
"ahh pak, di negara asal saya jarang sekali ada idol pak" kata Hwajun kepada Daniel
"oh ya? Hwa dari KorUt nya pak" jawab Daniel
"oh ya bener sih, eh tapi setidaknya tau ya bahasa korea?" tanya Tonmi
"sangat lancar pak" jawab Hwajun
"gimana kamu buat mc nya?" tanya Tonmi
"oh jangan pak, saya malu, masak saya pak" jawab Hwajun
"kan bisa buat mengobrol sama bangtan?"
"iya pak tapi kan ini murid tamu, bukan murid asli kampus, jangan lah pak saya tidak enak" kata Daniel
"yaaah"
"pakai dari murid anda saja masak tidak ada yang paham bahasa korea?"
"ya ada sih"
"yaudah itu saja, murid saya pemalu dia"
"hehe maafkan saya pak, saya takut gak total" kata Hwajun
"iya deh, tapi lain kali mau ya" tanya Tonmi
"boleh pak" jawab Hwajun
"beres, diatur bisa" jawab Daniel
Hwajun dengan tiga temannya pun berjalan dengan Daniel yang akan diperkenalkan dengan Tonmi ini yang adalah sahabat Daniel
sedang mengobrol ini, tepat sekali Taehyung melihat keberadaan Hwajun tapi masih dari samping jadi belum begitu jelas, tapi ketika dosen seperti membicarakan beberapa hal membuat Hwajun menoleh ke arah panggung, seketika Taehyung melihat jelas itu Hwajun
"Taehyung kemana?" tanya Namjoon
"jangan ada yang mengejar, tidak enak pada fans, lanjutkan kalian biar aku yang mengejar Taehyung" jawab managernya
akhirnya manager menyuruh untuk Luxie dan Dyung yang mencari Taehyung
Taehyung yang turun panggung untuk menghampiri Hwajun sayang ia kehilangan jejak keberadaan Hwajun, akhirnya ia mencari disekitar tempat acara tapi tidak menemukan sama sekali
ia berjalan berkeliling selama satu jam, Luxie manghampirinya dan mencari keberadaan Taehyung tapi Taehyung juga malah sulit didapatkan
"selesai kan dulu Taehyung jangan buat kecewa pengundang" ucap Luxie
"kamu cari siapa?" tanya Dyung
"aku melihat orang kukenal"
"iya nanti dulu, ayo selesaikan dulu itu" kata Luxie
mereka kembali dan melanjutkan mengisi acara, hingga selesai tapi pikiran Taehyung bercabang dan akhirnya bangtan selesai acara itu
Taehyung menjelaskan soal gadis yang bernama Hwajun yang ia selalu tanyakan pada semua orang di dorm dan di agenci nya, semua mendengar cerita Taehyung seperti tidak percaya, dimana ada manusia tapi dulunya adalah hantu penjaga
"dan sekarang gadis itu ada di kampus ini" kata Taehyung
"mana mungkin? kamu jangan mengada ada" jawab staff disana
"serius aku hyung, beneran suwer deh berani aku sumpah"
"lalu dimana kau melihatnya?" tanya Namjoon
"disini, tadi aku lihat di samping panggung kita"
"ayo bantu aku mencarinya" kata member lainnya karna penasaran
mereka membantu mencari gadis itu karna penasaran, dan ketika mereka berkeliling dan tidak ada juga yang kenal Hwajun, yaa namanya juga Hwajun adalah tamu bukan murid disana, jadi tidak akan ada yang kenal sama sekali
sampai bahkan mereka hampir saja menabrak salah satu gadis disana dan mereka meminta maaf
hingga akhirnya semua kesal karna pencarian tiada henti dan tidak ada hasil pasti jadilah mereka akan pergi
tapi mereka disapa oleh dosen utama kampus, bangtan akan pergi meninggalkan tempat karna urusan selesai pun memutuskan untuk berpamitan kepada Tonmi juga sekalian ketemu
"pak terimakasih atas undangannya" kata manager bangtan
"iya saya yang paling banyak berterimakasih karna kalian sudah menerima tawaran saya untuk datang memenuhi undangan, saya tau kalian padat"
"makasih sekali lagi pak atas kerja sama nya" kata Namjoon
mengingat didepannya adalah dosen utama kampus, dan Hwajun ada disana, Taehyung berpikir jika harusnya dosen utama itu mengenal Hwajun
"pak, saya mau tanya" kata Taehyung
"oh bisa" jawab Tonmi
"Hwa Joon Lee?" tanya Tonmi
"tapi dia panggilan Hwajun?"
"iya, Hwa panggilannya"
"oh ya bener itu" jawab Taehyung yakin
"kenal kenal, baru dikenalkan sama sahabat saja yang jadi kepala sekolah tempat sekolah Hwajun"
"sekolah?"
"iya sekolah, Hwajun murid jalur prestasi dari sekolah terfavorit yaitu di Chicago, saya juga penasaran sama Hwa, saya mungkin akan menge-test sejauh apa kepintarannya dan menawarinya untuk jadi murid kampus saya nantinya karna sekelas Chicago pun memberikan satu tiket sekolah gratis jalur prestasi" kata Tonmi
"kalau boleh tau sekarang dimana keberadaannya?"
"tadi Jossie, apa kalian tidak tanya kepadanya? gadis yang hampir kalian tabrak"
"itu Jossie, hubungannya?"
"sahabat Hwa"
"oh ya? saya tidak tau, lalu dimana Hwa?"
"itu Jossie ke arah kantin, coba kesana"
"benar? terimakasih"
"apa kalian kenal?" tanya Tomni
"iya, masih sepupu saya" jawab Taehyung dengan cepat
mendengar pengakuan itu membuat Tonmi kaget..
tanpa basa basi, Taehyung pergi ke kantin tapi saat sampai, mereka tidak menemukan keberadaan Hwajun, Taehyung tidak melihat Hwajun disana
"gimana ciri cirinya?" tanya Jimin
"iya, bagaimana taunya kalau kamu saja tidak kasih tau ciri cirinya?" tanya Jungkook
"tunggu, biarkan aku cari dulu, aku bingung menjelaskan ciri ciri seseorang" kata Taehyung
Taehyung tidak mau mengatakan ciri ciri Hwajun, ia pikir bangtan sedang mencoba membuatnya tidak lagi mencari Hwajun jadi ia tidak menyebutkan ciri ciri ia pikir mereka tau hanya berpura pura tidak tau
sayangnya tidak ada sama sekali yang Taehyung cari disana, karna bingung lagi mereka pergi
hingga sampai di lobi utama kampus dan akan keluar, seketika Taehyung melirik ke arah parkiran karna staff mengatakan
"aku akan mengambil mobil dan bangtan tunggu sini" kata staff
"yaudah, dimana memang parkirnya?" tanya Namjoon
"itu" jawab staff menunjuk arah kiri
seketika itu bngtan melihat arah yang di tunjuk tapi malah Taehyung melihat Hwajun masuk ke salah satu mobil
"itu Hwaaa" teriak Taehyung berlari
tapi sayang mobil itu sudah jalan dan pergi meninggalkan tempat itu, tapi Taehyung sudah mengingat nomor plat mobil dinaiki Hwajun
"apa Taehyung?" tanya staff
"aku melihat orang kukenal"
"siapa?"
"ada"
semua member bangtan heran kepada Taehyung bagaimana bisa seheboh itu terhadap gadis yang bahkan ceritanya aneh dan tidak pernah mereka kenal sama sekali tapi ia mengatakan jika kenal
tak kehabisan pikiran, Taehyung pun memutuskan esoknya pergi ke sekolah Hwajun, ia mengingat sekolah yang disebutkan oleh Tonmi
apalagi Chicago sekolah cukup terkenal jadi mudah untuk ditemukan
"kamu memang tau dimana alamat sekolahnya?" tanya Namjoon
"kan ada maps, aku mencari dengan maps"
"ini kan sekolah terkenal juga deh sepertinya" kata Yoongi
"bagaimana aku ikut, aku penasaran" kata Jimin
"boleh"
"aku sepertinya juga ingin tau, sekali keluar kan buat jalan" jawab Yoongi
semua akhirnya ikut karna rasa penasaran mereka, dan mereka pergi ketempat dimana sekolah dituju berada