
"Kalian kembali ke kota kapan?" tanya Reyhan.
"Besok pagi" jawab Mita
"Okay aku akan kenalin kalian pada sepupu aku. Sekarang aku balik dulu . Nanti aku kesini lagi bersama Gaby biar tidak terjadi salah paham berkepanjangan."jelas Reyhan lalu hilang ditelan gerimis .
"Gaby? Siapa dia?" tanya Susanti
"Sepupu aku yang kalian lihat tadi siang boncengan sepeda dengan ku" jelas Reyhan.
"Okay aku tinggal dulu ya!" Lalu Reyhan mengayuh sepedanya dan pergi meninggalkan Susanti dan Mita.
"Tuh kan apa yang aku bilang gak mungkin Reyhan mengkhianati Cinta .Dasar Cinta saja yang egois." sungut Susanti
"Iyalah secara Cinta itu kan Cinta matinya Reyhan. Gila aja tuh Cinta bisa berpikir Reyhan mengkhianatinya." tambah Mita.
"Justru aku lebih curiga dengan si Alan. Kalau benar ia cuman ingin menolong Cinta, waktu Reyhan ke rumahnya dan memberitahunya kalau ia sedang mencari Cinta kenapa ia harus berbohong ?" Susanti mulai menerka-nerka apa yang terjadi.
"Katanya sih karena sudah janji pada Cinta agar tidak memberitahu siapa-siapa tentang keberadaannya." sahut Mita.
"Hello... dia kan juga laki-laki harusnya walau sudah janji pada Cinta.Ia bisa kan tetap memberitahu Reyhan kalau Cinta aman bersamanya tetapi saat ini Cinta masih belum mau bertemu siapa-siapa dulu. Agar Reyhan tidak kuatir lagi.Dan harusnya ia berusaha menyadarkan Cinta untuk mau pulang bukannya malah membantu Cinta ngumpet. Jadi curiga motif menolong Cinta nya gak tulus " jelas Susanti sewot
"Iya aku juga punya pemikiran yang sama dengan kamu. Jangan-jangan Alan ada hati pada Cinta. Dan dengan sengaja membantu Cinta agar tidak diketemukan oleh Reyhan" ucap Mita
"Yup pemikiran kita sama!" sahut Susanti.
"Hmm.kalau benar begitu betapa liciknya Alan sengaja memancing di air keruh!" timpal Mita
.........................
(Di rumah Cinta)
"Ma besok kita ke desa asal Zoe."
"Ke Desa asal Zoe ? "
"Iya anak kita ada disana bersama kedua sahabatnya. Sekalian kita bulan madu." jelas papa Cinta.
"Okay kalau begitu mama mau packing dulu." sahut mama dengan perasaan girang.
Sudah terbayang di ingatan mama jernihnya sungai di kampung Zoe yang terlihat begitu segar dan sejuk.Biasa dulu mereka menginap di salah satu hotel yang berada di sepanjang sungai tersebut.
Papa Cinta semasa mudanya sering mendapatkan pekerjaan di sana yang membuat keluarga kecilnya dulu sering sekali tinggal disana.
..........................
Tok.... tok.... tok ...
Kembali suara pintu kamar diketuk.
Susanti dan Mita pun saling memandang lalu dengan kompak langsung bergegas menuju ke pintu kamar dan membukanya.Ternyata tidak ada siapapun di depan kamar Susanti.
Ternyata bunyi ketukan pintu tadi berasal dari kamar Cinta.
"Cinta.. ini aku Reyhan please Cinta buka pintunya aku akan mengenalkan kamu pada adik sepupu aku. Cinta ... buka pintunya.!" Reyhan mencoba menjelaskan pada Cinta apa yang sesungguhnya terjadi.
"Pergi! Aku gak mau lihat kamu lagi ! Kamu selalu melukai hatiku" seru Cinta dari dalam kamar
"Cinta! buka pintunya ayolah kamu salah paham!" Zoe terus mencoba meluluhkan hati Cinta.
"Tidak ! Aku tidak percaya kamu lagi! Kamu selalu membohongiku selalu mempermainkan ku."
"Pergilah Zoe ... aku tidak mau bertemu denganmu lagi." teriak Cinta.
Susanti dan Mita menghampiri Reyhan. Sewaktu melihat keributan di depan kamar Cinta
"Rey ... sudahlah biarkan Cinta sendiri dulu.Biarkan ia merenungkan semua yang terjadi " saran Susanti.
"Ayo kak Zoe biarkan saja dulu kak Cintanya tenang. Besok kita coba lagi.Kita pulang dulu yuk. Sepertinya akan turun hujan nanti malam " ucap Gaby sepupu Zoe sambil melihat ke arah langit .Udara sore ini begitu dingin. Angin bertiup sangat kencang.Tanda badai mungkin akan terjadi
Tanpa di duga Zoe berlari ke depan dan mengambil beberapa kerikil lalu ia melempar kerikil kecil itu ke arah kaca jendela kamar Cinta.
"Zoe hentikan! Apa yang kamu lakukan " Cegah Susanti dan Mita.
"Aku gak peduli aku harus bisa menemui Cinta malam ini juga. Aku gak mau kesalahpahaman ini berlangsung semakin berlarut-larut." ucap gusar Zoe.
Tidak lama kemudian terlihat Cinta mengintip dari kaca jendela.
Zoe yang melihatnya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini Zoe langsung berteriak lantang " Cinta aku cinta padamu aku tidak mungkin mengkhianatimu hanya kamu yang ada di hati aku sejak pertama kita bertemu hingga kelak maut memisahkan kita!'
"Aku Zoe minta maaf telah tidak jujur padamu tentang indentitas aku sebagai Reyhan aku benar-benar minta maaf dan jujur demi semua yang kusayangi aku tidak pernah mengkhianatimu never and ever." Kembali Zoe mencoba untuk meyakinkan Cinta.
Cinta sebenarnya sudah memaafkan Zoe hanya saja kejadian siang tadi membuat lukanya kembali tergores saat melihat Zoe sedang berboncengan dengan gadis lain rasanya hatinya kembali terluka.
"Gadis yang kau lihat tadi siang bersama aku dia adalah sepupu aku. Percayalah Cinta aku tidak pernah mengkhianatimu!"
Petir mulai saling menyambar diatas langit. Menandakan bahwa hujan akan segera turun.
"Rey... ayo sudahlah geremis sudah mulai datang. Biarkan Cinta merenung dulu aku yakin dia sudah paham semuanya, dia juga tahu kalau kamu sangat mencintainya begitu juga perasaannya padamu hanya gengsinya saja yang terlalu besar " jelas Susanti pada Reyhan.
Tetapi Reyhan tetap bersikeras menunggu Cinta diluar hingga Cinta mau memaafkan dirinya.
Di tengah hujan yang menguyur dengan derasnya tubuh Reyhan basah kuyup.Reyhan tetap bersikukuh untuk tidak berteduh sampai Cinta mau memaafkannya.
Mita, Susanti dan Gaby sepupu Reyhan sangat cemas melihat keadaan yang membahayakan kesehatan Reyhan.
Lalu Mita yang sudah tidak tahan lagi melihat Reyhan yang sudah terlihat menggigil kedinginan tetapi masih nekat berdiri dibawah hujan yg turun mengguyur bumi dengan sangat derasnya. Serta Keegoisan Cinta yang lebih mengutamakan gengsi daripada perasaannya sendiri serta kekasihnya yang sudah kedinginan di luar. Tiba-tiba Mita berlari ke tengah hujan dan berteriak lantang."Cinta.... cukup! Stop! sudahi gengsi kamu aku tahu kamu mencintai Reyhan tapi lihat karena ego, kamu biarkan Reyhan kehujanan apa itu yang kamu bilang Cinta? Sayang? Reyhan sangat mencintaimu dia tidak akan berteduh kalau kamu belum memaafkan dia. Keluarlah temui Reyhan peluk dia kalau kamu memang mencintainya. Kalau tidak----" Belum selesai Mita berucap.
Brak
"Rey!" teriak Cinta dari kamarnya saat melihat Reyhan terjatuh.
"Reyhan!" Mita, Susanti dan Gaby langsung berinisiatif membawa Reyhan ke tempat yang teduh.
Mita terlihat menelepon ambulans untuk meminta pertolongan.
Kondisi Reyhan sangatlah lemah."Kak Zoe ... Kak! " tangis Gaby melihat sepupunya tergeletak lemas.
"Zoe...Zoe!!" Cinta terlihat berlari dan memeluk Zoe erat maafkan aku Zoe ...maafkan aku." tangis Cinta
"Kamu gak salah Cinta. Aku yang salah" ucap lirih Zoe.
"Maukah kamu memaafkan aku?" tanya Zoe berharap.
"Aku sudah memaafkan kamu Zoe .Aku sudah memaafkanmu."ucap Cinta berulangkali.
Zoe tersenyum."Terima kasih" Lalu Zoe pingsan
"Zoe! ...tolong Mita ! Zoe badannya panas sekali! Zoe!"teriak Cinta panik
"Permisi kami akan membawa pasien ke Rumah Sakit untuk diberikan pertolongan." ucap petugas Ambulance.
"Zoe!" Cinta masih berat melepaskan genggaman tangan Zoe.
"Sudah Cinta biarkan Zoe dirawat dulu kamu ingin dia sembuh kan?" Melati dan Susanti berusaha menenangkan Cinta.
"Yuk kita ikuti Zoe ke Rumah Sakit!" ajak Susanti
Tiba-tiba dering telepon Cinta berbunyi ternyata Orang tua Cinta yang menelepon.
Akhirnya Cinta memberitahu Papanya tentang keadaan Zoe yang saat ini sedang dibawa ke Rumah Sakit.
Kedua orang tua Cinta langsung meluncur untuk melihat keadaan Zoe.
......................................................
Terima kasih buat semua pembaca setia My Sexy Bodyguard I love you dukungan kalian sangatlah berarti untuk kelangsungan kisah Cinta Reyhan. Author minta maaf karena kesibukan di RL membuat author sering terlambat update. 🙏
Secepatnya bila tidak ada kesibukan di dunia RL author akan selalu update.
Jangan lupa tap favorit like dan komen ya kalau masih punya Vote bisa juga diberikan vote nya buat Cinta Reyhan .
Sambil menunggu up ini author bawakan oleh-oleh kisah seru dari sahabat literasi author
Happy Reading