My Life Journey

My Life Journey
part 39



Dua bulan telah berlalu dengan cepat. hari hari yang dilalui oleh dua orang yang berada di dalam gubuk pinggir hutan tengkorak tak lain adalah hanya berburu ke dalam hutan, berlatih ilmu beladiri, dan melakukan hal hal kecil lainnya. hari ini adalah hari terakhir mereka di asingkan. dan besok adalah hari dimana mereka akan kembali ke istana kekaisaran Han.


" Mei mei, hari ini adalah hari terakhir kita berada di dalam hutan ini, besok kita akan kembali ke istana.dan pastinya kita akan di jemput menggunakan kereta. jadi bagaimana dengan rumah kita yang berada di sini mei mei???" tanya jie jie Yuan kepadaku saat kami sedang duduk di ruang tamu.


" ya mau bagaimana jie jie, pastinya kita akan meninggalkan rumah ini. tidak mungkin kan kita membawanya ke istana, atau memasukkannya ke dalam ruang dimensi ku?? ucapku membalas perkataannya.


" aih, maksudku bukan begitu mei mei... maksudku, rumah ini sekarang sudah sangat bagus dan lumayan besar, kondisinya tidak seperti kondisi yang mereka tinggalkan saat kita di tempatkan disini. jadi, kalau mereka besok tiba disini dan mendapati tempat ini menjadi bagus seperti ini, maka mereka akan curiga dan bertanya hal hal aneh kepada kita." ucap jie jie Yuan sambil menghela nafas kasar.


" jadi maksud jie jie, kita harus membuat rumah ini rusak untuk menghindari kecurigaan mereka??" ucapku sambil menatapnya yang telah menganggukkan kepalanya.


" untuk hal itu jie jie tidak perlu kwartir. apa jie jie lupa siapa aku?? aku Han Yuna, sang penguasa neraka. jadi untuk hal kecil begini jie jie tak perlu memikirkannya. aku bisa membuat perisai ilusi untuk mengelabui penglihatan mereka. jadi besok pada saat mereka tiba disini, yang mereka lihat bukanlah kondisi gubuk kita yang sekarang, melainkan kondisi gubuk saat mereka tinggalkan terakhir kali. ucapku kepadanya sambil menatapnya yang telah menampilkan expresi binar.


" wah... hebat, mei mei ku memang yang paling hebat, dia bisa membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin... " ucap jie jie sambil menatapku tanpa berkedip.


" hal seperti itu hanyalah pekerjaan kecil jie jie, jadi tidak usah memujiku. oh ya, besok jangan lupa mengenakan cadar ya jie jie, supaya mereka tidak kaget saat melihat wajah kita..." ucapku kembali.


"iya mei mei, kau juga jangan lupa untuk mengenakan cadar. karna ku yakin kalau mereka melihatmu tanpa cadar besok, mereka akan pingsan di tempat." ucapnya sambil terkekeh.


" oh ya jie jie, apa kau sudah memberikan surat kepada ayahanda dan ibunda kita di kekaisaran lu bahwa kita untuk beberapa bulan ke depan tidak akan bisa mengirim kan surat atau berkunjung ke istana??" ucapku sambil menatapnya. ya dalam dua bulan ini, kami memang selalu rutin untuk mengirimkan surat ke istana seminggu sekali. hal ini di karenakan syarat yang diberikan oleh ibunda dan ayahanda yaitu kami boleh kembali ke hutan tengkorak. tapi kami harus mengirimkan surat seminggu sekali dan mengunjungi istana setidaknya sebulan sekali.


" sudah mei mei, aku sudah mengirimkannya tadi pagi ke istana melalui burung yang biasanya kita gunakan." ucapnya sambil menatapku.


" oh, syukurlah kalau begitu. hmm, sebaiknya kita kembali ke kamar jie jie. karna malam sudah semakin larut, dan kita harus mempersiapkan diri untuk kembali ke istana besok." ucapku sambil bangkit berdiri dan melangkah menuju ke kamar.


" baiklah mei mei, semoga tidurmu nyenyak malam ini, dan kalau kau tidak bisa tidur, kau bisa datang ke kamarku." ucapnya sambil menatapku.


" trimakasih jie jie, tapi aku akan tidur di kamarku malam ini. selamat malam" ucapku sambil membuka pintu kamarku dan memasukinya.


" baiklah, dan selamat malam juga untukmu..." ucap jie jie Yuan sambil memasuki kamarnya.


hai hai hai, apa kabar semua, sehat kan?? ku harap kalian semua sehat sehat saja.


***jangan lupa ya buat


like


koment


rate bintang lima


and vote yahhh


see you in the next chapter 🙏😇***