My Life Journey

My Life Journey
part 16



lama Guan memelukku hingga akhirnya ia melepaskan pelukannya dan mengucapkan. "teman temanmu sudah menunggumu di bawah, mari kita temui mereka dulu."


ucap guan sambil melepaskan pelukan nya dan menatap ke arah dimana Gege long dan ke empat orang lainnya berdiri.


"hmm,.. baiklah tapi kembalikan dulu kalung bulan biru yang ku titipkan seribu tahun lalu kepadamu karna aku ingin menemui Bai mo dan Xie yu,.. karna mereka pasti sudah sangat merindukan ku.." ucapku menatapnya sambil menyodorkan tangan kananku


ya,.. dalam ingatanku sebelumnya, aku mengingat bahwa aku mempunyai sebuah kalung dimensi berbentuk bulan sabit berwarna biru,.. di dalam kalung itu terdapat sebuah dunia kecil yang sangat luas. dan di tempat itu juga aku menempatkan Bai mo, sang serigala salju untuk menemani dan membantu Xie yu yang merupakan sosok penjaga dan pemelihara kalung dimensi sampai aku kembali.


aku menatapnya yang langsung melambaikan tangannya dan seketika kalung itu muncul di telapak tangan nya.


"berbaliklah.." ucapnya sembari mengangkat kalung itu. aku menyerngit menatapnya bingung.


" balikkan badanmu." ucapnya kembali yang membuat aku semakin bingung namun aku tetap menurutinya


kurasakan tangannya yang langsung menyibakkan rambutku ke samping dan memasangkan kalung itu dileher ku begitu aku membelakangi nya.


"trimakasih.." ucapku menunduk saat kurasakan rasa panas mulai menyelimuti wajahku.


"bukan apa apa..." ucapnya disertai dengan senyuman tipis yang tersungging di bibirnya


"mari kita turun untuk menemui teman temanmu yang berada di bawah terlebih dahulu, setelah itu baru kita masuk ke dalam dunia kecilmu itu.." ucapnya langsung menggandeng tanganku dan membawaku terbang ke arah dimana yang lainnya menunggu.


*****


selamat datang kembali ratu, tuan.." ucap ke empat laki laki yang telah ku angkat menjadi Gege angkat ku itu sambil bersujud di hadapan ku saat kami telah sampai di tepi kolam air surgawi.


aku menatap mereka tak suka, " berdirilah, bukankah sudah ku katakan kepada kalian semua untuk tidak memanggilku ratu dan mengangap aku sebagai keluarga kalian, apa kalian tidak suka ya kepadaku, atau kalian tidak mau mengganggap ku sebagai keluarga kalian.." ucapku sedih, kali ini aku benar benar sedih. karna dari banyaknya ingatan yang bermunculan di kepalaku tadi, mulai dari ingatanku seribu tahun lalu maupun ingatan dari orang yang menempati tubuh ini sebelumnya belum lagi kisah ku di masa depan tidak ada satu pun orang yang menyayangiku dan memperlakukan aku dengan tulus. Tidak ada keluarga yang mempedulikanku dan tidak ada teman yang benar benar mau menerimaku. selain guan. ya,.. hanya Guan.


tanpa sadar air mataku mulai menetes


"apa kalian tidak mau menganggap aku sebagai keluarga kalian, padahal aku sungguh berharap, bahwa kalian akan menggapku sebagai mei mei kalia " ucapku kembali.


"apa yang kalian lakukan pada Meimei ku.." aku tersentak saat mendengar suaranya yang tiba tiba saja keluar itu. "mei mei,.." ucap jie jie Yuan lirih sambil meraih tubuhku kedalam dekapannya dan memeluku erat.


" jangan menangis meimei aku menyayangimu, aku sungguh menyayangimu jangan pernah mengeluarkan air mata untuk hal yang tidak perlu seperti mereka." ucapnya sembari mengelus punggungku.


"Tidak,.. Bu,.. bukan begitu maksud kami Meimei, " ucap ke empat laki laki yang berlutut itu serempak lalu bangkit menghampiriku lalu memelukku dan jie jie yuan secara bersamaan.


"kami menyayangimu mei mei, kami sungguh menyayangimu. kami tidak bermaksud untuk membuat mu sedih, kami tadi hanya bermaksud untuk mengucapkan selamat datang kembali kepada mu karna selain mei mei sudah berkultivasi selama enam bulan dan kekuatan mu sudah kembali lagi, ada tuan yang berada si sampingmu. jadi kami tidak berani untuk langsung memanggilmu Meimei dan memelukmu" ucap Gege Han setengah berbisik


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


hai hai hai....jangan lupa buat like, komen, vote, dan kasih rate lima nya yah...


semoga kalian terhibur dengan karya author yang masih serampangan ini...😁🙏😇