pastinya akan kamu benci dan tolak kehadirannya."jelas Reyhan .


"Cinta .... Tante ...., saya sungguh tidak bermaksud untuk membohongi siapapun. Sebenarnya saya juga sudah ingin mengakui semuanya. Om Leo juga sudah mengingatkan saya berulang kali sejak ia mengetahui saya adalah kekasih Cinta yang dikenal dengan nama Reyhan bukan Zoe, ketika saya di rumah sakit akibat pengeroyokan waktu itu." jelas Reyhan


"Jadi... Zoe yang katanya operasi usus buntu itu hanya pengalihan saja. Pantas waktu itu om Leo ada di kamar rawat kamu ." celetuk Mita mengingat kejadian saat dirinya dan Cinta akan menjenguk Reyhan. Ternyata om Leo papa Cinta sudah ada di kamar Reyhan.


Reyhan mengangguk pelan .


"Cinta ... Tante, maafkan Zoe.Sungguh tidak ada sedikit pun niat buruk dan niat untuk menipu. Justru sebenarnya saya tersiksa harus menjalani satu pribadi dengan dua indentitas. Sebagai Zoe sang Bodyguard dan Reyhan seorang Barista " ungkap perasaan Reyhan.


Cinta syok mendengar semua penjelasan Reyhan .Kakinya terasa lemas.Kepalanya seperti dihimpit dua buah batu besar.


Cinta merasa kepalanya berputar.Dunianya terasa berhenti.Dia tidak mengerti kenapa bisa seperti ini.


Cinta pun berlari menjauh.


"Cinta!" seru Reyhan melihat kekasihnya berlari meninggalkannya.Ia pun berusaha berlari untuk menyusulnya tapi apa daya kakinya tidak mau diajak kerjasama.


"Sudah Zoe.Jangan dikejar! Kamu masih perlu perawatan.Dokter! Tolong dokter segera rawat anak saya. Hentikan pendarahannya.!' perintah papa Cinta panik melihat darah yang keluar semakin banyak


"Kamu disini saja Rey ... eh ... Zoe.Biar kami yang mengejar Cinta.!" pamit Susanti untuk menyusul Cinta


"Tolong Mit ... Santi. Titip Cinta." seru Reyhan ditengah menahan kesakitan yang ia rasakan karena tembakan di pundak dan kakinya.


Tubuh Reyhan semakin lemah.Darah mengalir tiada henti. Dan kemudian Reyhan pun pingsan.


"Zoe!"


"Tolong dok! tolong selamatkan anak kami!' teriak histeris papa Cinta.


"Mita ... Santi tolong temukan anak Tante jangan biarkan ia sendirian. Tante yakin ia masih syok dengan semua kenyataan ini" ucap Mama Cinta memohon.


"Baik Tante!" sahut Mita dan Santi kompak


Mita dan Susanti pun saling memberi kode lalu mereka pun pergi untuk mencari Cinta sahabatnya itu.


"Cinta!...."


'Cinta.... kamu dimana?" teriak Mita mencari sahabatnya itu ditengah gelapnya malam.


"Santi ... bagaimana kalau kita mencari Cinta dengan mengunakan mobil. Mungkin dengan cahaya lampu dari mobil kita. Akan lebih memudahkan kita untuk menemukan Cinta.


"Kamu benar Mita! Yuk kita ke mobil." ajak Santi menuju lokasi parkir mobil mereka tadi.


"Permisi pak.. apakah bapak melihat ada gadis berlari ke arah sini sambil menangis?' tanya Mita pada seseorang yang ia temui dijalan.


Orang itupun menggeleng tanda ia tidak mengetahuinya.


"Baik pak kalau begitu. Terima kasih." ucap Mita.


"Mita! Ayooo ...!! " teriak Susanti sambil mengklakson Mita agar segera masuk ke mobil.


"Iya! sebentar!" Lalu berlari lah Mita menuju ke mobil Santi.


Akhirnya mobil mereka pun mulai menelusuri sekitar. Sambil memanggil nama Cinta.


.....................................................


Wow akhirnya terbongkar sudah indentitas bodyguard Cinta.


Apakah para sahabatnya dapat menemukan Cinta?


Bagaimana dengan kelanjutan kisah Cinta Reyhan? Apakah Cinta akan menerima Reyhan kembali.


Ditunggu yukk kelanjutan kisahnya.


Sambil menunggu up bisa mamoir nih ke karya teman aku Komalasari dengan judul Jerat Asmara Sang Mafia.