Me Born In Death

Me Born In Death
43



"ahh, rompies rajut, bagus, kamu pasti tampan" kata Jimin


"memang harus rapi dan penuh persiapan?" tanya Hwajun


"ahh Taehyung, aku rasa Suga hyung memanggilku" kata Jimin berbohong


"ahh aku mendengar namaku juga dipanggil" jawab Jungkook juga berbohong


Jimin langsung melirik arah Jungkook yang paham maksud dari Hwajun itu cemburu, mereka pun pamitan pergi..


"babe, ya gak, kan dikasih ini pilihan, jaz sama rompies rajut ini, aku bingung tanya mereka deh" jawab Taehyung


"hemm, terserah kamu kan yang pakai kamu, kenapa tanya tanya? memang harus terlihat tampan di depan siapa?" tanya Hwajun


"Taehyung, masuk" kata staff


karna Taehyung sudah dipanggil, jadi Taehyung pun pergi meninggalkan Hwajun dengan mengecup keningnya saat staff tadi sudah pergi


Taehyung pun pergi dan Hwajun langsung melepas cincinnya dan memerhatikan juga mengikuti Taehyung seharian acara itu


hari berlalu, minggu berikutnya dimana minggu keduanya, Taehyung tidak lagi sendirian, ia bersama Jungkook dan dua member idol lainnya masing masing dari twice dan blackpink lagi, sementara dari blackpink, yang hadir ya Rose


lagi dan lagi, Hwajun kan staff pribadinya Taehyung, ia akan pergi kemana Taehyung sibuk ada pekerjaan, jadi hari itu Hwajun juga ikut


Taehyung tau jika ia tanya soal baju dan lainnya, Hwajun akan salah paham lagi kepadanya akhirnya ia hanya diam dan mengobrol dengan fashionstylist nya saja


"hyung, kau aman tidak dari Hwa?" tanya Jungkook


"aman, tenang saja, dia tidak akan paham" kata Taehyung


Taehyung dan Jungkook mengikuti panduan dari staff untuk memulai acara, begitu juga Hwajun mengikuti kedunya, dan semakin kesal karna yang perempuan masih dari blackpink


disini membuat Hwajun akhirnya mencari tau soal blackpink ini dan membuat Hwajun kesal karna dua kali sudah Taehyung melakukan siaran menjadi mc dengan dua member dari blackpink


di minggu berikutnya giliran Taehyung dengan Jimin tapi tidak lagi dengan blackpink, dan beberapa minggu berikutnya, Hwajun telah memastikan jika ia sudah tidak melihat blackpink bersama bangtan


tapi masih membuat Hwajun penasaran, ketika masuk week end, pekerjaannya juga menipis


"ahh sudah dah, ini sisanya masih bisa dikerjakan minggu depan" gerutu Hwajun


"kenapa gak di selesaikan?" tanya Taehyung


"kan ada minggu depannya, ini kerjaan aku sama Giho oppa, jadi aku harus kerjakan minggu depannya saja"


"kemana kamu memang setelahnya?"


"balik lah"


"kerumah apa ke apartemen?"


"kerumah saja, di apartemen percuma sendirian, aku bosan"


"ya kan nanti aku balik kalau malam kesana"


"gak ah, kerumah appa ku saja, kan hanya 2 hari"


"iya udah, ingat hape jangan dimatikan, habis baterai langsung charger"


"emm"


Hwajun pergi berpamitan pada yang lain juga, saat Luxie menawarkan mengantarkan, Hwajun langsung menolak


"ayo bareng, biar kuantarkan" kata Luxie


"Luxie, kita kan gak satu arah"


"iya gakpapa ayo dah"


"tidak tidak kamu saja duluan, aku mau ada ketempat lain"


"oh, ya ayo mau ku antar kan?"


"tidak usah deh"


"emm yaudah"


Luxie pergi, dan yang tau kejadian itu hanya Seokjin, Seokjin merasa aneh, kenapa selalu Hwajun menolak tawaran yang lain siapapun itu ketika pulang..


Seokjin berpikir, termasuk itu Taehyung yang menawarkan mengantarkan pulang pasti tetap saja tertolak


"yaa" jawab Hwajun


"eeeh" ucap Taehyung saat Hwajun akan pergi


"apa?"


"emm lupa?"


Taehyung memberikan kode bibirnya dan Hwajun berpura pura tidak tau itu


"apa itu? kenapa bibirmu?" tanya Hwajun


"ahh kamu tidak tau?" tanya Taehyung


"apa itu?"


Taehyung tanpa basa basi langsung mencium bibir Hwajun, dan disana dilihat oleh Seokjin tapi keduanya tidak ada yang menyadari


saat Hwajun pamitan pergi, diam diam Seokjin juga ikut pergi, memakai baju lengkap agar tidak ada yang mengenalinya termasuk agar Hwajun tidak mencurigai nya, karna ia tidak ada pekerjaan, Seokjin pun ada waktu luang banyak dan bisa mengikuti Hwajun, ia diam diam mengikuti perginya Hwajun


"anak ini, kemana sih, jauh amat?" gerutunya kesal


Hwajun jalan, dan cukup jauh, membuat Seokjin cukup kelelahan, ketika Hwajun menyadari ada yang mengikutinya, ia berpikir jika mungkin saja Hwajun ada urusan, karna mereka sudah berada dikawasan salah satu agenci lain


"siapa ini?" ucap Hwajun mencoba melihat siapa mengikutinya


Hwajun langsung menyelinap di antara orang orang yang berlalu lalang, hingga akhirnya Hwajun perlahan membuka cincinnya dan Seokjin kehilangan arah


Hwajun menoleh kebelakang, lalu mendekati Seokjin, ia masih berpikir tentang siapa pria mengikutinya itu karna ia merasa asing, Seokjin memakai jaket hitam, celana hitam, topi levis, kacamata hitam, masker penutup wajah hitam, membuatnya tidak dikenali banyak orang


dan setelah mendekati pria itu, baru Hwajun sadar itu Seokjin...


"astaga Jin oppa?" ucap Hwajun


Hwajun pun menjahili Sokjin dengan menendang kakinya hingga terjatuh, dan Seokjin kaget karna disana cukup banyak orang yang berlalu lalang membuatnya bingung siapa yang menendangnya


Hwajun lanjutkan pergi dan ia pun dapat tempat dimana ia mencari keberadaan Blackpink


dihari itu Lisa, salah satu membernya, sempat main ponsel di kamar Jisoo saat Jisoo sedang mandi



saat itu ia melihat ada seseorang yang berjalan menuju ruang tamu. Lisa pun mengira itu adalah Rose, karena kamar Rose berada tepat di samping kamar Jisoo.


tak berselang lama, Lisa mengalami ketindihan, atau sleep paralysis yang entah berhubungan dengan kejadian mistis sebelumnya atau tidak dan itu ulah Hwajun membuat Lisa merasakan itu, karna gaya berpakain Lisa cukup terbilang seksi


"Lisa? ada apa?" tanya Rose



"ahh aku seperti mimpi buruk" jawab Lisa


"kamu ketindihan itu" jawab Jisoo


"apa yang sebelum tidur kamu lakukan sih?" tanya Jennie


"aku tidak tau, apa ya? aku hanya main hape kok" kata Lisa


"aneh aneh kan dilihat?"


"tidak, aku melihat chat dari pak manager saja"


tak sampai disitu, ketika lain hari, dimana Hwajun juga memiliki kesempatan mengerjai blackpink lagi..


Lisa lagi sasaran empuk Hwajun, ketika ia sedang beristirahat di kamar karena kelelahan. mendadak ia mendengar suara keras dari walk in closet


ia pun kemudian tidak bisa bergerak dan bahkan tak mampu membuka mata. setelah itu ada suara tawa tepat di sebelah telinganya


"astaga, apa itu?" ucap Lisa dalam hati


Lisa yang sudah merasa takut sekali akhirnya bisa bergerak begitu saja. namun entah apapun yang tertawa di telinganya sudah menghilang



Jisoo yang utama jadi korban kejahilan Hwajun. kala itu ia sedang berlatih dance didepan cermin walk in closet. mendadak muncul tangan berwarna putih di sela-sela pakaian. hal yang mengejutkan dan menyeramkan tersebut langsung membuatnya lari meninggalkan ruang pakaian