Me Born In Death

Me Born In Death
5



"Hwajun" teriak Myunghee menyapanya


seketika, Myunghee memanggil dan meneriaki namanya tapi Hwajun melihat kearah Myunghee yang dimana Myunghee lah penyebab nya mengalami kecelakaan itu


"Myunghee" sapa Hwajun


Hwajun mendekati arah Myunghee..


"kamu.." kata Myunghee bingung


"kenapa aku?" tanya Hwajun juga bingung


"sejak kapan kamu tinggal dirumah kosong ini?" tanya Myunghee


"rumah kosong bagaimana? ini rumahku" kata Hwajun


"Hwa, tapi kamu masih ingat ini aku Myunghee kan?" tanya Myunghee


"apasih kamu bicara dari tadi?" tanya Hwajun


"Hwa, coba pegang tanganku" kata Myunghee memberikan tangannya


"untuk apa? mau berjabatan tangan?" tanya Hwajun


"pegang saja, nanti kamu akan tau, apa yang aku maksud sejak tadi" kata Myunghee


ditambah Hwajun melihat beberapa orang yang lewat seolah hanya melihat kearah Myunghee, membuatnya semakin penasaran, karna sejak kemaren ia merasa orang yang lewat tidak melihat nya sama sekali,


Hwajun pun akhirnya mengangkat tangannya untuk meraih telapak tangan Myunghee dan berjabatan tangan, tapi Hwajun malah menembus tangan Myunghee.


"Myung, apa yang terjadi?" tanya Hwajun kaget


"sekarang keluarlah dari gerbang rumah ini, dan lihat lagi rumah ini" kata Myunghee


saat Hwajun melakukan itu, ia keluar dari gerbang itu, Myunghee mengajaknya untuk menyabrang jalan untuk melihat jelas rumah itu, lalu Hwajun membalikkan badan, dan melihat kearah rumah itu.


betapa terkejutnya dia ketika mendapati itu adalah rumah kosong yang ia juga tau rumah itu adalah rumah memang tidak berpenghuni lama,


seketika Hwajun kaget dan teriak histeris dan bertekut lutut disana tapi tidak ada yang mendengar nya saat itu, hanya Myunghee lah yang bisa mendengar nya.


sekarang Hwajun merasa jika Myunghee begitu bisa membuatnya merasa mengerti dirinya, Myunghee pun berdiri lagi lalu meminta bantuan Myunghee.


"bantu aku Myung" kata Hwajun


"ya, pasti kubantu, ayo ikuti aku, jangan pernah ikut siapapun selain aku" kata Myunghee


"iya iya"


"tapi kenapa kamu tau aku disana?" tanya Hwajun saat mereka jalan


"aku tidak tau dengan kamu disana, aku baru tau ketika kamu tadi berdiri didepan sana, kemarennya aku melihat ada yang membuka jendela dari salah satu ruangan disana tapi aku tidak melihat penampakan siapapun, makanya aku penasaran dan datang lagi"


selama jalan, Hwajun terus merasa jijik pada dirinya sendiri, ia takut pada diri sendiri, dimana ia selama ini tidak pernah tau kehidupan yang berbeda lah yang ia jalani sejak ia merasa ia sudah bangun dari koma nya.


setelah sampai di rumah sakit, tepat masuk ke kamar dimana dulu Hwajun di rawat, Hwajun masuk dan pintu itu mendapati Dong chun dan Ju nee menangis tidak hentinya dipelukan Soo rae, salah satu teman sekolah Hwajun yang begitu dekat memang dengan Hwajun


dan betapa kagetnya Hwajun ketika ia mendapati sosok dirinya terbaring diatas ranjang tidur rumah sakit itu


"paman.. bibi.." sapa Myunghee


"Myung?" sapa Ju nee


karna tau jika Myunghee akan mengatakan tentang dirinya, Hwajun melarangnya


"tapi mereka kan harus tau?" tanya Myunghee dalam hati


"iya tapi aku mohon jangan perna"


"kalau itu kemauan kamu, baiklah"


dan menjelaskan kedatangan Myungher hanya ingin menjenguk saja, tidak jadi mengatakan apapun, tapi Soo rae paham, sikap Mhyunghee bukan baik baik saja


"bisa kita bicara diluar?" tanya Soo rae


"iya" jawab Myunghee


mereka keluar dan Soo rae menanyakan semuanya meminta agar Myunghee menjawab semuanya dengan jujur


"saya membawa Hwajun kembali" kata Myunghee


"apa yang kamu bicarakan?" tanya Soo rae


"Hwajun terperangkap dalam kehidupan dia yang berbeda dari kita" kata Myunghee


"Myung jangan asal kamu bicara, jaga ucapan" kata Soo rae nada pelan


akhirnya Hwajun mencoba merasuki badannya lagi, berusaha dengan cepat untuk bisa kembali menjadi manusia bukan sosok astral lagi..


tapi karna Hwajun terus penuh emosi, ia tidak juga bisa merasuki tubuhnya, ia bingung meminta bantuan Myunghee, tapi Myunghee soal itu juga tidak bisa, Myunghee hanya meminta agar Hwajun jauh lebih tenang.


dan pada akhirnya, Hwajun memang kembali sadar saat setahun ia koma itu, tapi hanya bayangannya tidak dengan raganya..


daaaan setelah 5 jam Hwajun bergulat dengan cara merasuki lagi tubuhnya, Myunghee mencoba menenangkan Hwajun sementara Soo rae dan kedua orang tua Hwajun masih merasakan bingung dengan apa yang dilakukan Myunghee,


hingga akhirnya Hwajun berhasil lebih tenang, lebih tahan emosi, jaga perasaannya dan mulai lagi merasuki, dan berhasil, jari kanan Hwajun tergerak yang tandanya Hwajun benar benar sadar, tapi sekali lagi itu hanya bayangannya saja


karna sudah lelah, dan menyerah juga, Hwajun akhirnya menerima takdir jalannya


karna ketika Dongchun keluar berlari mencari dokter, dan mengatakan pada suster siapa saja yang ia temui diluar agar mengecek anaknya dan dokter pun datang..


dokter memeriksa semua yang membuatnya yakin jika Hwajun benar benar sadar dalam kondisi membaik jauh dari sebelumnya.


sementara diluar, Soo rae dan Myunghee mengobrol berdua, empat mata saja, tentang apa yang Myunghee lihat, Myunghee menjelaskan penyebab awal, hingga ia menemukan Hwajun sudah menjadi sosok "penampakan"


Soo rae kaget bukan main, ia baru mendengar cerita menyeramkan itu dialami teman dekatnya dimana Hwajun sosok gadis yang terkenal baik, periang, rame, dan asik.


sementara dokter begitu kaget ketika ia baru selesai membereskan beberapa peralatannya dan saat menoleh lagi kearah Hwajun, Hwajun sudah membuka matanya tapi hanya beberapa detik dan kembali tertutup lagi


suster memanggil Ju nee dan Dong chun untuk masuk, sementara Soo rae dan Myunghee mengikuti untuk masuk dan menjelaskan yang baru saja terjadi dimana Hwajun membuka matanya beberapa detik sebelum tidur lagi


"jadi maksudnya gimana itu dok?" tanya Soo rae


"ada kesempatan besar jika pasien masih hidup, jadi biarkan dulu dia dirawat disini sampai ia benar benar bangun" kata dokter


"ini sudah hampir setahun loh dokter, anak saya tidak bangun, kami mau menunggu sampai kapan lagi?" tanya Dongchun


"sabar pak, kalian tenang saja, semua ada jalannya, dan saya yakin semua kembali membaik" kata dokter


sementara dari sisi Hwajun, Hwajun yang berusaha sekuat tenaga nya untuk bisa bangun dari tidur nya, ia berusaha mengembalikan badan dengan rohnya tapi gagal


akhirnya Hwajun hanya terdiam dan menatap kearah tubuhnya yang sedang tertidur disana


"kamu tidurlah dengan nyenyak, aku akan kembali sewaktu waktu nanti, sekarang aku pergi" ucap Hwajun


Hwajun keluar dari kamar rawat nya, ia pun juga berjalan keluar dari rumah sakit itu dan berjalan berkeliling seluruh kota disana, ia bukan lagi manusia, tapi ia berusaha anggap dirinya adalah manusia normal