My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Misteri keberadaan Zoe




Kring ..... kring .... kring


Bunyi jam weker mengusik heningnya pagi.


Masih antara sadar dan tidak sadar, Cinta menguap dan memeluk guling kembali.


Matanya pun kembali tertutup melanjutkan mimpi yang sempat terputus.


Udara sejuk yang berasal dari hembusan Air Conditioner di dalam kamarnya, membuat Cinta semakin malas untuk membuka matanya menyambut pagi. Cinta masih tetap nyaman memeluk gulingnya dan membenamkan tubuhnya dalam hangatnya selimut.Hingga akhirnya ia mendapatkan notifikasi berulang kali dari ponselnya.


"Siapa sih pagi-pagi sudah nge-chat! masih ngantuk tau!" omel Cinta geram pada bunyi notif berulang kali dari ponselnya.


"Tumben sih, nih hape berisik amat seperti emak-emak." gerutu Cinta.


Masih dengan mata tertutup dan malas-malasan Cinta meraih ponselnya hendak mematikan ponsel.


Tetapi ia penasaran juga siapa yang pagi-pagi sudah heboh mengirim pesan singkat pada dirinya.


"Jangan-jangan mama atau papa? waduhh!" Cinta kemudian terpaksa membuka matanya dan mencoba membaca siapa yang mengirimi dirinya pesan.


Sedetik kemudian, mata Cinta benar-benar terbelalak setengah tidak percaya.


Bangun!


Malu sama matahari.


Bangun!


Hari ini ada kuliah pagi.


Isi pesan dari nomer tak dikenalnya. Berulang kali menyuruhnya bangun dan mengingatkan dirinya ada jadwal kuliah pagi hari ini.


Cinta langsung duduk dan terus memandang pesan singkat tersebut.


"Pasti dia! " pikir Cinta lalu ia mutuskan untuk menghubunginya.


Cinta menekan nomor telepon seseorang yang telah mengirimi dirinya pesan singkat berulangkali tersebut.


Cinta paling tidak suka kehidupan pribadinya di ganggu oleh orang yang tidak ia kenal.


Tut .... Tut ... Tut


Nomer yang dihubungi selalu dalam keadaan sibuk, tidak dapat dihubungi walaupun berulangkali dicobanya..


"Sialan! mau bermain-main denganku rupanya dia! awas kau Zoe kamu akan ku buat menyesal mencampuri kehidupanku." geram Cinta.


Mood untuk melanjutkan tidur sirna sudah. Cinta kemudian meraih handuk dan masuk kedalam kamar mandi.


Cinta menyalakan shower dan memutar kran ke pilihan air hangat. Ia merasa tubuhnya sangatlah letih. Guyuran air hangat diharapkannya mampu membuat tubuhnya terasa kembali segar.


Setelah semua rutinitas pagi ia lakukan. Cinta kemudian menyambar kunci mobilnya.


Lalu pergi mengendarai mobilnya menuju kampus. Hatinya sangatlah kesal ternyata papanya benar-benar mempekerjakan Zoe untuk menjadi bodyguard nya lebih tepatnya bayangan bagi Cinta.


Karena kemanapun dan apapun yang ia lakukan si Zoe sialan itu selalu mengetahuinya, dan tanpa disadarinya Cinta melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Kembali notif ponsel nya berbunyi. "Siapa lagi sih?" Cinta Semakin geram setelah ia membuka pesan singkat tersebut.


brakkk


Cinta melempar ponselnya ke belakang.Lalu ia mencoba melihat dari spion adakah yang mengikutinya?.Cinta memantau dari spion kanan lalu kiri kemudian berganti kembali spion tengah.


Cinta mencoba mengamati mobil-mobil yang ada disekitarnya tapi tidak ada yang mencurigakan.


"Damn,! darimana ia bisa tahu aku ngebut?!" geram Cinta.


"Hnm sabar Cinta, sabar .... tarik napas hembuskan, tarik napas hembuskan." Cinta berusaha untuk menenangkan dirinya .


Sekali lagi ia mencoba untuk melirik ke arah spion mengamati kembali mobil-yang ada di belakangnya ataupun disebelahnya. Tidak ada satupun mobil yang terlihat mengikutinya, Semua mobil yang dibelakangnya selalu berubah-ubah.


"Hmm darimana ia tahu? taxi juga gak ada, semua mobil dibelakang nya selalu berbeda tidak ada yang tetap sebagai tanda ia sedang diikuti." gumam Cinta


"Zoe kuakui permainanmu hebat tapi tidak segampang itu Fulgonzo ,, kamu bisa mengacak acak kehidupan ku. Tidak akan kubiarkan dirimu menempel terus bagai bayangan ku." Bibir Cinta terus mengomel sambil tetap fokus nyetir.


Sesampainya ia di rumah Santi . Santi sudah menyambutnya.


'Heii Cin! Tunben nih pagiii amat" sambut Susanti.


Seolah olah tidak mendengarkan celotehan Santi.


Cinta pun turun mobil langsung mengeledah mobilnya sendiri, semua barang yang ada di mobilnya dikeluarkammya.Dibawah jok mobil, setir, pintu, body mobil semua tak luput dari inspeksi dadakan Cinta. Ia juga mengambil ponsel yang tadi refleks ia buang ke belakang.


"Hei ... Cinta ada apa? kamu cari apa?!" tanya Santi penasaran.


Setelah mengecek seluruh bagian dalam mobil hingga bodi mobil.Tapi Cinta tak menemukan satupun barang yang mencurigakan barang yang menunjukkan kalau ia sedang di sadap.


"Cinta ... ada apa?" tanya sahabatnya khawatir. Cinta terlihat stres dengan menjambak rambutnya sendiri, wajah lelah yang dipaksa untuk berpikir keras. Tetapi sayangnya yang ia pikirkan tidak terbukti


"Haii Cinta! Tumben nih sudah datang terlebih dahulu " sapa Mita.


Santi memberikan kode pada Mita untuk diam. Cinta kembali berpikir tajam dan akhirnya menyerah.


"Sabar Cinta, ada apa? Mungkin kami bisa bantu memberikan solusi ." tanya lembut Mita sambil mengusap punggung Mita.


"Gila gak tuh bodyguard pilihan papa aku, pagi-pagi sudah bikin berisik.Kirim pesan singkat isinya aku disuruhnya bangun pagi dan mengingatkan aku kalau hari ini aku ada kuliah pagi.Dan lebih gilanya lagi tadi waktu dalam perjalanan kemari, dia kirim pesan lg yang bunyinya jangan ngebut aerrghhh sebel gak tuh serasa hidup aku saat ini ada yang nonton dan berhak untuk mengomentarinya.!' seru keki Cinta


"Padahal aku sudah perhatikan sekeliling aku.Gak ada yang nguntit gak ada mobil yang sama yang terus mengikuti aku, semua berbeda. Aku pikir ada alat sadap atau apalah di mobil aku, jadi aku bongkar tapi nihil juga" Cinta kembali bersungut-sungut.


"Hmm ya sudah lah. sabar Cinta ikuti saja permainan dia, toh kalau dipikir-pikir dia tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum dia hanya berusaha membantu dan mengingatkan kamu agar tidak terlambat kuliah dan mengurangi kecepatan disaat kamu ngebut ya kan? Maksud dia baik tuh!" timpal Santi.


"Coba pikirkan lagi dengan kepala dingin tidak ada perbuatan dan omongan dia yang berbau mesum atau menggoda atau apalah yang melanggar hukum ya kan?" Mita pun mencoba memberi pencerahan pada sahabatnya itu


"Bahkan waktu kamu kemarin di rumah aku sampai larut malam, ia juga yang mengingatkan agar tidak pulang terlalu malam.


Semua yang ia lakukan sebenarnya bagus lho buat kamu. Hanya saja dari awal kamu sudah terlanjur tidak suka dengan kata-kata bodyguard dalam hidup kamu.Jadinya bikin kamu uring uringan."ujar Mita


"Iya Cinta coba sekarang imange bodyguard yang sosoknya selalu ada di setiap langkah mu itu kamu hapus. Tapi anggap saja yang dilakukan bodyguard pilihan papa kamu itu hanyalah reminder hape kamu untuk melakukan yang baik. Pasti beda deh mood hati kamu." saran Santi.


"Hmm betul juga sih!" sahut singkat Cinta.


"Nah sekarang kita kampus yuk lupakan si siapa nama bodyguard kamu tuh?!"


"Zoe !" jawab singkat Cinta.


"Nah lupakan si Zoe sejenak kita ke kampus dulu kemudian kita lanjut ke----" tanya Mita


"Cafeee mau intipin si ganteng ahh!" sahut Santi menggoda Cinta.


"Hmm emang dia shift pagi? " tanya lesu Cinta


"Kita full day donk di Cafe sampe bertemu dia pokoknya , bagaimana? deal? " tanya Mita


"Oke deal biar tuh Zoe bosan nungguin kita di Cafe terus aku yakin dia akan selalu ada disekitar kita hanya saja kita tidak tahu-----" Cinta terdiam sesaat


Cinta menyesal kenapa waktu dikenalkan padanya dirinya selalu menghindar, andai ia tidak menghindar, ia akan tahu bagaimana wajahnya dan bisa tahu keberadaannya bila dia ada disekitarnya saat ini. Kalau begini biarpun Zoe ada di hadapannya pun ia tidak akan mengenalinya.


"Hallo Cinta .... " sahabat-sahabatnya berusaha untuk menyadarkannya dari lamunannya.


"Okay kita ke kampus sekarang ntar lanjut ke Cafe. Kita tungguin si ganteng hingga ia muncul." semangat Cinta bila mengingat tentang Reyhan


"Wow sudah gak bete lagi nih dengan Bodyguard nya aura Reyhan memang luar biasa mampu mengubah mood jelek seseorang menjadi good mood" senggol Mita.


"Soal Zoe aku punya cara sendiri untuk mengatasinya." celetuk Cinta


"Nah gitu donk! baru Cinta namanya. Pantang maju terus menyerah" kelakar Santi.


Mereka bertiga pun akhirnya tertawa nyaring.


............................................


Wow Cinta punya rencana apa lagi nih untuk menghadapi si Zoe bodyguard nya yang cukup membuat dirinya keki akhir-akhir ini?


Dan akankah Cinta bertemu Reyhan kembali?


Ikuti terus yuk kisah Cinta Reyhan.


Jangan lupa like komen dan hadiah hadiah lainnya yaa untuk kelangsungan cerita ini .


Sambil menunggu up yuk kepoin karya teman aku yang berjudul Cinta Untuk Arista


Setelah tidak bertemu untuk waktu yang cukup lama, untuk pertama kalinya Arista bertemu dengan seseorang yang dulu pernah ia sukai dalam diam, laki-laki dulunya memiliki arti tersendiri di hatinya sekaligus menjadi cinta pertamanya di SMA kala itu. Tanpa Arista ketahui jika laki-laki itu juga menyukainya secara diam-diam, bahkan sejak pertama kali bertemu. Namun tidak ada dari keduanya yang mengungkapkan perasaan dan isi hati mereka, keduanya memilih diam dan memendam perasaan masing-masing. Sehingga keduanya tidak pernah mengetahui perasaan satu sama lain hingga saat ini. Disaat laki-laki itu ingin mendekati dan berusaha mendapatkan hati Arista, ternyata salah satu sahabatnya juga menyukainya dan berusaha ingin melindungi gadis itu dari orang-orang yang ingin menyakiti nya.