
Aku merebahkan tubuhku di kasur, lebih tepatnya di dalam kamar yang berada di dalam istana di ruang dimensi.
"hari yang melelahkan, kakiku rasanya pegal sekali setelah aku dan jie jie mengelilingi hampir semua bangunan-bangunan yang ada di istana ini hingga larut malam."
gumamku sambil terlentang dan memejamkan mata. ya, tadi setelah kami selesai makan siang, tanganku langsung di tarik oleh jie jie yuan untuk mengelilingi istana, dan mau tidak mau aku pun mengikutinya.
"ah,.. mungkin setelah ini aku akan membuat pil, tidak,.. tidak nanti kalau aku membuat Pil lagi, maka pil yang berada di kamar penyimpanan malah tidak terpakai." gumamku pelan.
ya memang, di dalam salah satu ruangan yang berada di istana Dimensi, aku memiliki dan menyimpan banyak sekali pil. mungkin ada lebih dari seratus rak, dan semua jenis pil yang ku punya adalah pil berharga yang berguna untuk para kultivator dan orang biasa. dan tentunya dengan eveksitas seratus persen. dan semua pil itu adalah pil pil hasil dari percobaan ku pada kehidupannya sebelumnya.
"huh,.. lebih baik aku dan jie jie yuan kembali ke gubuk saja besok. lagi pula aku ingin menjelajahi dan mencari relasi di kekaisaran ini. supaya nanti ketika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan aku bisa mendapat dukungan dari mereka sebelum aku kembali ke istana ku yang sesungguhnya.." gumam ku kembali lalu memejamkan mataku dan tertidur.
*********
matahari telah naik ke permukaan bumi, sinarnya sudah menerangi dan menghangatkan apa yang nampak di permukaan. dan orang orang yang sudah kembali beraktivitas seperti biasanya, tapi beda halnya dengan seorang gadis yang masih terlelap di dalam mimpi mimpinya. ia masih tidur walaupun sinar matahari sudah masuk ke dalam kamar melalui celah celah jendela yang ada disana dan ada seorang gadis lain yang nampaknya berusaha untuk membangunkannya sedari tadi.
"mei mei bangun,.." ucap nya sambil menepuk nepuk pelan pipi gadis yang sedang tidur itu. namun bukannya bangun gadis malah semakin menarik selimut yang ia pakai hingga menutupi seluruh tubuhnya.
"Ih,.. mei mei bangun,.." ucapnya kembali sembari menarik selimut yang gadis itu tarik tadi. "iya jie jie, sebentar lagi yahh lima menit lagi." gumamnya sambil menarik kembali selimut itu.
"tidak mei mei bangun,.. ini sudah hampir tengah hari." ucap gadis yang di panggil jie jie itu oleh gadis yang sedang tidur itu.
"apa,.. sudah hampir tengah hari, mengapa jie jie tidak membangunkan ku sedari tadi.." ucap gadis itu terkejut, lalu bangkit dari tidurnya dan langsung bergegas lari ke pemandian yang berada di dalam kamarnya itu.
"huh, aku sudah membangunkan mu sedari tadi tapi kau yang tidak mau bangun bangun juga." ucapnya sambil tersenyum dan geleng geleng kepala melihat tingkah gadis yang sudah di anggap adik olehnya itu.
"mei mei,.. jie jie keluar dulu ya, aku mau membuat makanan untukmu dulu. pakaianmu sudah jie jie siapkan di atas ranjang mu" ucap gadis yang tak lain adalah xi Yuan itu setengah berteriak lalu melangkahkan kaki keluar dari ruangan itu menuju dapur.
"baiklah jie jie,.. nanti aku menyusul jie jie kedapur." ucap ku dengan suara yang agak tinggi juga membalas perkataannya barusan.
*******
saat ini aku sedang duduk di meja makan bersama dengan jie jie Yuan, Xie yu dan Gege Gege ku yang lain, kecuali Bai mo.
kalau kalian mau bertanya dimana bai mo...?? tentu saja jawabannya ia sedang menjalani hukuman yang di berikan Han Yuna tempo hari, kalian masih ingatkan...??😁
"Gege, Xie yu setelah ini aku dan jie jie yuan akan kembali ke gubuk yang berada di pinggir
hutan tengkorak. jadi ku harap kalian tidak bertengkar saat aku pergi." ucap ku kepada mereka
"tapi mei mei, kami mau ikut juga" ucap Gege long sembari menatapku
"tidak,.. aku tidak ingin menarik perhatian orang di luar sana, biar aku sama jie jie yuan saja yang kembali." ucap ku kembali sembari menatapi mereka
"tapi mei mei kalau nanti ada terjadi sesuatu denganmu dan Yuan mei mei bagaimana kami bisa membantumu.." ucap Gege xi sembari membalas tatapanku.
"tidak akan ada sesuatu yang terjadi pada kami Gege,.. apa Gege lupa bahwa kekuatanku sudah sepenuhnya pulih, lagi pula ada jie jie yuan yang tak kalah kuat nya dariku. jadi aku yakin untuk saat ini belum ada yang mampu untuk mengalahkan aku dan jie jie yuan kecuali dewa." ucap ku lagi.
"Tapi mei mei,.. kami kan tetap saja tidak yak.."
"aku akan membuka portal dimensi ini, supaya Gege Gege bisa keluar dan masuk tanpa harus menunggu perintah dari ku dulu, jika memang terjadi sesuatu yang tidak di inginkan nanti." ucapku memotong perkataan gege xi
"huh,.. baiklah kalau begitu,.. begini juga bisa. tapi apa memang kami benar benar tidak bisa ikut dengan mu mei mei,.." kutatap Gege Lang yang kini menatapku itu dengan mata memohon.
" Tidak bisa Gege,.." ucapku tegas.
" hmm,.. baiklah jika memang harus begini yang mei mei inginkan. tapi kuharap mei mei di luar sana bisa menjaga diri dengan baik." ucap Gege Lang kembali.
"Hmm,.. tentu saja aku akan menjaga diri dengan baik disana Gege. Gege jangan kwatir karna mulai sekarang aku tidak sendirian lagi, ada jie jie Yuan yang juga menemaniku disana." ucapku kembali. " tapi ngomong ngomong,.. dimana Gege mo..?? mengapa aku tidak melihatnya dari tadi.."
"Bai mo berada di kebun tanaman herbal Yuna'er dia sedang mencabuti rumput rumput liar yang tumbuh disana.." ucap Xie yu membalas ucapanku barusan.
"baiklah, mari kita kesana dulu, karna aku juga ingin pamit kepadanya." ucapku sambil bangkit dari duduk dan melangkahkan kaki menuju kebun.
.
.
.
.
.
.
.......
...***jangan lupa tinggalkan saran dan jejaknya ya.....
** see you in the next chapter 🙏😇***