My Life Journey

My Life Journey
part 25



"Ini mei mei, hanfu laki laki yang tadi mei mei minta." kutatap Gege long yang baru saja keluar dari dimensi itu. ia keluar lalu menyodorkan beberapa lembar kain yang terlipat rapi kepadaku.


"letakkan saja di atas meja itu gege." ucapku sambil menatap ke arah kain yang di pegang nya itu."


"ngomong ngomong hanfu sebanyak itu untuk apa, apa mei mei mau memakainya..??" tanyanya kemudian setelah ia meletakkan hanfu itu ke atas meja sambil menatapku bingung.


"Gege akan tau nanti." ucapku sambil menyentuh kembali kalung yang berada di leherku.


"Gege Lang, dan Gege xi bisa kalian keluar sekarang..?? aku membutuhkan bantuan kalian" ucapku sembari menyentuh kalung itu.


"apa yang bisa kami bantu mei mei..??"


ucap dua orang laki laki yang tiba tiba muncul di hadapanku setelah aku melepaskan tanganku dari kalung yang berada di leherku


aku menatap mereka sekilas lalu melangkahkan kakiku ke arah meja tempat di mana kain kain tadi diletakkan. aku memandang kain itu lalu membuka lipatan lipatan, dan mengamatinya lalu membagi kain itu menjadi tiga bagian.


"Gege long kemarilah." ucapku sambil mengangkat salah satu bagian kain yang terdiri dari dua hanfu itu kepadanya.


"mengapa kau memberikannya lagi kepadaku mei mei??" tanyanya kembali sambil meraih kain yang ku berikan itu.


"sudah lah Gege jangan banyak tanya. turuti saja dulu kemauan dari mei mei kita." kali ini jie jie yuan yang berbicara.


"Baiklah, baiklah..." ucapnya sambil memegangi hanfu yang ku berikan tadi.


"Gege lang, Gege xi kemarilah, dan ambil ini" ucapku kepada kedua orang yang baru luar itu sambil menyodorkan dua bagian hanfu yang tersisa lainnya kepada mereka saat mereka telah berdiri di sampingku.


"mau di apakan hanfu hanfu ini mei mei..??" tanya Gege Lang dan Gege xi bersamaan saat mereka telah menerima kain kain yang ku sodorkan tadi.


aku menatap ke tiga laki laki yang tengah memegangi hanfu hanfu yang ku berikan.


"ikuti aku." ucapku lalu melangkah mendahului mereka menuju salah satu kamar yang di tempati oleh orang yang kami tolong semalam.


aku membuka pintu kamar itu lalu melangkahkan kakiku memasukinya.


aku mengibaskan tanganku dua kali di udara sambil mengucapkan kata "roxuz" saat aku telah berdiri tepat di sisi kiri ranjang tempat dua orang yang kami selamatkan itu berbaring. aku mengarahkan pandanganku ke lantai, menatap dua ember kayu yang sudah berisi air dan sebuah kain kecil yang terdapat di dalam masing masing ember.


"Gege long, aku ingin Gege membersihkan tubuh mereka menggunakan air dan kain yang berada di dalam ember ini." ucapku sambil menatapnya yang telah menganga lebar mendengarkan ucapanku barusan.


"dan untuk kegunaan hanfu itu sendiri, aku ingin Gege memakaikan nya kepada mereka setelah Gege membersihkan tubuh mereka." ucapku kembali.


"tapi mei mei, mengapa harus aku..??" tanyanya penuh protes


"apa Gege ingin aku dan jie jie yuan yang membersihkan dan menggantikan pakaian para laki laki ini..??" ucapku sambil menaikkan alis menatapnya.


"Bu..;bukan seperti itu mei mei, tapi mengapa bukan Bai Lang atau Bai xi saja yang melakukannya." ucapnya lagi.


"mereka juga akan melakukan hal yang sama seperti yang Gege kerjakan. karna di dua kamar yang tersisa, juga terdapat masing masing dua orang yang butuh di bersihkan." ucapku kembali sambil menatap Gege Lang dan Gege xi yang dibalas dengan anggukan lemas oleh mereka.


"ta,.. tapi kan mei mei kan ma." ucapnya terhenti di kala aku menatapnya dengan tajam.


"baiklah mei mei." ucapnya dengan wajah yang terlihat lemas dan pasrah.


"kami pergi dulu Gege karna masih ada empat orang lagi yang harus di urus." ucapku sambil melangkahkan kaki meninggalkannya yang masih tertunduk lesu.


"ingat Gege,.. hati hati dan pelan pelan membersihkannya, jangan sampai luka mereka terbuka lagi. karna kalau sampai itu terjadi, maka aku akan memberikan hukuman pada gege." ucapku sambil berlalu dari kamar itu dan melangkahkan kakiku menuju kamar selanjutnya dan melakukan hal yang sama seperti yang tadi.


"huh, baiklah Gege xi, aku dan jie jie akan keluar dan menyiapkan makan malam untuk kita dulu." ucapku setelah mengantar Gege xi ke kamar terakhir. "dan setelah Gege selesai


membersihkannya aku ingin Gege segera ke dapur dan membawa Gege long dan Gege Lang juga." ucapku sambil berlalu dari ruangan itu


"baik mei mei,.." ucapnya sambil menatap ember yang berisi air dan kain itu.


Hari sudah petang dan sebentar lagi malam akan tiba. aku, jie jie yuan dan Gege Lang, Gege long dan Gege xi sedang duduk di meja makan sambil menikmati hidangan yang aku dan jie jie yuan masak tadi, tidak ada perbincangan di antara kami, yang ada hanya keheningan karna kami ber lima tengah asik dengan makanan kami masing masing.


sampai akhirnya kami selesai makan dan membersihkan peralatan makan yang kami gunakan tadi, lalu kembali beranjak menuju ruang tamu dan duduk di salah satu kursi yang berada disana diikuti oleh jie jie yuan dan Gege xi, Gege Lang, dan Gege long.


"huh,.. hari ini aku lelah sekali." kutatap gege long yang barusan berbicara dan kudapati ia sedang memijat tengkuk lehernya sendiri.


"baru segitu aja Gege sudah lelah, bagaimana nanti kalau mei mei menyuruh Gege mengerjakan pekerjaan yang lebih berat lagi..?" ucap jie jie yuan dengan nada sedikit mencibir


"itu sih tergantung pekerjaan yang akan mei mei berikan, kalau mei mei yuna menyuruhku untuk bertarung atau berperang, maka dengan senang hati aku akan menerimanya." ucapnya.


"Tapi bagaimana kalau mei mei membe,..


"ah, mei mei aku sudah sangat lelah dan mengantuk jadi aku ingin kembali saja ke dimensi." kutatap laki laki kembaran dari Gege long itu yang barusan memotong perkataan jie jie yuan.


lalu kutatap jie jie yuan yang langsung mencebikkan bibirnya kesal ke arah Gege long karna perkataannya yang belum selesai sudah dipotong olehnya. aku hanya menghela nafas pelan dan berkata


"baiklah gege,.. masuk dan beristirahat lah." ucapku kepada mereka bertiga sambil memandang mereka bertiga yang langsung dibalas anggukan kepala oleh mereka dan menghilang dari pandangan


"sudah lah jie jie jangan cemberut begitu,


toh sekarang Gege long nya sudah tidak ada disini lagi." ucapku kepadanya dikala melihat raut wajahnya yang masih nampak kesal itu.


"aku kesal kepada Gege long mei mei, karna dia telah memotong perkataan yang belum selesai ku ucapkan." ucapnya menggerutu.


"sudahlah jie jie, tidak ada juga gunanya jie jie kesal sekarang, karna orang yang jie jie kesalkan sudah masuk ke dalam ruang dimensi. lagipula hari sudah gelap, sebaiknya kita segera beristirahat." ujarku sambil bangkit berdiri lalu melangkahkan kakiku menuju ruangan yang selama ini kutempati.


.


.


.


.


.


.


.


.


l


.


*hai hai hai, apa kabar kalian semua....?? pastinya sehat dong....πŸ˜‡πŸ˜Š


oh ya,..jangan lupa ya buat


like


komen


rate bintang lima


and vote ya....


see you in the next chapterπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‡*