My Life Journey

My Life Journey
part 27



Aku menghela nafasku pelan ketika aku telah sampai dan duduk disalah satu kursi yang berada di meja makan. aku menatap ke sisi lain dari meja, dimana sudah ada satu tambahan kursi yang mungkin jie jie yuan ambil dari ruang tamu.


aku mengalihkan tatapanku ke arah pintu masuk dapur, dimana mereka yang ku tunggu sudah sampai dan sedang berjalan menuju ke tempat dimana aku duduk. aku menatap jie jie yuan yang langsung menghampiriku dan duduk di sampingku. ia langsung membuka tudung saji yang terletak di atas meja makan dan menampilkan berbagai jenis hidangan dengan aroma yang begitu menggoda selera


"ini makanlah,.." ujarnya sambil menyodorkan mangkok kecil yang sudah ia isi dengan beberapa hidangan beserta sumpit kepadaku.


ย 


"trimakasih jie jie.."ucapku sambil mengambil mangkok kecil beserta sumpit yang ia sodorkan itu.


aku meletakkan sumpit itu di antara jari jari tanganku dan mengapit salah satu hidangan yang berada di mangkok ku, aku mengangkat sumpit itu hendak memasukkan nya ke dalam mulutku namun terhenti dikala aku melihat ke arah depan dan mendapati ke enam orang laki laki yang kami selamatkan hanya diam dan menatapi kami dengan posisi empat orang berdiri di belakang kursi dua orang laki laki muda yang sebelumnya membuat aku kesal dan satu lagi laki laki paruh baya yang mengaku sebagai ayahnya itu.


"mengapa kalian tidak makan dan hanya menatapi kami berdua saja..??" tanyaku menatap mereka heran.


"Dan kalian, mengapa kalian tidak duduk dan makan bersama kami, apa kalian kenyang hanya dengan melihat kami berdua makan..??" tanyaku kembali.


"kami berempat hanyalah seorang jendral biasa nona jadi kami tidak layak untuk duduk satu meja dengan seorang kaisar dan putra mahkota." ujar salah satu pria yang nampak masih berumur tiga puluh tahunan.


"apa kalian lupa bahwa kalian sedang berada di dalam rumahku dan bukan di istana..?? ucapku lagi sembari memandang me emlat orang yang masih berdiri itu.


saat ini kalian sedang berada di kediamanku jadi, peraturan yang akan kalian laksanakan bukanlah peraturan yang di istana melainkan peraturan yang kubuat. jadi, untuk apa kalian masih saja berdiri disitu sedangkan aku sudah menyuruh kalian untuk duduk" kutatap mereka yang langsung menundukkan kepala setelah mendengar ucapanku barusan.


"Duduk dan makanlah bersama kami." ujarku kembali.


"Ta,.. tapi nona, kami ha..


"keluar lah dari dapur ini kalau kalian tidak mau makan bersama kami. karna aku paling tidak suka jika ada orang yang menatapiku saat sedang makan." ucapku kembali..


"Tap..


"Duduk lah, dan jangan membantahnya" kali ini laki laki paruh baya yang duduk di kursi depanku yang berbicara dan memotong perkataan laki laki yang sebelumnya berbicara


"Baik yang mulia.." ucap kompak mereka berempat dikala mendengar laki laki yang mereka panggil yang mulia itu berbicara.


ย 


aku menatap mereka berempat yang langsung menarik kursi dari dalam meja dan mendudukinya, kini aku beralih pada dua orang yang sebelumnya duduk terlebih dahulu di kursi. "Dan kalian berdua, mengapa kalian tidak mengambil hidangan dan memakannya,.." tanyaku heran.


"Biar hamba yang ambil kan yang mulia." ucap salah satu laki laki yang ku suruh duduk sebelumnya itu tiba tiba, lalu ia berdiri dari duduknya dan mengambil dua buah mangkok kecil yang terletak di dekat hidangan lalu mengisinya dengan berbagai hidangan dan memberikannya pada ke dua laki laki itu beserta dengan sumpit yang terletak di dekat mangkok kecil itu


kini aku beralih menatap pada jie jie yuan yang sedari tadi duduk, diam dan memperhatikan kami saja. kuangkat sumpit ku yang sudah berisi sebuah potongan daging kecil lalu menaruhnya ke dalam mangkoknya.


"makanlah yang banyak jie jie,.." ujarku sambil mengangkat kembali sumpitku dari dalam mangkoknya dan menyumpit makanan untukku sendiri


.


.


.


.


.


.


.


.


*maafkan author ya semuanya... karna authornya macet macet mulu up nya... bukannya mau author begini, tapi memang kesibukan author di dunia nyata akhir akhir ini menjadi semakin meningkat... so, ku harap para readers sekalian memakluminya๐Ÿ˜”๐Ÿ™๐Ÿ™


jangan lupa juga buat


like


koment


rate bintang lima


and vote ya....


see you in the next chapter ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜‡*


ย