My Sexy Bodyguard I Love You

My Sexy Bodyguard I Love You
Terkejut



"Haii cantik ... sudah siap?" tanya Reyhan sambil membuka pintu mobilnya.


"Pagi Rey ...terima kasih" Cinta masuk ke dalam mobil lalu Reyhan menutup pintu dan berputar untuk kembali di belakang kemudi.


"Okay ... kita meluncur sekarang!" sahut Reyhan mulai menjalankan mobilnya.


"Nih Rey sarapan dulu" Cinta menyodorkan kotak makan yang berisi roti isi buatan mama tercinta.


"Wow terima kasih ya. Tapi ..." Seru Reyhan menunjuk ke arah setir mobil.


Seperti mengerti maksud dari bahasa isyarat Reyhan.


"Aku suapin ya" sahut Cinta serius sambil membuka kotak makan dan mengeluarkan roti isi, lalu memberikan roti tersebut pada Reyhan.


Melihat penampilan roti isi yang begitu menggoda perut untuk menikmatinya, Reyhan mengigit roti tersebut dengan perasaan bahagia.


"Wow roti isi terenak yang pernah aku makan nih " puji Reyhan.


"Tuh kan lidah aku gak pernah salah merasakan. Roti isi buatan mama benar benar enakk, tidak ada duanya deh " seru bangga Cinta pada mamanya.


Cinta menyodorkan kembali roti isi ke arah Reyhan.


Reyhan menggeleng pelan. "Sekarang giliran kamu yang makan." Reyhan mengarahkan tangan Cinta yang menegang roti isi ke arah mulut Cinta.


"No Reyhan this is for you " tolak Cinta.


"Kamu gigit dulu baru aku" paksa Reyhan.


"Aku dah sarapan tadi."


"Sekaliii aja, please" pinta Reyhan sambil memasang wajah memelas.


"Sekali ya.. ini mama bikin khusus buat kamu Rey" jelas Cinta.


"Siap nona cantik, sekali aja" Reyhan menatapnya penuh harap.


Akhirnya Cinta menuruti keinginan Reyhan untuk memakan roti isi satu gigitan saja.


"Nah gitu donk!" ucap Reyhan sambil tersenyum manis.


"Sekarang kamu semua yang habisin !"


"Siap bos! Siapa takut, enak sih" jawab Reyhan. "Sini aku makan sendiri! Ntar kamu gigit lagi" ucap Reyhan sambil pura pura memasang muka manyun dan melirik nakal ke arah Cinta dan tangannya secepat kilat mengambil roti isi dari tangan Cinta. Dan dengan cepat berpindah tangan lah saat ini roti isi tersebut.


"Hahaha" Reyhan tertawa penuh kemenangan melihat reaksi yang ia dapatkan dari Cinta saat ia merebut roti isi tersebut.


"Ihhh .... Reyhan nakal! Awas ya ntar aku laporin Papa!" Gertak Cinta sambil memukul mesra pundak Reyhan dan mencubit pinggangnya.


"Auch!" sambil terus tertawa penuh kemenangan.


"Siapa takut! Om Leo baik kok" sahut Reyhan masih dengan tawa kemenangannya.


Mendengar nama papanya disebut, Cinta terdiam dan menatap tajam ke arah Reyhan.


Menyadari perubahan sikap Cinta yang tadi merajuk manja dan kini menjadi kaku dan serius, Reyhan terdiam dan menelan salivanya sendiri.


"Om Leo??" tanya Cinta bingung dan tetap menatap Reyhan penasaran.


Reyhan terdiam dan fokus memandang jalan di depannya


"Kamu kenal papa aku?" tanya Cinta.


Sekali lagi dan lagi Reyhan menelan salivanya. Dan menggelengkan kepalanya pelan.


Cinta terus menatap intens Reyhan dengan penuh penasaran sambil menyatukan kedua alisnya tanda ada sesuatu yang ingin ia ketahui lebih lanjut.


"Tapi tadi kamu menyebut nama papa aku ..... Om Leo, darimana kamu tahu nama papa aku?" tanya Cinta detail.


Tiba-tiba Reyhan pun tertawa dengan kerasnya.


" Cinta ... Cinta ..... kamu lupa siapa papa kamu? Pengusaha sukses di bidang periklanan dan memiliki banyak kantor cabang baik di Indo ataupun di luar.


"Siapa sih yang tidak kenal papa kamu?? . Bapak Leonardo Samuel Prijadi. Seluruh kota pasti mengetahuinya." jelas Reyhan


"Hmm, benar juga" batin Cinta.


Kemudian mobil meluncur dengan sangat tenangnya menuju kampus.


Dan diiringi dengan musik yang sesuai dengan perasaaan hati mereka saat ini


....,.........................................


yuk terus ikuti kisah Cinta Reyhan dan sang Bodyguard.