My Life Journey

My Life Journey
Part 53



Untuk keluar dari istana, memang bukan lah sesuatu yang sulit bila itu dilakukan oleh orang lain. Namun itu berbeda denganku yang statusnya antara ada dan tiada. maka dari itu, aku memilih keluar dari belakang kediaman. karna selain lebih cepat dan aman,.. aku juga sedang tidak ingin meladeni kata kata yang tidak penting yang akan keluar dari mulut para prajurit ketika aku hendak keluar dari gerbang kekaisaran nantinya.


Aku melangkahkan kakiku dan melompati pepohonan yang tumbuh di sepanjang jalan yang kami lalui dengan menggunakan ilmu peringan tubuh. tadi setelah kami melompat tembok yang berada di belakang ke diamanku, kami langsung di tiba di sebuah hutan kecil yang berada di belakang bangunan istana kekaisaran. hutan ini adalah hutan pembatas antara kota kekaisaran dan bangunan istana.


" bersiaplah, karna kita akan segera keluar dari hutan ini, dan akan tiba di pinggir pasar ibukota." ucapku sembari menoleh kebelakang dimana disana terdapat Gege mo, Gege Han, dan jie jie Yuan


" baik mei mei," ucap mereka serempak menjawab kata kata ku barusan.


Tak berselang lama, akhirnya kami keluar dari hutan itu dan mendapati banyaknya bangunan bangunan yang berdiri kokoh di sepanjang jalan bersamaan dengan banyaknya para pejalan kaki yang berlalu lalang di depan kami.


" Apa kita sudah sampai mei mei.." kutatap Gege mo yang sedang mengedarkan pandangannya kesekeliling itu setelah bertanya barusan.


" kita sudah sampai Gege, lihat lah kesana.. " Bukan aku yang menjawab, melainkan jie jie Yuan yang menjawab pertanyaan itu sembari menunjuk ke arah depan.


" wah,.. sepertinya disana ada banyak makanan mei mei,.. mari kita kesana sekarang.." ucap Gege mo dengan antusias. kutatap ia sembari mencoba mengingat sesuatu, karna menurutku ada sesuatu yang kurang yang belum aku bawa ketika aku pergi meninggalkan istana. aku segera menepuk keningku kuat ketika aku mengingat bahwa aku tidak membawa uang ketika aku meninggalkan kediaman. " astaga jie jie, aku lupa untuk meminta beberapa koin emas kepada Yi,.." ucapku sembari menatapnya.


" apa,.. jadi mei mei tidak membawa koin,.. aduh bagaimana ini,.. apa kau memilikinya Han,.." ucap Gege mo panik sembari sembari menatap Gege Han yang hanya menggelengkan kepala untuk menjawab pertanyaannya.


" Bagaimana kalau begini saja mei mei,.. aku memiliki dua saran. yang pertama, biar aku atau pun Gege Han kembali ke kediaman dan meminta beberapa koin kepada Yi.


yang kedua, kau kan memiliki banyak sekali pil langka dalam ruang dimensi mu,.. bagaimana jika kita menjual sebutir pil dari sana, karna ku yakin jika kau mau menjual walau pun hanya sebutir pil, dengan kelangkaan pil dan evektifitas sempurna yang pil mu miliki, lima ratus hingga seribu koin emas bisa saja kita dapatkan setelah kita menjualnya." kutatap jie jie Yuan dengan binar setelah mendengar saran yang ia ucapkan barusan.


" Benar juga mei mei,.. kau memiliki banyak sekali pil pil langka dan berkhasiat tinggi di dimensimu,.. bagaimana jika kita langsung menjualnya saja..." kutatap Gege mo yang barusan bicara dan kubalas dengan anggukan kepala.


" Baiklah, sudah ku putuskan,.. kita akan menjual beberapa pil yang berada di dalam dimensi ku,.." ucapku sembari menatap mereka.


" Baiklah, kalau begitu,.. keluarkan pil mu dulu sekarang mei mei,.. agar kita bisa langsung menjualnya nanti tanpa membuat orang lain curiga, karna di benua ini,.. tidak ada orang yang memiliki kalung dimensi seperti punyamu,.. yang ada hanyalah sebuah cincin penyimpanan. dan itupun hanya dimiliki oleh beberapa orang saja di benua ini. Ayahanda kaisar lu salah satunya." ucap jie jie Yuan kembali sembari menatapku..


" baiklah kalau begitu,.. aku akan mengeluarkannya sekarang." ucapku sembari mengangkat tangan kananku dan menyentuh kalung yang berada di leherku lalu mengeluarkan dua buah pil berwarna putih bersih yang telah berada di dalam sebuah botol kaca.


"ini adalah pil herbal salju,.. pil ini terbuat dari tanaman herbal salju putih yang hanya tumbuh di alam dewa pada waktu musim dingin. pil ini berfungsi untuk menambah energi qi dalam tubuh seseorang yang sudah berada di tingkat alam atas dan tingkat kaisar langit. dan untuk tingkat grand master ke bawah.. pil ini berfungsi untuk menaikkan tingkat kultivasinya hingga dua tahap." ucapku sembari menatap mereka.


" apakah pil ini tidak terlalu berharga untuk kau Jual mei mei,.." tanya jie jie Yuan kepadaku


" ini adalah pil dengan tingkat paling rendah yang ku punya jie jie. jika kita tidak menjual yang ini, lalu yang mana lagi..?? " ucapku lagi.


" he he.. aku tidak tau bahwa pil tingkat yang paling rendah yang kau punya bisa sehebat ini mei mei.." ucap nya sembari tersenyum kaku


" baiklah, karna pil nya sudah ada,.. bagaimana jika kita pergi saja sekarang,.. karna hari juga sudah semakin siang." ucap Gege Han sembari menatap kami.


" iya mei mei,.. sebaiknya kita pergi sekarang. agar kita bisa segera menjual pil itu dan mendapatkan koin emas yang banyak,.." ucap Gege mo menimpali


" baiklah kalau begitu,.. mari kita berangkat sekarang." ucapku sembari masukkan pil itu kedalam lengan hanfu yang ku kenakan lalu melangkah mendahului mereka bertiga.


kami melangkahkan kaki, melewati para pejalan kaki lainnya dan para pedagang yang berteriak teriak untuk menawarkan jualannya setelah kami tiba di pasar. banyak pasang mata yang menatap ke arah kami sedari kami memasuki pasar itu tadi. aku tidak tau apa penyebabnya namun aku merasa sedikit risih dengan tatapan yang mereka tunjukkan untuk kami itu.


kami terus saja melangkahkan kaki hingga langkah kami terhenti di sebuah bangunan yang belantai tiga. dan di depan bangunan itu terdapat tulisan " Toko Alkemist."


" kita bisa menjual pilnya di sini mei mei,.. karna toko ini merupakan tempat menjual dan membeli bahan pil dan pil yang sudah jadi." ucap nya kembali.


aku memandangi bangunan itu sebentar sebelum pada akhirnya aku melangkahkan kaki untuk memasuki bangunan itu. aku terus melangkahkan kakiku hingga seorang wanita datang menghampiri kami." permisi tuan,.. ada yang bisa saya bantu..??" ucapnya sembari menatapi kami.


" aku ingin menjual pil." ucapku sembari menatapnya..


" oh, baik tuan,.. mari ikuti saya. saya akan membawa tuan ke ruang manejer." ucapnya sembari membungkukkan tubuhnya sedikit lalu berjalan mendahului kami.


" masuk,.. " kudengar sebuah suara dari dalam ruangan itu yang mempersilahkan kami untuk memasuki ruangan itu.


" mari ikuti saya tuan,.." ucap wanita itu kembali sembari mendorong pintu itu lalu memasukinya. aku melangkahkan kakiku untuk memasuki ruangan itu. kuedarkan pandangan ku kesekeliling dan mendapati ada beberapa orang kultivator yang sedang bersembunyi di setiap sudut ruangan dan ada seorang pria paruh baya yang sedang duduk di atas kursi dan terdapat sebuah meja dan dua buah kursi di depannya.


" Hormat hamba tuan Xiang, mereka adalah tamu yang akan menjual pil yang hamba maksudkan tadi." ucap wanita itu kembali seraya membungkukkan tubuhnya.


" Ho,.. jadi kalian adalah orang yang akan " " menjual pil itu,.. mari silahkan duduk dulu. tapi kursi yang kupunya hanya ada dua saja. jadi tidak masalahkan jika hanya dua di antara kalian yang duduk..??" ucap laki laki paruh baya sembari menatap kami.


" tidak masalah,.. lagi pula kami tidak bisa berlama lama disini." ucapku sembari meraih salah satu kursi dan mendudukinya.


" baiklah,.. karna nampaknya tuan ini sedang terburu buru, maka mari kita selesaikan segera. perkenalkan namaku adalah Xiang yu. kalian bisa memanggilku sebagai situa Xiang saja atau tuan Xiang pun boleh." ucapnya kembali.


" baiklah tuan Xiang, ini adalah pil yang akan ku jual." ucapku sembari mengeluarkannya dari balik lengan hanfu yang ku kenakan lalu meletakkannya di atas meja.


kutatap ia yang langsung meraih botol yang ku letakkan di atas meja. ia mengamati nya sebentar lalu membuka penutup dari botol itu.


" ini,.. pil apa ini,.. mengapa baunya sangat harum dan dantian ku seakan bergetar setelah memcium aromanya." ucap tuan Xiang sembari menatapku sembari meminta penjelasan.


" ini adalah pil herbal salju, pil yang terbuat dari tanaman langka dan berfungsi untuk meningkatkan tingkat kultivasi seseorang hingga dua tingkat jika masih berada di tingkat grand master ke bawah,.. dan akan menambahkan energi qi seseorang jika yang menggunakannya adalah tingkat alam atas dan kaisar langit." ucapku sembari menatapnya...


" ini,.. pil hebat seperti ini, apa tuan yakin untuk menjualnya kepada Kami,.. apa tuan tidak membutuhkannya lagi.." ucapnya lagi.


" aku yakin untuk menjualnya. untuk itu,. apakah tuan Xiang mau membeli pil itu,..?? karna jika tidak,.. maka kami akan pergi sekarang dan akan mencari orang lain untuk membelinya." ucapku seraya memandanginya.


" tentu,.. tentu aku sangat mau membelinya. tapi untuk harga nya sendiri, toko kami masih kurang besar untuk memberi harga yang pantas untuk tuan. bagaimana jika begini saja,.. Minggu depan kan akan diadakan sebuah pelelangan besar di Pavilium obat,.. bagaimana jika pil tuan kita lelang disana. pasti harganya akan sangat mahal. dan keuntungan yang akan kita dapatkan pasti sangat banyak. nanti disana setelah pelelangan berakhir kita bisa membagi keuntungan. dengan tuan mendapatkan sembilan puluh persen dan saya sepuluh persen. bagaimana??" ucap tuan Xiang kembali.


" kalau aku sih, tidak keberatan. tapi untuk saat ini kami sedang memerlukan beberapa koin emas. makanya kami mau menjual obat itu." ucapku membalas perkataannya.


" jika begitu,.. bagaimana jika saya memberikan lima puluh koin emas kepada tuan sebagai uang muka nya dulu. nanti setelah pelelangannya selesai, saya akan memberikan harga yang sisanya." ucapnya kembali seraya mengeluarkan sebuah kantung yang berisi Koin koin dari lengan hanfu yang ia kenakan dan menyodorkannya kepadaku.


" baiklah kalau begitu,.. aku setuju." ucapku sembari meraih kantong itu lalu memasukkannya kedalam lengan hanfu yang ku kenakan.


" senang berbisnis dengan anda tuan Xiang,.. kita akan bertemu lagi seminggu kemudian di pelelangan. kuharap tuan Xiang tidak mengecewakan saya." ucapku sembari bangkit berdiri lalu melangkahkan kakiku meninggalkan ruangan itu yang di ikuti oleh jie jie yuan, Gege mo, dan Gege Han.


" baiklah tuan,.. kita akan bertemu seminggu lagi dipelangan. dan saya jamin,.. bahwa saya tidak akan mengecewakan tuan." ucap tuan Xiang sembari menatapi kepergian kami.


.


.


.


.


.


.


.......


...***Jangan lupa untuk tinggalkan saran dan jejak ya,.. karna kalau Like dari chapter ini bisa sampai lima puluh dan koment bisa sampai lima, maka saya akan up besok.. jadi ditunggu dukungannya Ya teman teman... 🙏...


** see you in the next chapter 🙏😇*****