My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Tuntutan sang ibu



Brakk


Sebuah tas dan kunci mobil terbanting begitu saja di atas meja di dekat jendela.


Alan pun membanting tubuhnya begitu saja diatas kasur.


Saat ini hatinya begitu kacau bagai benang kusut membelenggu perasaannya.


Bagaimana tidak belum lagi ia melancarkan rencananya untuk mengambil hati Cinta. Hari ini ia mendapat kabar yang sangat menusuk dan meremukkan hatinya.


Siang tadi Reyhan resmi mengumumkan bahwa dirinya telah bertunangan dengan Cinta.


"Sial,! Kenapa aku bisa seceroboh itu sih waktu itu. Andai saja aku tetap bermain cantik seperti waktu itu.Pasti Reyhan akan dibenci oleh Cinta bila terus mencurigaiku. Bodoh ....bodoh..bodoh!" sesal Cinta


"Alan!" terdengar suara dari luar memanggil Alan.


"Suara ibu?" gumam Alan lalu bangkit dari tempat tidurnya.


Alan membuka pintu kamarnya.Dan betapa terkejutnya mendapati Ibunya sudah berdiri di depan pintu kamarnya.


"Ibu??" sapa terkejut Alan.


"Mana gadis yang ingin kau kenalkan pada ibu.?" Sambil berkacak pinggang ibu menagih janji Alan.


Alan menghela napas sekaligus otaknya berputar mencari alasan apa lagi yang akan diberikan pada ibunya.


Ibu adalah sosok yang sangat Alan sayangi dan segani jadi menolak permintaan ibu rasanya berat sekali.


Seumur hidup Alan bersama ibunya baru kali ini ibu meminta sesuatu padanya yaitu ingin melihat Alan menikah.


Bahkan ibu sudah mempersiapkan jodoh buat Alan bila dirinya kesulitan menemukan pendamping.


Tetapi Alan menolak keras karena sesungguhnya sejak dahulu hatinya sudah terlanjur tersangkut pada sosok wanita yang ia kenal dari sanggar Tari tempat ia berlatih selama ini


Dan kini ibunya sudah mulai meminta bukti nyata dari dirinya bahwa dirinya lelaki normal yang bisa jatuh cinta pada seorang wanita .


Ibu Alan khawatir dengan hobi ngedance yang dimiliki Alan akan merubah Alan ke jalur tak semestinya.Karena itulah muncullah permintaan ibu tersebut.


Kini tinggal Alan yang kebingungan ia merasa masih sebagai lelaki normal pada umumnya masih suka dengan wanita dan masih punya ketertarikan biologis dengan seorang wanita.


Dan kini ibu menagih janjinya untuk membawa dan memperkenalkan Cinta pada dirinya.


"Iya Bu ... Alan dengar"


"Terus kapan ? Mana? Siapa namanya? Jangan-jangan kamu hanya berhalusinasi ya."


"Tidak Bu. Percayalah Alan sudah punya seseorang yang Alan sayang." jawab Alan mencoba mematahkan argumen ibunya tentang dirinya.


"Buktikan Al ..mana? Kapan kamu akan kenalin ke ibu? Al kalau kamu memang masih sendiri gak usah malu sama ibu akui saja. Ibu akan bantu mencarikan jodoh buat kamu." tegas ibu


"Hah... lagi-lagi ibu ingin mencarikan ku jodoh. Bagaimana ini?" pikir Alan


"Al denger ya ibu beri waktu seminggu untuk kamu dan kekasihmu itu menghadap ibu " ultimatum dari ibu.


Ibu pun meninggalkan Alan yang terdiam dalam kebingungan.


"Waduh bagaimana ini. Seminggu lagi. Bukan waktu yang lama tapi bukan cepat juga Ayo Alan cepat berpikir ... berpikirlah apa yang harus kita lakukan." batin Alan.


"Hmm apa aku harus berterus-terang saja pada Cinta untuk minta tolong ditemani menghadap ibu. Karena kalau tidak aku akan jadi korban perjodohan ini.dan aku tidak suka itu. Aku hanya mencintai Cinta dan hanya Cinta." gumam Alan.


..................................


'Wow Cinta .. ini serius kan? Kalian tidak sedang bersandiwara kan? " tanya Cinta


Cinta hanya mengangguk yakin. Sambil tersenyum bahagia


"Jadi rencana peresmiannya kapan,?" tanya Susanti serius.


",Entahlah yang pasti setelah kami berdua lulus kuliah. Baru diomongin rencana selanjutnya." jelas Cinta.


Mita dan Santi pun mengangguk angguk tanda mengerti.


Tiba-tiba Reyhan menghampiri mereka.


"Yuk pulang ntar kemalaman. Hari ini ada kelas tari kan kemudian. lanjut kelas bela diri?." Reyhan mengingatkan jadwal Cinta hari ini


"Cie cie yang punya bodyguard jadwal kegiatan sudah ada yang ngatur nih " goda Santi dan Mita .


Cinta hanya tersipu malu


.................................