My Life Journey

My Life Journey
Part 63



Hari sudah semakin siang, dan kini orang orang yang datang ke acara lelang sudah hampir memenuhi semua ruangan yang ada di tempat lelang ini. mulai dari tangga yang berada di lantai satu, hingga kamar-kamar yang berada di lantai dua. aku bahkan melihat beberapa kali orang berjalan melewati ruangan yang kami pakai lewat tirai tipis yang menutup kamar yang kami tempati. Aku tidak tau siapa mereka. tapi yang ku lihat, mereka mengenakan hanfu mewah layaknya seorang pangeran dan putri. Aku sudah mencoba bertanya kepada jie jie Yuan, tapi jie jie Yuan juga sama sepertiku. Dia tidak mengenal mereka.


pandanganku kembali ku edarkan ke sekeliling lantai satu hingga aku menemukan adanya seorang laki laki paruh baya yang berjalan ke arah panggung dan di belakang laki laki itu, ada beberapa orang yang mengikutinya sembari membawa sebuah gong yang lumayan besar.


aku terus menatapi laki laki itu, hingga akhirnya laki laki itu berhenti tepat di tengah-tengah panggung. dan orang orang yang mengikutinya sebelumnya, juga berhenti di samping laki laki itu sembari meletakkan gong itu lalu pergi setelah mereka meletakkan Gong itu dan membungkukkan tubuhnya ke arah laki laki itu.


aku menatap laki laki paruh baya yang kini berdiri sendirian itu. ia tampak mengedarkan pandangannya kesekeliling lalu menarik nafas dan berkata..


"Selamat siang dan selamat datang di acara lelang yang bergengsi ini. sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. nama saya adalah Yu Xiang. saya adalah pemimpin dari Paviliun obat sekaligus ketua dari penyelenggaraan lelang ini. saya berdiri disini saat ini, karna saya menyampaikan beberapa hal mengenai acara lelang ini. yang pertama yaitu saya ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semuanya yang hadir disini, karna kalian telah mau meluangkan waktu kalian untuk datang menghadiri pelelangan ini.


yang kedua, selain untuk menyampaikan rasa terimakasih kepada semuanya, saya juga ingin menyampaikan beberapa peraturan yang berlaku dan harus di patuhi selama pelelangan ini berlangsung. Yang pertama,.. dilarang membuat keributan selama pelelangan berlangsung. karna bagi siapa yang kedapatan membuat kekacauan, maka akan langsung di usir dari acara ini.


yang kedua,.. dilarang menggunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk menekan seseorang demi mendapatkan barang yang di inginkan. karna prinsip utama dari pelelangan ini bukanlah siapa yang berkuasa dia yang mendapat. melainkan siapa yang memiliki uang dia yang mendapatkan.


yang ketiga,.. dilarang bertarung atau saling mengeluarkan aura pembunuh kepada orang lain selama pelelangan berlangsung. karna jika ada yang kedapatan melakukannya, maka orang itu akan di serahkan ke pihak ke amanan yang berada di pavilium ini. tanpa pandang status.


Dan yang terakhir, Berhubung karna hari sudah semakin siang, dan saya rasa kalian juga sudah bosan melihat saya berdiri disini,.. maka dengan ini didepan kalian semua, saya mengumumkan bahwa pelelangan yang di diadakan hanya sekali dalam lima tahun ini resmi dibuka."


" Gong..."


" Gong..."


" Gong..."


Aku terus memperhatikan laki laki yang memperkenalkan diri sebagai tuan Yu xiang itu berbicara. lalu setelah ia mengucapkan pidato singkat barusan, ia langsung saja memukul gong yang tadi itu sebanyak tiga kali.


" Baik, karna lelang sudah dibuka, dan urusan saya juga sudah selesai, maka dengan ini, saya menyerahkan tugas untuk melanjutkan acara ini kepada Nona Su Zia. beliau adalah wakil saya dalam mengurus acara lelang kali ini." ucap tuan yu Xiang sembari melangkahkan kakinya meninggalkan panggung. lalu setelah laki laki paruh baya itu pergi, datanglah seorang wanita cantik yang mengenakan hanfu berwarna merah ketat dan dan bisa dilihat bahwa pada bagian bahu dari hanfu yang dikenakannya itu bolong hingga menampilkan bahunya yang putih bersih. aku menatap wanita itu heran " ini acara lelang, atau acara mencari pasangan sih,.. mengapa dia memakai pakaian seperti itu disini,.. apa supaya ada laki laki yang meliriknya." gumamku dalam hati sembari menatap wanita yang bernama Su Zia itu aneh.


" Baik, karna acara lelang kali ini telah di tanggung jawabkan pemimpin kepada saya, maka tanpa basa basi lagi, saya akan memulainya dengan memberitahukan satu hal terlebih dahulu. Acara lelang kali ini akan di adakan dalam tiga sesi. Dengan sesi pertama akan melelang delapan buah item, sesi kedua 6 buah item. dan sesi ketiga 7 buah item. Dan tanpa menunda waktu lebih banyak lagi, maka langsung saja saya memulainya dengan memanggilkan barang barang nya agar segera di bawa ke atas panggung ini." kutatap terus Su Zia itu berbicara hingga aku melihat ada beberapa orang yang memasuki panggung tempat Su Zia berdiri dengan membawa delapan buah kotak yang lumayan besar dan di tutupi oleh kain yang berwarna hitam.


" Karna barangnya sudah ada disini, maka langsung saja kita buka dan lelang barang yang pertama. kotak yang pertama ini berisi sebuah pedang dengan level senjata tingkat bumi. saya tidak perlu menjelaskan nya lagi. karna saya tau kalau kalian semua pasti sudah mengetahui seberapa hebat pedang ini ketika digunakan." ucap Su Zia sembari membuka tutup salah satu kotak yang paling kanan lalu menunjukkan isinya yang merupakan sebuah pedang dengan gagang berwarna merah.


" saya membuka harga untuk pedang ini dimulai dari lima puluh Koin emas. dan untuk setiap kelipatan penawarannya saya beri lima Koin emas." ucapnya lagi sembari mengedarkan pandangannya menatapi seluruh orang yang berada di lantai satu.


" bukan hanya buruk, tapi itu adalah pedang terburuk diantara yang paling buruk dari seluruh pedang yang pernah kutemui selama hidupku. dan mungkin bila aku memegangnya, belum juga aku mengalirkan energi Qi ku kedalamnya, kurasa pedang itu sudah hancur berkeping keping." kali ini, Gege xi yang menyahuti perkataan dari Gege mo sebelumnya.


Aku kembali menolehkan kepalaku ke arah panggung dan mendapati bahwa pedang yang barusan di buka telah terlelang dengan harga delapan puluh lima koin emas. aku hanya menggelengkan kepalaku melihat siapa orang bodoh yang mau membeli pedang dengan kualitas terburuk dari yang pernah ku lihat itu.


" Barang kedua yang akan dilelang adalah sepuluh butir pil tingkat tinggi dengan efektivitas tujuh puluh delapan persen. pil ini bernama pil anggrek salju. mengapa dinamai demikian, itu karna bahan pembuatan nya berbahan dasar dari anggrek tersebut. dan untuk fungsinya sendiri, pil ini berfungsi untuk menambah energi Qi seseorang hingga tiga puluh lima persen." ucap Su Zia sembari membuka kotak yang lain.


"untuk penawaran yang pertama, saya buka dengan harga enam puluh lima koin emas. dan untuk setiap kelipatan nya, saya beri delapan koin emas." ucapnya lagi sembari menunjukkan sebuah kotak yang didalamnya Telah terdapat sepuluh butir pil berwarna putih tapi agak kekuningan.


" apa mereka tidak akan sakit perut ketika memakan pil itu, lihat lah efektivitasnya saja hanya sampai tujuh puluh delapan persen saja. itu berarti di dalam pil itu, masih terdapat banyak sekali kotoran yang belum keluar." aku kembali menolehkan kepalaku ke arah kananku, ketika Ku degar Gege Lang berbicara setelah melihat dan mendengar penjelasan mengenai pil yang akan dilelang tersebut.


" benar sekali Lang, di tempat kita pil serendah itu bahkan tidak layak untuk disebut sebagai pil. aku jadi ragu bagaimana cara orang orang yang hidup di dunia ini berkultivasi. sedangkan pil pil yang akan mereka konsumsi saja sangat rendah kualitasnya." ucap Gege long menimpali perkataan Gege Lang sebelumnya.


" hust, kalian ini jangan berbicara sembarangan di tempat ini, karna diruangan ini, bukan hanya ada kita saja. apa kalian melupakan tuan Xiang yang sedari tadi mendengar percakapan kalian,.." ucapku dalam pikiranku kepada mereka karna setelah aku menolehkan kepalaku ke arah tempat tuan Xiang yang berada si sebelah kiriku, aku mendapati bahwa mukanya telah berubah menjadi masam setelah mendengar perkataan dari Gege Gegeku sebelumnya.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa untuk meninggalkan jempol dan saran nya ya,..


** see you in the next chapter 🙏😇