My Life Journey

My Life Journey
Part 65



Waktu kembali berlalu dengan cepat. Dan kini hari sudah mulai sore tapi pelelangan baru berlangsung dalam dua sesi. Aku kembali menolehkan kepalaku ke panggung yang berada di tengah-tengah ruangan setelah barang yang terakhir dalam sesi kedua Ter lelang dengan harga lima ribu tiga ratus koin emas. Nominal yang cukup besar bukan, kalau hanya untuk sebuah tanaman yang menurutku biasa saja. dan persis seperti yang Gege Han katakan juga sebelumnya, bahwa mereka hanyalah sekumpulan orang-orang bodoh.


" Baik, karna barang pada sesi kedua sudah habis dilelang, maka kini kita akan memasuki lelang sesi ketiga sekaligus menjadi sesi utama pada pelelangan kali ini. barang barang yang akan dilelang pada sesi ini ialah barang barang yang tingkatannya sangat luar biasa. jadi kuharap kalian masih memiliki koin yang banyak untuk memperebutkan barang-barang yang sangat luar biasa ini." aku terus memperhatikan Su Zia yang kini tengah berbicara di tengah panggung.


" Baiklah, mari langsung kita mulai saja dari barang pertama. barang pertama yang akan dilelang pada sesi terakhir ini ialah sebuah panah yang tingkatan kekuatannya berada di tingkat legenda. panah ini asalnya sama seperti kitab yang telah kita lelang pada sesi kedua. yaitu berasal dari reruntuhan Kuno.


panah ini tidak memiliki anak panah yang nampak secara fisik, seperti bentuk panah pada umumnya. melainkan panah ini memiliki anak panah yang akan muncul dengan sendirinya ketika busur panahnya di tarik. untuk harga lelangnya sendiri, kami membuka dengan harga seribu koin emas. dan untuk setiap kelipatan penawarannya, kami berikan harga seratus koin emas." ku tatap Su Zia yang terus berbicara sembari membuka sebuah penutup kotak yang bentuknya sama seperti kotak tempat barang barang lelang sebelumnya disimpan. dan nampak lah sebuah panah berwarna biru langit dengan aura yang menurutku lumayan kuat. setelah penutup kotak itu di singkap.


" Barangnya bagus mei mei,.." aku menoleh ke samping ku dikala aku mendengar jie jie Yuan berbicara setelah melihat panah itu.


" kau menyukainya jie jie,.." ucapku membalas perkataannya sembari menatapnya yang kini kembali menolehkan kepala ke tengah panggung.


" Aku hanya menyukai warna nya saja


mei mei,.."


" kau tidak ingin memilikinya jie jie, karna menurutku barangnya juga lumayan bagus." ucapku sembari ikut menoleh ke panggung.


" Tidak, aku tidak ingin memilikinya. lagi pula aku sedang tidak memerlukan panah itu untuk saat ini." ucapnya lagi.


" baiklah kalau memang jie jie tidak menginginkannya." ucapku lagi sembari menarik nafas dan kini perhatianku fokus ke orang orang yang masih memperebutkan panah itu. dan saat ini dalam waktu yang terbilang sangat singkat, harga panah nya sudah melambung tinggi hingga ke angka delapan ribu koin emas. aku terus memperhatikan mereka menawar dan tak berselang lama setelah harga delapan ribu koin emas, kini penawaran panah itu sudah berhenti di harga sepuluh ribu lima ratus koin emas.


" harga yang cukup mahal hanya untuk sebuah panah seperti itu. kualitas panahnya memang lumayan bagus dan aura yang terpancar juga lumayan kuat, namun tetap saja,.. kualitasnya masih jauh lebih rendah dari senjata tingkat legenda yang sebenarnya." aku menolehkan kepalaku ke samping kananku, karna ku dengar Gege long memberi suara setelah panah itu terjual dengan harga yang cukup mahal. dan kudapati ia yang berbicara sembari menggelengkan kepalanya berulang kali.


" Baiklah, karna barang pertama sudah terlelang, maka kini kita akan memasuki barang kedua. Barang kedua ini merupakan sebuah barang yang sangat hebat dan sangat tidak terduga, barang ini sangat kecil tapi kegunaan nya sangat luar biasa. dan seumur hidup, aku baru melihat barang yang begitu hebat seperti ini. Mungkin kalian semua bertanya tanya tentang barang seperti apa yang ku maksudkan. maka dari itu, untuk memuaskan rasa penasaran kalian, maka mari langsung kita buka saja barangnya,.." Kutatap Su Zia yang kini berbicara dengan semangatnya sembari langsung membuka kotak kedua, dan aku melihat bahwa barang yang akan di lelang itu merupakan salah satu dari barang yang ku serahkan kepada tuan Xiang untuk dilelangkan.


" Barang yang ku maksud adalah sebuah pil yang sangat langka. pil ini bernama mutiara salju. pil ini terbuat dari embun yang di ambil pada pagi hari, dan Tanaman herbal mutiara yang sangat langka, dan bahkan di benua ini, hanya pernah sekali di temukan. itu pun di kedalaman hutan tengkorak." kutatap Su Zia yang telah mengeluarkan botol yang sebelumnya ku berikan ke tuan Xiang. tapi tunggu... mengapa isi botolnya cuman satu,.. bukankah sebelumnya aku memberikan dua butir pil dengan jenis ini ke tuan Xiang..??


" Tuan Xiang, mengapa isi dari botol itu hanya satu, bukankah sebelumnya aku memberikan dua butir pil ke tuan untuk di lelang,..??" tanyaku pada tuan Xiang yang sedang duduk di samping kiriku itu sembari menyerngitkan ke dua alisku.


" aku juga tidak tau tuan.. tapi ada kemungkinan mereka memisahkan pil-pil tuan dan melelangnya dengan terpisah. dengan tujuan untuk mendapatkan harga dan keuntungan yang lebih besar." aku menatap tuan Xiang sebentar setelah mendengar kata kata nya barusan. lalu ku tolehkan kepalaku kembali ke panggung dan menatap Su Zia yang kembali melanjutkan perkataannya..


" Kegunaan dari pil ini sendiri ada tiga, yang pertama yaitu, bisa menetralisir berbagai jenis racun hingga ke tingkat tujuh puluh persen.


yang kedua, ampuh untuk menyembuhkan dan menghilangkan berbagai jenis bekas luka pada tubuh. dan yang terakhir, berfungsi untuk mencerahkan warna kulit bila yang memakainya adalah seorang perempuan." kutatap Su Zia yang berbicara lalu ku anggukkan kepalaku pelan setelah memikirkan perkataan dari tuan xiang sebelumnya. dan kemungkinan yang dikatakan tuan Xiang itu adalah benar.


" mungkin tuan Xiang benar." ucapku pelan sembari tetap memandangi Su Zia.


" pil ini memiliki evektifitas seratus persen. yang berarti, orang yang membuat pil ini merupakan seorang alkemist yang sangat hebat..."


" Nona Zia,.. jangan bercanda dengan kami. mana mungkin ada pil itu bisa sehebat itu di benua ini, lagi pula tanaman herbal mutiara, sudah lama dinyatakan punah ataupun tidak ada lagi tumbuh di benua ini, oleh penatua penatua kita di masa lalu. dan yang paling tidak masuk akal lagi, mana mungkin ada seorang alkemist bintang lima dan mengolah pil hingga memiliki efektivitas seratus persen di benua ini. karna tingkatan alkemis paling tinggi dan pernah di capai hanya sampai bintang empat, dan itu pun sudah ratusan tahun lalu. dan kabarnya alkemist itu sudah lama meninggal. jadi tidak mungkin apa yang nona Zia ucapkan barusan itu benar, dan satu lagi, kalaupun ada seorang alkemist yang sangat hebat di benua ini, maka orang itu sudah lama menjadi sangat terkenal di seluruh kekaisaran yang ada di benua ini. tapi sampai sekarang, aku tidak pernah mendengar kalau ada seorang alkemist yang sangat hebat itu,.."


" ya benar,.. mana mungkin pil yang baru nona Zia sebutkan bisa sehebat itu,.."


"benar,... apa nona Zia mencoba mengelabui kita ya,.."


aku terus memperhatikan panggung saat perkataan Su Zia terhenti akibat celaan yang di lakukan oleh orang orang, setelah mendengar penjelasan dari Su Zia barusan. sampai ku dengar Gege mo berkata,..


" Dasar orang orang buta,.. apa mereka tidak bisa melihat bahwa di dalam botol itu ada sebuah energi yang kuat, yang mengitari pil itu. atau apa mereka tidak melihat kalau warna dari pil mutiara salju itu sangat cerah yang menandakan bahwa semua kotoran yang terkandung dalam tanaman sudah terbuang semuanya, sebelum pada akhirnya, herbal itu di olah menjadi sebuah pil,.." aku menarik pandanganku dari panggung dam menolehkan kepalaku ke arah Gege mo, saat mendengar perkataan nya sebelumnya,


" Diam,.. apa kalian berfikir bahwa kami, para pihak pelelangan mencoba untuk menipu kalian hingga kalian dengan beraninya menyela saat aku belum selesai menjelaskan..?? apa kalian pikir kami sekotor itu, hingga kami mau menipu kalian dengan melelang pil tingkat rendahan dan mengatakannya sebagai pil tingkat tinggi,.." Aku terhentak saat Su Zia tiba tiba saja meninggikan suaranya kepada orang orang yang menyelanya barusan. lalu aku langsung saja menatapnya yang kini sedang menatapi orang orang yang sebelumnya menyelanya dengan tatapan mata melebar..


" maaf kan kami nona Zia, bukan maksud kami untuk mengatakan kalau,.."


" Kalau apa,.. kalau kami hanya lah orang orang kotor yang mau menguras koin kalian hanya untuk barang murahan begitu,.."


" Buk,.. bukan begitu maksud kami nona,.."


aku terus memperhatikan nya yang kini malah berdebat dengan orang yang menyelanya tadi . lalu tak lama kemudian, kutatap ia yang menghela nafas dengan kasar. " Kalian tentu tau kalau reputasi dari Pavilium obat ini dalam segala hal itu sangat baik. dan kalian tentu tau juga bahwa kami orang orang Pavilium sekaligus pihak pelelangan tidak pernah sekalipun menipu orang. lalu mengapa kalian berfikir bahwa kami akan menipu kalian di saat yang penting seperti ini,.." ucap Su Zia sembari mengedarkan pandangannya menatapi orang orang yang tadi menyelanya. dan mendapati mereka yang kini, telah menundukkan kepala.


" Dengar ya kalian semua,.. pil yang saat ini ku pegang memang lah pil yang sangat luar biasa. dan tingkatannya sendiri memang sudah berada di tingkat legenda. aku tidak sedang mencoba untuk menipu ataupun membohongi kalian,.. karna untuk apa juga aku melakukannya,.. tidak ada keuntungannya bagi kami jika kami memang berniat untuk melakukannya, karna nanti bukan keuntungan yang akan kami dapatkan, melainkan nama baik dari Pavilium ini yang akan rusak jika itu benar benar terjadi..." ucapnya lagi.


"Huh,.. mungkin sampai saat ini kalian masih lah tidak percaya dengan apa yang ku ucapkan tadi. maka dari itu,.. aku akan langsung membuktikannya saja di hadapan kalian semua. lalu setelah itu kalian bisa berkomentar apapun sesuka hati kalian." ucap Su Zia lagi sembari menghembuskan nafas kasar, lalu kutatap ia yang langsung saja membuka penutup botol yang ia pegangi itu, hingga keluarlah aroma pil yang sangat harum, khas aroma herbal mutiara dan embun di pagi hari.


" ini,.. pil itu benar benar pil yang sangat hebat,."


" hanya dengan mencium aromanya saja aku langsung merasakan bahwa tubuhku seakan melayang di udara, bagaimana kalau aku mengkonsumsinya, kurasa kotoran kotoran ditubuhku akan langsung hilang."


" pil ini benar benar hebat,.. aku harus bisa mendapatkan nya"


perkataan demi perkataan terdengar setelah tutup dari pil itu dibuka sebentar oleh Su Zia.


" apa kalian sudah percaya sekarang,.. apa masih ada yang meragukan keaslian dari pil ini dan kebenaran dari perkataanku tadi,.." ucap Su Zia lagi sembari langsung menutup botol itu.


" Tidak nona,.. sekarang kami sudah percaya kalau pil itu memanglah sangat hebat dan luar biasa." ucap orang orang yang sebelumnya menyela Su Zia.


" baiklah karna sudah tidak ada kesalah pahaman lagi,. maka kita akan melanjutkan pelelangannya. harga untuk pil ini kami buka dengan tiga ribu koin emas. dan untuk setiap kelipatan nya, kami beri dua ratus koin emas." ucapnya lagi sembari kembali menampilkan senyum menggoda yang tadi sempat hilang.


.


.


.


.


.


.


.


hai hai hai,.. maaf ya karna beberapa hari ini author ngilang. author beberapa hari ini sakit,.. kepala author rasanya pening dan mumet.. makanya author tidak up,.. sekali lagi maafkan author ya🙏


*jangan lupa tinggalkan saran dan jejak ya guyss,..


*** see you in the next chapter 🙏😇*