
aku menghela nafas panjang kembali setelah Guan pergi.
" baiklah jie jie, Gege tutup mata kalian dan peganglah tangan kanan ku." ucapku sembari menatap mereka yang di balas anggukan kepala oleh mereka.
aku mengangkat tangan kiri ku yang tidak di pegang oleh mereka ke arah kalung bulan biru yang di pasangkan Guan ke leherku tadi lalu aku memejamkan mata dan mengucapkan kata "masuk" di dalam hatiku
setelah aku mengucapkan kata masuk, aku langsung membuka mata yang tadi ku pejamkan. kutatap sekelilingku yang langsung berubah menjadi hamparan rumput hijau yang luas dan terdapat kebun kebun bunga yang tertata rapi di sekitarnya,
di sebelah Utara hamparan rumput itu terdapat sebuah air terjun yang sangat indah, di sebelah selatan terdapat hutan yang dulunya sering kugunakan untuk berburu, di sebelah timur terdapat kebun tanaman tanaman herbal yang sudah langka bahkan ada yang sudah tidak dapat di temukan lagi di dunia luar sedangkan di sebelah barat terdapat sebuah bangunan yang sangat megah layaknya sebuah istana di sekeliling bangunan itu banyak bunga dan kupu kupu beterbangan menambah kesan mewah dan indahnya bangunan itu.
"Aku kembali.. ucapku sembari menghembuskan nafas pelan. " aku merindukan tempat ini. ternyata masih sama ya seperti yang dulu. dan tidak ada yang berubah." gumamku setelah mengamati sekitar.
"jie jie,.. gege, bukalah mata kalian. karna kita sudah sampai." ucapku sambil menatap mereka yang masih memejamkan matanya.
"wah,.. tempat ini indah sekali,.. tempat apa ini mei mei.." ucap Yuan jie jie sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling.
"ini adalah dimensi milikku jie jie." ucapku sembari menatapnya.
"dimana Xie yu dan serigala bodoh itu..??" tanya Gege xi sambil mengedarkan pandangan nya ke sekeliling.
"aku tidak tau gege,.. mungkin mereka sedang berada di istana." ucapku sembari menatap lekat kearah bangunan yang tinggi menjulang itu.
"kalau begitu, tunggu apa lagi,.. mari kita masuk kesana." kata Gege xi kemudian.
"kita tidak perlu kesana,.. karna paling paling juga sebentar lagi mereka akan datang ke sini." ucap Gege Han tiba tiba menimpali.
Dan terbukti karna belum ber selang beberapa detik Gege Han berbicara demikian, tiba tiba aku merasakan adanya dua aura yang mendekat dari arah barat menuju ke arah kami.
" selamat datang kembali ratu,.." ucap ke dua aura yang tadi mendekat itu kepada ku sambil berlutut setelah mereka sampai ketempat dimana kami berenam berdiri.
"trimakasih,.. bangkitlah." ucapku kepada kedua orang laki-laki yang berlutut di hadapanku itu.
lalu kutatap wajah mereka berdua. yang pertama seorang pria dewasa dengan rambut putih panjang dengan kulit berwarna putih, tampilannya agak mirip dengan Gege xi. sedangkan laki laki yang satunya tampak seperti anak remaja dengan rambut berwarna biru, berkulit putih serta memiliki bola mata sebiru air laut.
"apa kalian tidak merindukanku..??" ucapku kepada mereka setelah menatap mereka berdua yang sudah berdiri.
"ra,.. ratu, hamba sangat merindukanmu, ucap Bai mo yang langsung saja memelukku dengan erat.
"ham,.. hamba juga sangat merindukan ratu.." ucap laki laki berambut biru sambil langsung memelukku erat bersama dengan Gege mo.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.......
...***jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya.....
** see you in the next chapter 🙏🙏😇***