Me Born In Death

Me Born In Death
94



tapi Taehyung malah marah besar karna Hwajun begitu dekat dengan pria asing didepan Taehyung, Hwajun mengerti itu ia ada itikad baik mengenalkan siapa Ramyung tapi Taehyung tidak bersikap baik lagi


setelah pacar Ramyung mengajak pergi karna tidak nyaman juga berlama lama untuk Ramyung mengobrol dengan Hwajun, mereka pergi


disinilah Taehyung yang moodnya jelek membawa Hwajun pulang ke dorm tidak jadi lanjutkan jalan yang bahkan baru ia mulai


member lain juga akhirnya mengikuti saja, sesampainya di dorm, tak terelakkan Taehyung marah


"kan sudah kubilang kekamu, ikuti ucapanku, jangan lakukan sama sekali laranganku, ikuti semua perintah ku, jangan pernah ada interaksi dengan pria lain" jelas Taehyung


"mana bisa? itu tidak mungkin, kamu menyuruhku tidak memiliki teman? aku butuh teman diluar kalian" kata Hwajun


"kamu milikku, harus mau diatur olehku, aku tidak suka ya" kata Taehyung


"kalau kamu melarangku dekat pria idol lain, aku akan melakukan tapi Ramyung adalah sahabatku, dia tidak akan ada perasaan apapun kepadaku, kalau kamu melarang, kamu berlebihan"


"pilihannya ikuti ucapanku, aku gak mau tau, atau"


"apa?" tanya Hwajun


"atau tinggalkan aku!" ucap Taehyung dengan tegas


Hwajun kaget, semua orang disana juga, pernyataan Taehyung membuat semua langsung paham maksudnya yang artinya meminta Hwajun menuruti Taehyung untuk sama sekali tidak berinteraksi dengan pria lain atau putus


mendengar itu, Hwajun sakit hati, ia tidak tau lagi berkata apa, ia paham, dan menjawab..


"okeh kalau begitu maumu" kata Hwajun


seketika itu, Luxie menyentuh lengan Taehyung juga Hoseok menyentuh lengan Taehyung satunya, karna mereka berdua tidak rela jika Hwajun dan Taehyung putus


terutama ia tidak mau jika Taehyung sampai kehilangan Hwajun karna mereka sudah sangat cocok


"Taehyung, bisa dibicarakan baik baik ini" kata Hoseok


"iya, jangan gegabah, kalian bisa loh bicara baik baik" jawab Luxie meyakinkan Taehyung


"gak ada, aku gak bisa berpacaran dengan gadis yang didekati banyak pria dan dia meladeni pria pria itu, tidak menghargai aku" kata Taehyung


"tapi Hwa sudah menjelaskan kan siapa pria itu, coba berpikir dulu yang jernih"


"tidak ada" kata Taehyung


mendengar itu, Hwajun sakit hati, ia menangis dan berjalan mundur lalu berkata


"okeh kalau itu mau kamu, terimakasih atas waktumu" kata Hwajun


Hwajun berjalan meninggalkan dorm dan Taehyung hanya diam, Hwajun balik kerumahnya dan menangis di ujung kamarnya


Hwajun tidak sedih karna ia telah kehilangan Taehyung


tapi ia sedih karna Taehyung tidak mencoba mencegahnya untuk pergi


mendengar tangisan, Mirseong masuk dan menanyakan ada apa, Hwajun menjelaskan masalahnya dengan Taehyung semuanya tanpa harus berbicara jelas jadi Mirseong sudah paham semuanya


"lalu?" tanya Mirseong


"aku akan pergi saja"


"pergi? kamu akan balik sama roh itu?"


"iyaa"


Hwajun memanggil juga ayah ibu nya yaitu Hyunki atau sering disebut Yuski bersama Yunsi, disini semua berkumpul berempat, Hwajun berpamitan kepada keluarganya itu


mengucapkan rasa terimakasih yang besar atas kasih sayang mereka kepada Hwajun, semua bersedih, atas kejadian ini


siapa sangka jika cinta yang menyatuhkan mereka tapi cinta yang memisahkannya juga


tak lupa ia juga memberikan kekuatan disetiap member bangtan dan setiap siapa saja yang baik dan dekat dengan bangtan agar tidak bisa ada yang mengganggu lagi khususnya hantu


Hwajun dengan yakin memanggil roh itu, dan roh datang dengan cepat, lalu membawa Hwajun pergi


tak lama Mirseong juga pamitan untuk pergi kepada Yunsi dan Yuski karna kan yang membawa Mirseong disana adalah Hwajun, Hwajun pergi jadi ia pergi


"terimakasih, ma, pa, kamu juga merawatku, Hwajun pergi, aku pamit, maafkan aku bila merepotkan kalian" kata Mirseong


Yunsi Yuski hanya diam, meratapi dua anaknya pergi, mereka kembali menjadi hantu pasangan dan sejak itu rumah tempat tinggal Hwajun seketika menjadi kembali rumah kosong yang kotor dan horor


sebelum balik ke cerita Hwajun balik ke tubuhnya lagi, ceritakan bagaimana dulu Taehyung


"kan aku sudah bilang, kamu kenapa sekasar itu?" tanya Luxie


"keputusanmu berat, aku tau kamu" kata Hoseok


taehyung hanya melihat kepergian Hwajun tanpa mencegahnya karna ia tidak tau mau melakukan apa itu


setelah kejadian itu, malam nya Yoosaa dan Giho yang di ruangan editor baru selesai pekerjaannya, mereka keluar dan melihat dorm sepi, bangtan ke agenci mereka


tertinggal Giho, Yoosaa dan satpam jaga dorm bangtan itu bernama Kim Soon Ah


"kalian baru selesai?" sapa Soonah


"iya, pada ke agenci ya kok sepi?"


"iya, eh ada yang mau ku bicarakan"


"apa?"


soal Hwajun Kim soon ah menjelaskan semuanya kepada keduanya soal Hwajun yang pergi, disini Yoosaa kaget bukan main, seketika ia baru sadar jika Hwajun tidak akan pernah lagi kembali


"Hwa tidak akan pernah balik lagi" ucap Yoosaa


"apa maksudnya?" tanya Taehyung


ternyata bangtan mendengarkan percakapan ketiga staffnya dan kaget ketika Yoosaa mengatakan jika Hwajun tidak akan pernah kembali


"apa maksudnya?" tanya Taehyung


"ahh itu.." ucap Yoosaa bingung menjelaskannya


"aku akan mencari dia, aku pasti menemui dia, aku benar benar mengaku salah, aku akan meminta maaf sungguh saat ini kepada nya" kata Taehyung


"percuma Taehyung" jawab Yoosaa


"apa maksudnya kamu?" tanya Taehyung


karna disana ada Kimsara juga, baru keduanya menjelaskan siapa Hwajun sebenarnya dan semua orang disana kaget bukan main


ternyata gadis polos bersama mereka tinggal bersama, itu adalah hantu, dan Taehyung paling tragis karna bahkan ia menjalin hubungan dengan hantu


tapi setelah sejam dari fakta mengejutkan terungkap ini, Hwajun sudah menghilangkan semua pikiran tentang dirinya dari beberapa orang yang mengenalnya dan dekat dengannya


alhasil semua melupakannya tapi ternyata itu tidak berlaku kepada Taehyung karna Taehyung masih ingat jelas siapa Hwajun dalam pikirannya yang pernah ada dihidupnya


bangtan terus berjalan mengiringi kesuksesannya meninggalkan dan melupakan cerita Hwajun si hantu baik, hantu penjaga untuk bangtan


lalu Hwajun? Hwajun telah pergi dari kehidupan itu tapi akan kembali ke kehidupan nya sesungguhnya


Hwajun pergi ketempatnya, dimana? ditubuhnya yang ia tinggalkan sejak 20 tahun lalu, ia baru sadar jika ternyata dirinya adalah korban dari kecerobohan yang fatal


melihat badannya, Hwajun menangis tanpa henti, ia berusaha untuk bisa masuk dalam tubuhnya, ia sudah cukup lama terpisah antara tubuh dengan nyawanya


dengan kekuatannya semua ia perjuangkan, semua ia tangguhkan, dan pada akhirnya, semua berhasil, Hwajun akhirnya balik kepada tubuhnya meskipun ia kehilangan semua yang ia miliki