
aku melangkahkan kakiku menyusuri bangunan bangunan yang ada di istana ini bersama dengan jie jie Yuan sambil mengikuti langkah para Pelayan yang menuntun kami menuju ruang makan.
tadi, setelah aku dan jie jie yuan selesai membersihkan diri, kami segera keluar dari ruangan yang kami tempati dan ternyata para pelayan sudah berjejer di pintu untuk menunggu kami keluar dari ruangan itu.
aku menghela nafas lega ketika para pelayan itu sudah menghentikan langkahnya di depan sebuah ruangan yang memiliki dua buah pintu dan mendorong pintu itu pelan hingga terbuka dan menampakkan beberapa anggota kerajaan yang sudah duduk mengelilingi sebuah meja yang berbentuk persegi panjang. mereka semua menatap ke arahku dan jie jie Yuan ketika pintu itu sudah terbuka sepenuhnya...
" silahkan masuk nona," ucap kaisar lu saat melihat ku dan jie jie Yuan yang sudah berdiri di depan pintu berdaun dua itu sambil berdiri dari duduknya yang di ikuti oleh anggota kerajaan yang lainnya...
aku melangkahkan kakiku memasuki ruangan itu bersama dengan jie jie Yuan yang berjalan di sampingku sambil menggenggam tanganku setelah mendengar ucapan dari kaisar lu tadi...
aku duduk di samping laki laki yang mirip seperti putra mahkota bersama dengan jie jie Yuan, kutatap laki laki yang duduk di sampingku ini yang menatapku sambil tersenyum ramah yang kubalas dengan anggukan kepala pelan...
"baik, karna semua sudah berkumpul disini, maka mari kita mulai makan." aku mengalihkan pandanganku ke arah kaisar lu yang berbicara sambil memberi kode kepada para pelayan yang berjejer di pinggir ruangan agar segera menyiapkan makanan di atas meja...
*******
saat ini aku dan jie jie Yuan bersama dengan anggota kekaisaran lu sedang berada di dalam ruangan dimana permaisuri sedang berbaring untuk memulihkan dirinya. aku meraih dan memeriksa denyut nadi melalui pergelangan tangannya untuk memastikan bahwa semua racun yang berada di dalam tubuh permaisuri memang sudah benar benar keluar semua, dan akhirnya aku bisa menghela nafas lega karna memang untuk saat ini semua racun yang berada di dalam tubuhnya sebelumnya sudah keluar dan tinggal menunggu beberapa hari lagi, maka keadaan nya akan kembali pulih sepenuhnya, aku mengeluarkan sebuah pil berwarna putih dari dalam kantong hanfu yang ku kenakan yang sebelumnya ku ambil dari dalam ruang dimensi. aku memasukkan pil itu ke dalam mulut permaisuri yang sudah terbuka lalu mengerahkan air minum yang berada di dalam sebuah cawan kecil kedalam mulutnya supaya permaisuri mudah menelan pil itu...
"keadaan anda untuk sekarang sudah sangat membaik.... tinggal menunggu beberapa hari lagi, maka kondisi anda akan pulih sepenuhnya... untuk itu, saya harap anda jangan bergerak terlalu banyak dulu selama tiga hari ini agar peredaran darah anda yang sebelumnya sempat tersumbat oleh racun, dapat mengalir kembali seperti sedia kala... dan setelah tiga hari itu berlalu, anda harus rutin melakukan olahraga pada pagi harinya supaya otot otot anda yang saat ini sudah kaku, bisa melemas kembali. saya akan memberikan obat yang akan anda konsumsi selanjutnya kepada para pelayan agar mereka bisa memberikan obat itu kepada anda secara rutin setiap harinya selama seminggu ini."ucapku sambil menatap beliau yang tersenyum dan menganggukkan kepala pelan kepadaku...
"baiklah, karna kondisi permaisuri untuk saat ini sudah memasuki tahap pemulihan, dan tidak ada lagi yang perlu di khwatirkan maka aku dan jie jie yuan akan segera kembali ke tempat kami." ucapku sambil membalikkan badan menatap kearah anggota kekaisaran yang berdiri di belakangku.
"Tidak bisakah nona tinggal disini selama beberapa hari lagi untuk memastikan kondisi permaisuri ku..??" ucap kaisar sambil menatapku
aku menatapnya sambil menaikkan sebelah alisku...
"Maksudku, aku lebih percaya kepada nona berdua ini dari pada para tabib istana ataupun para pelayan yang ada di istana ini. aku takut nanti mereka melakukan kesalahan dalam merawat permaisuri ku hingga membuat keadaanya kembali memburuk." ucap kaisar lu kembali...
"Tidak, aku dan jie jie Yuan memiliki urusan yang belum selesai kami urus di tempat kami, dan itu harus segera kami selesaikan." ucapku membalas perkataannya...
"tapi nona, kondisi ibundaku untuk saat ini belum pulih sepenuhnya, dan kami tidak bisa menyerahkan tanggung jawab itu ke sembarangan orang. untuk itu nona, pangeran ini mohon supaya nona dapat tinggal di tempat ini seminggu lagi. ucap laki laki yang mirip putra mahkota sambil menangkupkan ke dua tangannya di dada di ikuti dengan sorot mata yang memohon kepadaku.
"Tapi,.."
"Selir rendahan ini mohon nona, supaya nona dapat bersedia untuk tinggal di tempat ini hingga seminggu lagi, supaya kondisi jie jie permaisuri dapat kembali sepenuhnya" ucap perempuan yang dipanggil ibunda selir itu sambil menangkupkan tangannya dan membungkukkan badannya setengah.
Aku mengalihkan pandanganku dan menatapi mereka satu persatu...
aku menghela nafasku kasar ketika kutatap mereka semua yang sudah menampilkan wajah memelas ditambah wanita yang dipanggil ibunda selir itu masih tetap membungkukkan badannya ke padaku.
"Baiklah, baiklah aku akan tinggal disini seminggu lagi. putusku pada akhirnya yang dibalas pandangan antusias oleh mereka....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hai, hai, hai..... apa kabar kalian semua... ?? author harap keadaan kalian baik ya๐๐
*oh, jangan lupa ya buat
like
koment
rate bintang lima
and vote yahhh๐
see you in the next chapter๐๐๐ค*
........